Materi petang kali ini membahas tentang dzikir.
Bagaimana kah dzikir yang sempurna?
1. Dzikir yang BANYAK
yakni berdzikir sesuai dengan dzikir yang dicontohkan Rasul di sepanjang ia menjalani hari.
2. Dzikir yang memadukan antara LISAN dengan HATI
berusaha meresapi makna dari dzikir yang kita lantunkan dengan lisan. Sampai teteskan air mata, sebagai tanda pemaknaan yang mendalam.
3. Dzikir yang mengiringi SELURUH AMALAN
Saat shaum, tetep dzikir. Saat sedekah, slalu dzikir. Saat shalat, dzikir mendalam.
***
Beda dzikir dengan do'a adalah dzikir berisi pujian-pujian memuliakan ALLAH, sedangkan do'a umumnya permintaan atau permohonan kita atas hajat yang kita inginkan.
Total Tayangan Halaman
Jumat, 20 September 2013
Jumat, 06 September 2013
Girls Only part 2 ^___^
Pertanyaan yang agak nyentil untuk kita sbg peyempuaan, hihi..
Pertanyaan ini aku lontarkan kpd Ketua PP Salimah taun ini saat ngumpul Forum Akhwat di kantor..
Kurang lebih begini,
Sy ga bisa memungkiri bahwa kita sebagai perempuan pernah merasakan hasad atau iri. Entah kepada lawan jenis atas segala pencapaian dan ketidakterbatasan yang mereka miliki. Selain itu, kita juga pernah rasakan gimana iri dengan teman2 yang menurut kita lebih dari kita. Apa yang harus kita lakuin agar ngerem perasaan iri ini?
***
Si ibu teh ngejawabnya dg cerita sahabat. Yg selalu memaafkan dan mendoakan orang lain ketika akan tidur.. :')
Lalu, ibunya melanjutkan.. Intinya ketika kita merasa iri dg orang lain, itu merupakan cerminan bahwa kita belom bersyukur dg apa yang kita punya. Kuncinya adalah ikhlas menerima apa yg ada dan terjadi pd diri kita. Segala bentuk kejadian atau apapun pastilah ujian dari Allah, bagaimana kita bereaksi, itulah yang akan dinilai oleh Allah.
Stop iri untuk hal yang tidak pantas kita iri padanya.
***
Semangart akhwatfillah, yakinlah, sesungguhnya masih banyak tantangan lain dan fenomena lain yang harus kita prioritaskan untuk dipikirkan selain rasa iri dengan saudara atau saudari sesama muslim.
Akan tetapi hal ini perlu kita waspadai, jangan sampe iri yang termasuk penyakit hati ini menjadi sesuatu yang mengganjal kita dalam berbuat..
***
Resep Rasulullah..
Melihat yang lebih rendah lah jika urusan dunia. Tapi lihatlah yang lebih tinggi jika urusan akhirat :')
Pertanyaan ini aku lontarkan kpd Ketua PP Salimah taun ini saat ngumpul Forum Akhwat di kantor..
Kurang lebih begini,
Sy ga bisa memungkiri bahwa kita sebagai perempuan pernah merasakan hasad atau iri. Entah kepada lawan jenis atas segala pencapaian dan ketidakterbatasan yang mereka miliki. Selain itu, kita juga pernah rasakan gimana iri dengan teman2 yang menurut kita lebih dari kita. Apa yang harus kita lakuin agar ngerem perasaan iri ini?
***
Si ibu teh ngejawabnya dg cerita sahabat. Yg selalu memaafkan dan mendoakan orang lain ketika akan tidur.. :')
Lalu, ibunya melanjutkan.. Intinya ketika kita merasa iri dg orang lain, itu merupakan cerminan bahwa kita belom bersyukur dg apa yang kita punya. Kuncinya adalah ikhlas menerima apa yg ada dan terjadi pd diri kita. Segala bentuk kejadian atau apapun pastilah ujian dari Allah, bagaimana kita bereaksi, itulah yang akan dinilai oleh Allah.
Stop iri untuk hal yang tidak pantas kita iri padanya.
***
Semangart akhwatfillah, yakinlah, sesungguhnya masih banyak tantangan lain dan fenomena lain yang harus kita prioritaskan untuk dipikirkan selain rasa iri dengan saudara atau saudari sesama muslim.
Akan tetapi hal ini perlu kita waspadai, jangan sampe iri yang termasuk penyakit hati ini menjadi sesuatu yang mengganjal kita dalam berbuat..
***
Resep Rasulullah..
Melihat yang lebih rendah lah jika urusan dunia. Tapi lihatlah yang lebih tinggi jika urusan akhirat :')
Kerja atau Nguli !?
Pertanyaan yang sering aku celotehkan ketika akan berangkat kerja.
Broh, lw mw kerja atw nguli??
***
Bahwa hidup cuma sekali, ini adalah keniscayaan.
Bahwa setiap laku akan dipertanggungjawabkan, ini adalah kebenaran yang tak bisa dipungkiri.
Pergi pagi pulang petang, bahkan sampai malam, apakah akan dilewatkan dengan sia-sia begitu saja?
Sebenernya apasih yang lw cari ketika lw kerja? Mmmm... Lw ga jadi robot yang nguli kan?
***
Motivasi dan niat kita dalam bekerja akan menentukan seperti apa kita di tempat kerja. Mw yang santai? hayu ajah, nyampe kantor, buka henpon, nebelin eyelash, dempul pipi pake bedak atau bergosip riang dengan teman sejawat. Hidup terasa indah ketika ga ada beban.. Wkwkw..
Tapiii, bukan itu kan yang kita pengenin!?
Ya, sekarang lagi trend nih orang hidup kayak orang mati.
Nyawanya sih masih nempel di raga, tapi kelakuan? NOTHING!
Nauudzubillah..
***
2 bulan kerja di tempat orang, inilah yang harus sering ditanyakeun dalam hati..
a. Apasiiih niat lw kerja? Niat kerja harus jelas, dalam dan terngiang setiap saat. Niat ini terserah, paling afdhol adalah niat karena Allah pastinya. Karena semua amalan akan kembali pada niatnya, maka mari cari niat terbaik..
b. Ikhlas ga sih pas kerja? Karna ngeluh tuh bukan tabiat orang muslim, sudah sepantasnya kita pertajam energi dan ilmu ikhlas yang kita punya.
c. Pengembangan diri apa yang pengen dikembangin saat bekerja? Relasi makin banyak coz makin luwes dalam berinteraksi? Makin jago bahasa asing karna ketemu banyak klien? Makin lihai mengarsip karna udah jadi makanan sehari-hari? Maceem2.. Tentukan aja apa yang ingin kau kembangkan. Dan berkembanglah dengan bahagia..
Manusia adalah makhluk pembelajar, masih manusia kan? Semangat yuk aah nimba elmu..
Rabu, 04 September 2013
LRT!
Lawan Rasa Takutmu..
Inilah yang didengungkan seorang teman baruku..
Memang begitulah peran seorang kawan, meluruskan yang membengkok.
Ketika ada racun dipikiran yang sulit untuk dinetralkan, maka ambil peran temanmu dalam menetralkannya.
Ya, teman yang baik adalah teman yang selalu mendukung dalam kemajuan.
Ingat, konsep kemajuan dalam Islam adalah ketika kembali kepada Al-Qur'an dan sunnah.
Nikmat yang kadang terlupa adalah nikmat ketika disempatkan oleh Allah untuk bertemu dengan kawan yang memiliki prinsip kebaikan.
Lawan rasa takut! Nekat aja. Nasihatnya.
Ya. Hidup memang penuh dengan ketidakpastian di masa mendatang.
Atas apapun yang belum terjadi, tak perlu dikhawatirkan.
Visioner, itu harus.
Tapi utamakan keadaan kekinian kita..
Menjadi seseorang yang kaya akan manfaat!
Terima kasih, kawan..
Inilah yang didengungkan seorang teman baruku..
Memang begitulah peran seorang kawan, meluruskan yang membengkok.
Ketika ada racun dipikiran yang sulit untuk dinetralkan, maka ambil peran temanmu dalam menetralkannya.
Ya, teman yang baik adalah teman yang selalu mendukung dalam kemajuan.
Ingat, konsep kemajuan dalam Islam adalah ketika kembali kepada Al-Qur'an dan sunnah.
Nikmat yang kadang terlupa adalah nikmat ketika disempatkan oleh Allah untuk bertemu dengan kawan yang memiliki prinsip kebaikan.
Lawan rasa takut! Nekat aja. Nasihatnya.
Ya. Hidup memang penuh dengan ketidakpastian di masa mendatang.
Atas apapun yang belum terjadi, tak perlu dikhawatirkan.
Visioner, itu harus.
Tapi utamakan keadaan kekinian kita..
Menjadi seseorang yang kaya akan manfaat!
Terima kasih, kawan..
Inikah yang namanya cinta!?
Inikah yang namanya cinta?!
Mengiang merdu di telinga dan relung jiwa.
Pagi tadi, kusempatkan untuk mampir ke tempat seorang perempuan cantik yang kuanggap seperti eyangku.. Emang jodoh ga kemana lah ya, aku dibuat tertegun oleh kelakuan seorang mahasiswi. Mahasiswi yang jelas bukan UI. Mahasiswi yang tinggal di Cilegon. Dia dari Untirta, Serang. Usut punya usut, mahasiswi ini udah 3 kali 'membuang' waktunya untuk nemenin emak di kontrakan..
Cuma, aku herannya kenapa ni anak bisa nongol di UI??
Ternyata, dia tau keberadaan emak dari internet.
Tanpa banyak berpikir layaknya seorang politikus yang diendus KPK, dia langsung sempatkan dirinya untuk nginep di kontrakan emak. Padahal tempat kerjanya sekarang di Tangerang.. Butuh skitar 2-3jam di perjalanan untuk sampai depok.
Inikah namanya cinta?!
Ya, ini cinta seorang anak manusia kepada manusia lainnya dengan mengatasnamakan kepedulian.. :')
Inilah #prestasi yang harusnya diukir anak bangsa.
Inilah #karakter yang harusnya dipupuk setiap insan.
Bukan prestasi sekelas #MissWorld yang diangungkan dan digaungkan..
Setelah WMC, belajar teori, kusaksikan kebaikan dalam tindakan nyata.. :3
Rabu, 4 Sept 2013
Mengiang merdu di telinga dan relung jiwa.
Pagi tadi, kusempatkan untuk mampir ke tempat seorang perempuan cantik yang kuanggap seperti eyangku.. Emang jodoh ga kemana lah ya, aku dibuat tertegun oleh kelakuan seorang mahasiswi. Mahasiswi yang jelas bukan UI. Mahasiswi yang tinggal di Cilegon. Dia dari Untirta, Serang. Usut punya usut, mahasiswi ini udah 3 kali 'membuang' waktunya untuk nemenin emak di kontrakan..
Cuma, aku herannya kenapa ni anak bisa nongol di UI??
Ternyata, dia tau keberadaan emak dari internet.
Tanpa banyak berpikir layaknya seorang politikus yang diendus KPK, dia langsung sempatkan dirinya untuk nginep di kontrakan emak. Padahal tempat kerjanya sekarang di Tangerang.. Butuh skitar 2-3jam di perjalanan untuk sampai depok.
Inikah namanya cinta?!
Ya, ini cinta seorang anak manusia kepada manusia lainnya dengan mengatasnamakan kepedulian.. :')
Inilah #prestasi yang harusnya diukir anak bangsa.
Inilah #karakter yang harusnya dipupuk setiap insan.
Bukan prestasi sekelas #MissWorld yang diangungkan dan digaungkan..
Setelah WMC, belajar teori, kusaksikan kebaikan dalam tindakan nyata.. :3
Rabu, 4 Sept 2013
Langganan:
Komentar (Atom)