Total Tayangan Halaman

Rabu, 18 Januari 2012

BERJILBAB, SIAPA TAKUT!?

Tak dapat dipungkiri bahwa setiap wanita itu memancarkan kecantikan. Baik kecantikan yang tampak pada parasnya, maupun kecantikan yang memancar dari dalam hatinya.
Indah rasanya jika kecantikan tersebut dapat dibingkai dalam bingkai yang cantik pula, yakni dibingkai dengan hijab yang anggun bila dikenakan. Pun dalam surat Al-Ahzab ayat 59 Allah memerintahkan setiap wanita muslimah untuk menutupi kecantikan fisiknya dengan jilbab.

“Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di kenal karena itu mereka tidak di ganggu.Dan Allah adalah maha pengampun dan penyayang.”

Bukan suatu pilihan bagi seorang wanita muslimah untuk berjilbab atau tidak. Berjilbab adalah suatu keharusan yang ditetapkan oleh Allah.

“Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan jangan menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak padanya, dan hendaklan mereka menutupkan kain kudung di dadanya…“(An Nuur. 31)

Mari kita luangkan sedikit waktu kita untuk berpikir, apakah jilbab yang kita kenakan telah sesuai dengan yang diinginkan Allah? Apakah panjang jilbab kita telah menutupi dada? Atau malah kita mengumbar perhiasan paling indah tersebut untuk dilihat dan dipandang oleh orang lain? Apakah sebegitu murahnya diri kita hingga dengan mudah memperlihatkan sesuatu yang seharusnya tak ditampakkan? Berpikirlah dengan menyebut nama Allah…

Sekarang, mari kita lihat fenomena yang merebak di kalangan wanita muslimah berjilbab saat ini.




Apakah banyak kita jumpai saat ini wanita muslimah yang menggunakan model jilbab yang mirip dengan biarawati?

Apa sebenarnya yang mendasari seorang wanita muslimah rela untuk ‘menggadaikan identitas’ dalam berjilbab dengan mengikuti model biarawati?

Apakah jilbab kini dipakai hanya untuk mengikuti trend zaman?

Apakah kini wanita muslimah banyak yang berpikir bahwa lebih baik mengikuti trend dan menjadi wanita ‘gaul’ dari pada mematuhi perintah Allah?

Sungguh, bukan ini yang Allah inginkan. Bukan menjadi ‘gaul’ dan ‘modis’ di mata manusia. Tak ada nilainya bila kita hanya memikirkan seberapa bernilainya kita di mata manusia. Sungguh, hanya Allah lah yang pantas menilai kita. Kenakanlah jilbab karena niat yang tulus dan ikhlas menjalankan perntahNya, kenakanlah jilbab sebagaimana fungsinya, yakni menjadi pakaian takwa.
Wahai saudariku, mari kembalikan hak Allah, yakni satu-satunya zat yang pantas untuk menguasai seluruh hati dan pikiran kita. Satu-satunya perintah yang mutlak harus kita jalankan.

Biarkanlah Ia memberikan petunjuk dan hidayah-Nya kepada kita, menyinari relung hati kita dengan manisnya iman. Sungguh, tak ada yang lebih baik dibandingkan menjadi hamba yang selalu disayang dan menyayangi Rabbnya.

Untuk saudariku yang belum berjilbab, tidak ada kata terlambat untuk melakukan sesuatu yang positif. Mari mantapkan hati kita untuk mengenakan jilbab. Apa lagi yang engkau tunggu? Adakah sesuatu yang menghambat dalam berjilbab? Serahkan semuanya kepada Allah, sesungguhnya hanya Dia yang dapat meringankan segala sesuatu dan hanya Dia yang berhak memberikan pertolongan. Siapa takut berjilbab?! Insya Allah tidak ada yang akan takut untuk berjilbab, karena salah satu tiket wanita muslimah untuk menikmati kesempurnaan surge adalah dengan menjalankan perintah Allah, salah satunya adalah berjilbab. Semangat untuk selalu memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas diri! ^^
Wallahu’alam




HI/08

Tidak ada komentar:

Posting Komentar