Total Tayangan Halaman

Selasa, 25 Januari 2011

I'm a Loner

 I'm a Loner 
CN BLUE

Oetoriya (x4)

Bwabwa nareul bwabwa ttokbaro nae du nuneul bwa
Geobwa imi neoneun ddan goseul bogo isseo
Check it one two three sigyebaneulman chyeoda boneun gae
Mal an haedo dareun saram saenggingeol ara

(Rap)
Yojeum neon na anin dareun saramgwa mannami jatdeora
Ijeneun meonjeo jeonhwado geolji andeora
Narang isseul ttaeneun haruga 1chorado neon Nae apeseo yojeum haneulman bodeora
Oh~ I know your mind imi neowa naui geori
Meoreojin geurigo beoreojin namboda motan uri sai

*Oh baby
Oetoriya Oetoriya
Ddaridiriddaradu
Oetoriya Oetoriya
Ddaridiriddaradu
Oetoriya Oetoriya
Sarange seulpeohago
Sarange nunmuljitneun oetori
Sad (x6) tonight
Gaseumi apa
Oh no no no no no body knows
Mam molla
One two three four five six seven eight night
Su manheun bameul
Seumyeo nareul dallaego isseo

(Rap)
Charari dareun saram saenggyeotdago
Naega sirheumyeon sirtago
Charari soljikhage malhaejwotdamyeon
Nan neoreul jukdorok miwohajin anhasseul tende

Check it one two three ne mareul doesaegyeo bwado irijeori dulleodaeneun geojitmariya

(Repeat *)

Sarangi gane sarangi ddeonane
Han sarameul geurigo han sarangeul
Naegeneun iksukhaetdeon modeun geotdeureul
I bami gamyeon neol jiwoyagetji
Geurae na eokjirorado neoreul jiwoyagetji nal beorin neol saenggakhamyeon geuraeyagetji
(Gone Gone my love is gone)

Oetoriya Oetoriya
Daridiridara du
Oetoriya Oetoriya
Ddaridiriddaradu
Oetoriya Oetoriya
Sarange apahago
Sarangeul gidarineun oetori
Sad (x6) tonight
Kkum igil wonhae
Oh no no no no no body knows
Nal molla
One two three four five six seven eight night
Su manheun bameul seumyeo nunmul heulligo isseo

*beberapa hari ini sangat menikmati lagu ini. Bahkan sampai jam 2 malem untuk ngapalin lagu ini.. huuuh...


Senin, 17 Januari 2011

The Way to Win


The Way to Win (Positif-Kreatif-Solutif)

Kalau kita berpikir menang, maka semua potensi akan kita undang, seluruh kekuatan akan kita galang, seluruh halang rintang akan kita terjang, dan kita menang.
Ledakan dirimu. Bomb yourself!

1.       Temukan INSPIRASI kebaikan dan lakukan!
2.       Jalani hidup tanpa tekanan keterpaksaan, ENJOY aja!
3.       Be POSITIF, lihat ujian energi pembangkit himmah, semangat yang dahsyat.
4.       INSTALL diri dengan lautan IDE agar lebih Pede.
5.       Selalu MAJU, MAU dan MAMPU mendesain cara kreatif meraih karya prestatif.
6.       FIND YOUR LIFE, temukan keunikanmu dan syukuri.
7.       Think FRESH, berpikir segar melihat kekurangan dan bersabar merintis jalan KEBESARAN.
8.       DO THE BEST, tentukan pilihan hidup dan toleran terhadap perbedaan.
9.       FOKUSKAN, dahsyatkan POTENSI diri.
10.   BERANI berubah, melangkah gagah, dan tidak patah sebelum mencetak sejarah.
11.   MATANG dan DEWASA untuk berjuang dan menang.
12.   MENANG dalam hidup dan menciptakan kemelimpahan rasa BAHAGIA.
13.   SELALU BAHAGIA dalam setiap LANGKAH, raih Happy Ending full BAROKAH!

Kalau kita tidak mengisi pikiran kita dengan gagasan besar, maka kita akan disibukkan oleh perkara kecil  yang membuat kerdil.
Lebih baik menjadi nomor satu buat diri sendiri, dariada menjadi nomor dua di bawah bayang-bayang sukses orang lain.
Kalau kita tidak segera melangkah, maka kita akan kehilangan banyak kesempatan, kehabisan banyak energi, memubadzirkan banyak potensi.
Kita kalah bila tak segera melangkah. Tidak berani menetapkan cita-cita. Ragu mengambil keputusan. Malu melakukan perubahan. Gamang mengawali perbaikan. Setengah hati memperbaiki diri. Menyerah melihat keadaan yang tidak menguntungkan.

Be climber forever
Menjadi pendaki sejati berarti berani melintasi batas kebiasaan, mendobrak kebekuan dan mengeksekusi gagasan jadi kenyataan. Matang, tenang, dan menang dengan berpikir POSITIF, bertindak KREATIF, dan berkarya SOLUTIF. Berjalan ringan, berSEMANGAT DAHSYAT tanpa dipaksa, agar DAKWAH pesat, REZEKI meningkat!
Bila kau temukan kisah, temukan inspirasi dari berbagai sisi, maka LANGKAHKAN diri dengan BERANI! Agar potensi tak diingkari, nikmat tidak dikufuri, waktu tidak dikorupsi, kebenaran tidak didustai, agar kesempatan tidak dibiarkan pergi, dan momentum tidak ditinggal lari, serta bahagia bukan hanya mimpi.

Gelap to Gemerlap
Jadilah orang biasa dengan kesuksesan luar biasa!
“Kegelapan itu ada lima. Masing-masing ada penerangnya. Dosa adalah kegelapan, lenteranya adalah TOBAT. Kuburan itu kegelapan, lenteranya adalah SHOLAT. Timbangan mizan di hari akhir itu adalah kegelapan, lenteranya adalah LAA ILAAHA ILLALLAAH. Shirath, jembatan di hari akhir itu kegelapan, penerangnya adalah KEYAKINAN dan IMAN. Akhirat itu sendiri gelap, penerangnya adalah AMAL SALEH.” (Abu Bakar ash-Shidiq)


SIBUK ITU INDAH
Jangan sampai ada ruang kosong dalam hidup kita tanpa karya dan amal nyata, sebab di sinilah HUKUM KEVAKUMAN akan bicara.
Kalau kita tidak mengisi ruang dengan sesuatu, maka ruang itu pasti akan diisi dengan sesuatu yang lain.
Kalau kita tidak aktif menyibukkan diri dalam kebaikan, niscaya kita (yang lagi pasif) akan disibukkan dalam keburukan.

“Nak, carilah kematian, niscaya kan kau temukan kehidupan” (Abu Bakar ash-Shidiq)
Allah ghoyatuna (Allah tujuan kami)
Ar Rosul qudwatuna (Rasul teladan kami)
Al Quran dusturuna (Al Quran pedoman hidup kami)
Al jihad sabiluna (Jihad adalah jalan juang kami)
Al mautu fii sabilillah asma amanina (Mati di jalan Allah adalah cita-cita tertinggi)


Berpikirlah MERDEKA. Jadikan pesona dunia sebagai INSPIRASI SURGA. Jangan penjarakan dirimu dalam jeruji maksiat.
Dunia adalah SEKOLAH, KAMPUS kehiduan “university of life”. Afghanistan, Irak, dan Palestina adalah universitas jihad. Para alumninya kini berbahagia di surga, insya Allah. Pasar adalah kampus kejujuran. Kantor sebagai kamus pelayanan. Jalanan adalah kampus pengendalian diri. Pemukiman kumuh adalah kampus kepedulian.

5 Tangan untuk Sukses
1.       Tantangan, gunung kan kudaki, lautan kusebrangi, training kuikuti, berbagai keahlian kupelajari, praktikum kujalani untuk meningkatkan potensi diri.
2.       Garis tangan, doa orang tuaku khususnya ibuku, menjadi berkah melimpah.
3.       Campur tangan, tak bisa sukses sendirian. Perlu kerja sama tim. Gunakan otak sendiri dan pinjam otak orang lain. Kerja cerdas ‘mensahabatkan relasi adalah komitmen kami’.
4.       Usaha tangan, dikerjakan dengan ilmu, skill, dan pengetahuan. Bukan sekedar otot, tapi juga otak, dengan kerja keras.
5.       Buah tangan, beri apresiasi pada sekecil apapun perstasi yang diraih. Rayakan kemenangan kecil untuk kemenangan besar. Bila kebahagiaan dibagi maka akan berliat ganda, tidak berkurang.

Jadilah PEMENANG, bersuara dengan KEBAIKAN. Berdendang dengan KARYA GEMILANG, bernyanyi dengan PRESTASI yang dimiliki, tetap bersenandung meski kesulitan mengepung. Itulah ENERGI inti : MOTIVASI, MOTIVASI, dan MOTIVASI, sebab menurut Dr.Akram Ridha, “Kecepatan sukses anda sangat tergantung ada besarnya keinginan pada kesuksesan.” Engkau akan menang bila : berlaku ADIL, menjadi pintu HIDAYAH, penggerak PERUBAHAN, dan bila seluruh alam merasakan TEBARAN MANFAATmu.

Jadi PEMENANG harus berani BERPIKIR LEBIH. Lebih BAIK. Lebih MAJU. SIAP MENDAKI!!! Berani mengambil risiko besar.
Success by hand, happy by heart! Letakkan akhirat di hatimu dan tempatkan dunia di tanganmu...






Minggu, 16 Januari 2011

Jilbab


101 alasan mengapa saya memakai jilbab

Suatu ketika muncul pertanyaan dari seorang yang belum memahami islam dan kewajiban-kewajiban seorang muslim atau muslimah: “Kenapa sih kamu pakai jilbab?”
Pertama, alasan yang sederhana adalah bahwa saya memakai jilbab bukan untuk sok-sokan, juga bukan untuk gaya-gayaan, juga bukan karena latah ikut-ikutan, atau tidak bermaksud agar hanya sekedar berbeda dengan yang lain. Sekali-kali tidak. Secara pandangan aqidah islamiyyah dapat saya kemukakan tujuan saya memakai jilbab adalah karena saya ingin taat pada Allah, yang telah menciptakan saya, menyempurnakan kejadian, memberi rezki, melindungi dan menolong saya. Bukankah ketaatan kepada-Nya adalah tanda kita bersyukur atas nikmat-Nya yang banyak? Baik nikmat iman, islam, dan nikmat kesehatan serta berjuta nikmat yang telah Allah berikan.
Pernahkah Anda merenungkan tentang nikmat memiliki mata? Pernahkah Anda menghitung berapa juta banyaknya yang dapat dinikmati oleh kedua bola mata kita? Pernahkah Anda bayangkan -misalnya- Anda seorang buta? Apakah hari-hari dalam kehidupan Anda akan seceria saat ini? 
Alasan selanjutnya adalah karena saya ingin taat pada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau. Beliaulah satu-satu teladan ummat dalam mengaplikasikan nilai-nilai Islam. Beliaulah yang menyerukan agar kaum wanita menutup auratnya. Beliaulah yang menyerukan agar setiap manusia menghormati hak-hak wanita.
Dengan syi’ar Islam beliau telah meninggikan derajat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi obyek nafsu semata. Dan beliau pulalah yang mengarahkan agar wanita menjadi subyek dalam proses pembangunan ummat.
Dalam pandangan lain, seperti kaum orientalis Barat sering melontarkan bahwa jilbab itu adalah pakaian wanita yang inferior (rendah), sebab minder bergaul dengan orang-orang modern. Pandangan seperti ini adalah pandangan yang keliru. Ini adalah pandangan penyerang-penyerang Islam yang sedang panik melihat hasil kerjanya sia-sia tanpa makna. Jilbab merupakan pakaian taqwa yang seharusnya dikenakan dengan bangga oleh setiap wanita muslim. Justru dengan memakai jilbab maka akan ada kemuliaan diri (izzah).
***
Sebuah pendapat bernada sumbang berkomentar tentang menjamurnya wanita berjilbab saat ini, “Ah, itu kan orang-orang yang sedang mencari identitas. Biasa... lagi trendy, seperti musik yang lagi ngetop, sebentar juga ga laku lagi.”
Jilbab adalah identitas wanita muslimah yang telah digariskan oleh Allah. Bukan sekadar untuk trend, bukan mode seperti musik yang dipermisalkan di atas tadi. Inilah pakaian yang cocok dengan fitrah wanita. Dengan berjilbab maka kita akan memperoleh ridho Allah.
Lihatlah istri-istri Rasulullah, mereka semua berjilbab. Lihatlah para shahabiah, mereka semua berjilbab dan berbusana muslimah. Bukankah mereka adalah generasi  yang layak untuk diteladani? Mereka (para shahabiah) langsung merobek-robek kain panjang untuk digunakan sebagai penutup tubuh ketika turun perintah tentang menutup aurat. Kemudian mereka bertanya pada Rasulullah, “Apakah ini masih kurang panjang ya Rasulullah?” Pantaslah Allah memberikan jaminan surga kepada mereka. Bermula dari jilbab, Insya Allah akan membawa kita juga untuk menapak jalan ke Syurga-Nya.
“Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (boleh) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutup kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya...” (QS. An-Nur: 31)
“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang beriman, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka...” (QS. Al-Ahzab: 59)
Dari kedua ayat di atas jelas bahwa Allah menegaskan bahwa berjilbab merupakan kewajiban bagi wanita yang beriman. Wanita-wanita yang bersih hatinya akan mengakui secara terus terang bahwa jilbab merupakan perintah dari Allah, Rabb semesta alam.
Kewajiban berjilbab juga terdapat dalam hadits berikut:
“Hai Asma, sesungguhnya anak wanita itu kalau sudah sampai datang bulan, tidak panta terlihat tubuhnya, kecuali ini dan  ini. Beliau berkata demikian sambil menunjuk muka dan telapak tangannya.” (HR. Abu Daud; 34)
Jadi, jelas bahwa yang berhak memandang aurat wanita adalah sebatas muhrim saja. Dan yang boleh dilihat oleh orang yang bukan muhrim hanya muka dan telapak tangan.
***
Secuil mulut usil menyentil dari pinggir jalan, “Kuno amat sih, di zaman modern ini masih pakai jilbab segala!”
Perlu ditekankan bahwa ajaran islam bukan merupakan ajaran kuno, sebab ajaran islam dapat dijalankan dan berlaku sepanjang zaman. Jadi, hukum-hukumnya dirancang oleh Allah tidak hanya untuk sementara waktu saja sebagaimana hukum yang dibuat oleh manusia. Jika kita men-cap agama islam adalah agama yang kuno, berarti sama halnya kita mengguggat otoritas Allah tentang hal ini.
Sebagian orang beranggapan bahwa modern adalah manakala manusia sudah menemukan teknologi yang tinggi seperti keberhasilan manusia mendarat di bulan, penemuan teknologi satelit, penemuan fiber optik, dsb.
Inilah bentuk dasar pemikiran yang senantiasa ditiup-tiupkan oleh orang Barat terhadap kita. Dan banyak pula yang telah terkontaminasi atau teracuni dengan pemikiran-pemikiran tersebut.
Padahal, kemajuan atau modern menurut Islam bukan hanya menggunakan satu parameter teknologi saja dalam mengukurnya. Justru konsep kemajuan menurut Islam adalah sejauh mana aturan dan hukum-hukum Islam diterapkan di muka bumi ini. Semakin banyak aplikasi hukum Islam di tengah masyarakat, semakin maju ummat ini. Semakin banyak yang berjilabab menandakan kemajuan penerapan aturan Islam semakin berkembang. Semakin banyak yang berjilbab, merupakan salah satu barometer telah terbentuknya lingkungan (bi’ah) Islami.
***
Ada seorang wanita karier yang bertanya dengan nada cemas, “Bagaimana nanti kalau di kantor-kantor menolak untuk bekerja? Jadi ijazah yang selama ini didapatkan akan sia-sia?”
Dengan menggunakan jilbab, karier bukanlah merupakan hal yang sangat penting. Orang yang berjilbab tidak perlu takut untuk menjadi miskin, karena Allah telah mengatur rezki setiap orang. Allah tidak akan membiarkan hamba yang menjalankan perintahNya untuk menderita. Kewjiban kita sebagai seorang muslimah adalah yakin bahwa Allah yang akan mengatur rezki kita, dan tetaplah istiqomah berjalan di atas kebenaran. Sebab, balasan yang diberikan Allah akan jauh lebih besar dibandingkan  dengan jabatan yang kita kejar dalam dunia karier.
“Apakah akan menyempitkan lingkup pergaulan, sebab wanita-wanita lain akan canggung jika bergaul dengan kita?”
Hal ini bergantung pada kedewasaan seseorang. Kita harus senantiasa belajar bagaimana menghormati prinsip-prinsip yang diyakini seseorang berdasarkan keimanannya. Soal busana muslimah ini sungguh tidak ada paksaan. Yang siap mengenakannya lakukanlah dengan tulus dan ikhlas. Toh yang dipanggil oleh Allah dalam Al-Qur’an untuk memakai jilbab adalah khusus wanita-wanita yang beriman. Setiap orang bergaul masing-masing dengan kelompoknya. Mungkin atas dasar kesamaan hobi, kesamaan jurusan di Fakultas, kesamaan kampung, kesamaan suku atau yang lebih mendasar lagi adalah berdasarkan kesamaan aqidah.
Manusia kelak masuk surga berbondong-bondong, masuk neraka pun akan berbondong-bondong. Sekarang pilihan terserah kepada kita, apakah mau ikut kumpulan yang ke surga atau ke neraka. Dan dari banyaknya nash yang tertulis, satu syarat agar termasuk kelompok ahlul jannah (ahli surga) adalah yang menutup aurat sesuai aturan syar’i.
”Bagaiman jika orang tua atau suami nantinya meminta kita untuk membuka jilbab?”
Selama dalam rumah dan tidak ada orang lain yang bukan muhrim, maka hal ini tidak masalah.
“Bagaimana jika orang tua atau suami meminta untuk membuka jilbab di luar rumah?”
  Katakan dengan tegas bahwa jangan pernah meminta saya untuk mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, termasuk dalam mengenakan jilbab.
“Apakah pakaian seperti itu (hijab) tidak menyebabkan tubuh kita kurang lincah?”
Malah akan lebih lincah, karena jilbab dan busana muslim merupakan pakaian yang longgar. Dengan pakaian yang panjang dan lapang tidak akan menampakkan lekuk tubuh.
“Jika kamu pakai jilbab nanti ga laku lho! Kalau jadi perawan tua gimana?”
Jodoh adalah urusan Allah. Jadi kita tidak perlu repot-repot memusingkan masalah jodoh. Dengan semakin taatnya kita kepada Allah, maka Allah akan senantiasa menolong kita. Allah akan selalu melapangkan segala urusan kita dan akan selalu memberikan kemudahan-kemudahan.
“Apa saja keuntungan-keuntungan jika kita memakai jilbab?”
-          Dengan  berjilbab maka diri kita akan lebih terlindungi dan tidak menimbulkan fitnah
-          Kontrol untuk melakukan maksiat kepada Allah dan penghapus keinginan-keinginan jiwa yang menyimpang
-          Tidak ada lelaki yang jelalatan menyisiri tubuh kita (tubuh kita tidak jadi objek cuci mata bagi kaum adam)
-          Tidak mudah diganggu lelaki usil, tidak merangsang hawa nafsu
-          Akan terlihat lebih anggun
-          Pembeda antara kita dengan kaum Yahudi, musyrik, dan kelompok jahiliyah lainnya
-          Menjadikan kita tidak silau dengan kemegahan dunia serta perhiasannya
-          Dari segi kesehatan, rambut akan tetap terjaga dari debu dan kulit tidak tersengat matahari

Sumber:
101 alasan mengapa saya pakai jilbab (kumpulan argumen atas berbagai suara sumbang terhadap para wanita yang berjilbab

Kamis, 13 Januari 2011

Gie

Yup.. postingan ini mungkin udah basi. hehe.. tapi boleh laah untuk sedikit di sharing :D

Pada 27 Desember 2010 (21.36) yang lalu aku bersama 2 adikku menonton film Gie. Film yang sedari dulu ingin aku tonton tapi belum kesampean. Dan di bawah ini adalah beberapa pesan moral yang aku dapatkan dari film tersebut:


Lebih baik terasing dari pada menyerah terhadap kemunafikan.
Konsep adalah langkah awal untuk melakukan sesuatu.
Meneriakkan kebenaran adalah hal yg sangat puitis.
Menjadi pemimpin jangan mau didompleng oleh apapun atau siapapun.


Sepertinya film-film idaelis seperti ini yang sedang dibutuhkan oleh para anak muda yang sedang mencari jati diri. Teruslah berkarya wahai para sineas film. Sadarkan kami akan peran kami sebagai pemuda.  Tunjukkan pada kami realita sesungguhnya tentang apa itu arti perjuangan! 

Do Fun!



Do Fun! Itulah yang kami lakukan saat berada di Dufan. Yap. Pada tanggal 12 Januari yang lalu aku bersama 6 sahabatku (Ka Shinta, Pipit, Achie, Fia, Neng Jahra dan Soraya) menjelajahi kengerian mencekam di Dufan. Senang rasanya melewati hari bersama mereka berenam. Ukhuwah kami terajut dengan indah di balik suara teriakan-teriakan histeris saat menaiki beberapa wahana yang sangat ekstrem. ^^,
Sekitar pukul 11.00 kami mulai petualangan kami. Kora-kora menjadi wahana pertama yang kami cicipi. Pemanasan yang sungguh luar biasa! Tanpa menunggu antrian yang cukup panjang, kami sudah berada di kapal yang bermuatan kurang lebih 30 orang tersebut. Kami pun memilih posisi yang cukup menantang. Aku, Ka Shinta dan Soraya memilih posisi kedua sebelum ujung, sedangkan teman-teman yang lain memilih tempat paling ujung kapal. Kapal mulai bergerak beberapa menit setelah kami mengisi posisi yang telah disediakan. Ayunan pertama dan kedua “cincaylah yaa”, masih dengan kadar normal dalam berayun. Ayunan ketiga dan keempat semakin tidak manusiawi. Luar biasa! Aku menutup mata rapat-rapat. Tidak peduli dengan orang-orang disebrang yang sepertinya sangat menikmati wahana ini. “SORAYAAAA! SORAYAAAA!” aku histeris dan menjatuhkan kepalaku ke pundak Soraya. Begitupun dengan Soraya, beberapa kali dia meneriakkan namaku. Ternyata tingkat ketakutan kami tidak jauh berbeda. Hehe.. XD Ternyata mataku basah setelah menaiki wahana tersebut. Aku nangis di Kor-kora! Ckckck.. What a shame!
Kora-kora belum menyurutkan semangat berpetualang kami pada hari itu. Kaki-kaki kami mulai melangkah ke wahana lain. Daaan... Kicir-kicir menjadi pilihan yang dirasa tepat untuk dinaiki. Hmm... Sepertinya tidak seburuk Kora-kora. Sempat aku berpikir seperti ini. Dan aku menyesal telah berpikir seperti itu di awal. Di saat mengantri aku langsung mengeluarkan sweater bergambar kamera SLR yang sangat ingin ku beli dalam waktu dekat ini. Aku memakainya untuk berjaga-jaga agar jilbabku tidak lepas. Begitupun dengan temanku yang lain, mereka merekatkan jilbabnya dengan peniti. Deug deug deug.. Jantungku sepertinya berdegup cukup kencang saat antrian di depan mulai menaiki Kicir-kicir. “All iz well” lagi-lagi kata ini yang kuingat untuk menenangkan diriku. Kemudian tibalah giliran kami untuk menaiki wahana yang dapat meningkatkan ketakutan akan kematian (dzikrul maut). Bagaimana tidak, pemain wahana ini diputar-putar 360 derajat di atas ketinggian kurang lebih 3 meter dari permukaan tanah dengan putaran yang sangat tidak manusiawi. Saat petugas mempersilakan kami masuk, dengan segera kami berhamburan untuk menempati posisi yang ditentukan. Achie memilihku menjadi partnernya di permainan ini. Sepertinya akan seru! Oke... Sabuk pengaman sudah terpasang dengan kencang. Di sebrang terlihat Soraya dan Neng Jahra yang juga sudah siap menempati posisinya. Kulihat tangan mereka erat menempel satu sama lain. Mungkin mereka merasa aman dengan saling bergandengan tangan. Kemudian aku menyapa partnerku yang juga sudah siap di sampingku. “Bismillah chie!” Achie pun membalas sapaanku dengan anggukan mantap dan mata yang penuh dengan rasa optimis. Yaaa.. itulah yang aku sukai dari sosok temanku yang satu ini. Dia selalu menganggap sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah hal baik. Karena itulah selalu terpancar aura positif dari kedua bola matanya.
Yaaap. Kicir-kicir mulai menunjukan kebolehannya. Kami diputar-putar di atas ketinggian kurang lebih 3 meter dari permukaan tanah. “Waah.. lebih mending ini dari pada Kora-kora” kurang lebih seperti itu kata-kata yang dilontarkan Neng Jahra setelah Kicir-kicir berhenti untuk sesaat. Kami pikir itulah akhir dari wahana ini. Akan tetapiiii... Kicir-kicir mulai berputar lagi. Dan ini sungguh luar biasa! Kicir-kicir mungkin sedikit marah saat diremehkan. Kicir-kicir meningkatkan kemampuannya menakuti kami. Putarannya semakin tidak manusiawi. Semakin kencang! “Huaaaaaaa... ACHIIEEE!! ACHIEEE!!”  aku berteriak memanggil teman yang ada disampingku. Sedangkan Achie sibuk dengan jilbabnya yang sudah tidak karuan bentuknya. Huuuuh.. Aku lemes selemes lemesnya saat turun dari Kicir-kicir. Speechless!
Setelah Kicir-kicir yang sangat menegangkan, kami mengademkan suasana hati dan pikiran kami. Kami memilih istana boneka sebagai wahana selanjutnya yang kami cicipi. Ternyataaaa BOSAN! Tak ada yang berkesan di wahana ini. Kami putuskan untuk menghabiskan waktu untuk ngobrol di atas kapal. Ka Shinta sudah menundukkan kepala saat kami berbincang satu sama lain. Berkali-kali dia mengatakan “Gw ga mau kayak dono. Gw ga akan muntah!” dia berazzam. Mukanya sudah pucat sejak naik Kora-kora. Dia pun menunduk lesu. Hingga istana boneka terlewati, dia masih muram dan pucat. Akhirnya kami putuskan untuk istirahat makan dan sholat dzuhur.
Setelah makan dan sholat, kami mulai lagi petualangan kami. Histeria ternyata ada di dekat Musholla. Oh NOOOO!!! Tanpa pikir panjang Pipit dan Achie memutuskan untuk menaiki wahana ini. Sejujurnya, inilah pertama kalinya aku mencoba Histeria. Aku cukup ngeri saat mengantri. Akan tetapi... Ternyata menyenangkan naik Histeria! Serius! Apalagi saat berada di posisi yang tepat mengahadap arah laut! Itu benar-benar menyenangkan. Aku bersama Fia berhadapan dengan laut, di sisi lain ada Achie, Neng Jahra, Soraya dan Ka Shinta yang juga mengahadap laut. Pemandangan yang tak terlupakan. Ternyata bersih juga pantai Ancol! Harus dicoba lagi naik Histeria!! d^^b
Setelah Histeria, sekarang saatnya mencoba Alap-alap. Wahana sejenis halilintar,tapi dengan ukuran yang lebih mini. Untuk wahana kali ini aku putuskan untuk berpartner dengan Fia. Poin penting ketika mencicipi wahana ini adalah: sebaiknya memilih partner dengan berat badannya di bawah rata-rata, dengan kata lain tidak terlalu berat. Mengapa? Karena wahana ini membuat posisi kita miring semiring-miringnya, sehingga akan ditindih-tindih oleh teman di samping kita. Daaan untunglah Fia enteng. Hehe.. :D
Alap-alap terlewati tanpa meninggalkan ketakutan mencekam. Next destination is TORNADO!! Aigooooo! Ibarat sks, Tornado merupakan wahana dengan 6 sks. Huuuuh... Untuk wahana yang satu ini aku benar-benar takut. Aku putuskan untuk tidak naik Tornado! Duduk manis di pinggir wahana sembari melihat teman-teman dan sesekali memberi semangat adalah hal yang aku lakukan. Aku tidak menaiki wahana ini karena aku memiliki sebuah alasan khusus. Ibuku berpesan di saat aku mau berangkat “Fa, kalau bener-bener ga berani ga usah naik ya. Inget jantungmu!”. Itulah yang aku ingat saat akan menaiki tornado. Sehingga aku urungkan niatku untuk menaiki wahana dengan 6 sks yang setara skripsi ini.
Kami meninggalkan Tornado dan melangkan dengan penuh semangat ke Arung Jeram. Wahana ini yang aku tunggu-tunggu sedari tadi. Kami menaiki wahana ini 2 kali. Sangat menyenangkan bermain dengan air. ^^,
Setelah Arung jeram, kami naik Ontang-anting dan Halilintar. Tidak terlalu berkesan. Cukup menyenangkan!! ^^..

Delapan wahana telah kami cicipi. Saatnya untuk beranjak pulang. Kami pulang dengan menggunakan kereta express pukul 19.05 menuju Depok, sedangkan Soraya pulang dengan menggunakan busway. Kami putuskan untuk naik gerbong khusus wanita. It’s my first time! Hohoo.. senangnya mencoba hal-hal baru!! Cukup sepi. Hal yang unik yang kutemukan di gerbong ini adalah beberapa penumpangnya membawa kursi pribadi untuk duduk di pelataran kereta. Aku baru melihat hal ini pertama kali. Selain itu, aku juga melihat penjual menjajakan lontong yang tidak biasa. BESAR sekali!! Dan harganya hanya Rp 2,000. Cukup murahlah yaa.. Tapi aku sudah tidak konsen dengan keadaan sekitar karena aku sibuk menyeka hidungku yang sedari tadi mengeluarkan cairan yang menandakan aku akan FLU!! Huuuuh... Sampai saat aku menulis cerita ini pun aku masih merasakan sesak. Inilah gejala flu yang aku rasakan. Jikalau flu, pasti akan asma.
Walaupun menyisakan asma dan flu, aku sangat senang dapat meluangkan waktu dengan beberapa teman dan merajut ukhuwah :D

Minggu, 09 Januari 2011

WGM.. Aigoo!!


WGM (Soe hyun dan Yong hwa)..

Menarik sekali reality show Korea ini. Ada beberapa hal yang bisa menjadi masukan positif untuk kelangsungan hidupku nantinya:
·         Saat berkomunikasi, yang paling disukai oleh lawan bicara adalah bagaimana kita meresponnnya. Dan sebisa mungkin antusias dalam menanggapi suatu persoalan atau merespon seseorang.
·         Kepolosan, kelembutan dan kesantunan seorang perempuan dalam berbicara maupun bersikap dapat meluluhkan hati lelaki.
·         Bersikap profesional dalam keadaan apapun. Disiplin adalah harga mati.
·         Seseorang akan sangat senang bila diberi kejutan (surprised) dari orang yang disayang.
·         Teman yang baik adalah yang selalu mendukung dan peduli terhadap kehidupan temannya. Perjuangan seseorang dalam membahagiakan temannya adalah sesuatu yang puitis.
·         Kata-kata tidak selamanya dapat diucapkan dengan mulut, ada kalanya instrumen musik lebihmemainkan peran ketimbang kata-kata.
·         Bersikap apa adanya dan berkata sejujurnya adalah hal yang terbaik yang harus dilakukan seseorang dalam menjalani hidup.
·         Tersenyum selagi bisa tersenyum di depan orang yang disayang. Bahagiakan seseorang yang disayang dengan selalu memberikan aura semangat!
·         Kerja keras adalah harga mati untuk mencapai kebahagiaan.

Dua hari keblinger WGM.. Aigoo!! Walaupun merasa menyianyiakan waktu, setidaknya ada hal-hal yang dapat diambil hikmahnya.. Inilaaaaah LIBUIRAAAAN!! Hehehee.. Dan sekarang memasuki hari ketiga mantengin WGM. Hohoo.. :D