Surat Cinta Untukmu Wahai Maba
kala itu senja menutup indahnya hari
aku duduk termenung di sisi danau
seorang sahabat mendekat
melambaikan tangan
menyapaku dengan mesra
hai sobat, apa kabarmu?
baik sajakah dirimu?
mengapa termenung di pinggir danau seperti itu?
apa gerangan yang membuat wajahmu tertunduk lesu?
tanyanya dengan sangat lembut
aku menunduk lesu
diam seribu bahasa
menerawang ke angkasa
memikirkan masa depan
bukan masa depanku
bukan pula masa depan sahabatku
yang aku pikirkan adalah...
bagaimana nasib masa depan bangsaku
bangsa Indonesia
pilu rasanya hati ini ketika membaca surat kabar yang beredar
pilu rasanya hati ini ketika mendengar berita di radio maupun di TV
pilu rasanya hati ini ketika membaca artikel di media online
betapa mengenaskannya bangsa ini
dipenuhi oleh orang-orang yang tak berbudi
bekerja karena uang
bukan kerja ikhlas dari hati
Ya Rabb...
tolonglah bangsa ini
Ya Rabb...
tolong gantikan para oruptor dan pejabat kotor itu dengan pemuda-pemudi yang siap berjuang demi tanah air tercinta
***
kembali aku terdiam
berharap suatu saat nanti muncul segelintir anak muda yang siap dan sigap membangun bangsa ini
dan hari ini...
saksikan Ya Rabb...
saksikanlah mereka yang duduk dalam barisan teratur itu
lihatlah Ya Rabb...
mata yang memancarkan semangat itu
betapa sangat kurindu semangat juang seperti ini
mereka adalah generasi emas yang siap belajar
mereka adalah generasi emas yang siap berkembang
mereka adalah generasi emas yang siap bersatu membangun bangsa ini
SELAMAT DATANG DI KAMPUS PERJUANGAN!!
*puisi untuk Maba akhwat FEUI 2011*