Total Tayangan Halaman

Selasa, 16 Juli 2013

Muslimah Meraih Cinta Allah

Kajian Spesial Muslimah pekan #1 saat Ramadhan, bertemakan Muslimah Meraih Cinta Allah..

Oleh Ustadzah Sepriati atau akrab disapa Ummi Dini. Beliau adalah seorang ibu yang punya anak banyak. Salah satunya adalah Bang Faiz, salah satu mahasiswa FT UI angkatan 2006.

14 Juli 2013

Berikut beberapa intisari dari apa yang disampaikan oleh beliau:

*Wanita yang berdayaguna tinggi adalah yang...
a. Patuh
Wanita yang patuh, pandai memuliakan serta menghormati baik Allah, suami, orang tua atau orang lain merupakan wanita yang memiliki daya guna tinggi.
b. Pandai merawat
Wanita yang pandai merawat diri, kehormatan, harta suami, waktu, dll adalah bagian dari wanita yang memiliki daya guna tinggi.

*Prestasi terbaik dari seorang wanita adalah : Dapatkan ridho Allah

*Kriteria wanita idaman:
- Jika dilihat, menyenangkan hati
- Jika diberi perintah, maka ia mematuhinya
- Jika ditinggal, maka ia amanah
- Biaya hidupnya murah, karena mengedepankan nilai produktivitas bukan perilaku konsumtif yang didahulukan. Senantiasa meningkatkan kualitas diri.

*Belajarlah untuk....
1. Gapai ilmu Allah yang dijelaskan dalam wahyunya (Al-Qur'an dan sunnah)
2. Gapai ilmu qauniyah, bukti atau tanda yang tersebar di alam semesta

*Bagaimana untuk meraih cinta Allah?
Patuhi perintahNya
Jauhi laranganNya

Profesional dalam beribadah!
Maknai setiap prosesi kehidupan, niatkan untuk ibadah.
Tauhidullah! Tak ada jalan lain selain menauhidkan Allah.
Karena lawan dari tauhid adalah syirik.

Ketika berbincang mengenai cinta dengan Sang Maha Cinta, maka libatkan hati.

***

Sepenggal oret-oretan puisi untuk para peserta Kajian Spesial Muslimah (spontan '.'a)..

Untukmu Ukhtiy Muslimah

Wahai ukhtiy muslimah...
Ya, untukmu, hanya untukmu
Wahai ukhtiy muslimah

Wahai ukhtiy...
Izinkan aku untuk tanyakan suatu hal padamu
Izinkan aku mengenalmu lebih dalam

Apa yang kau cari di dunia ini wahai ukhtiy?
Apakah kegelimangan harta?
Apakah kecantikan yang fana?
Apakah ketampanan seorang pria?

Yaa ukhtiy muslimah...
Apakah kau lebih cinta pada popularitas?
Apakah kau lebih cinta pada cinta yang seharusnya tak kau cintai?

Wahai ukhtiy muslimah...
Untuk siapakah hati ini?
Untuk siapakah hati ini?
Untuk siapakah hati ini?

Untuk siapakah hati ini kau labuhkan?

Apakah pantas bagi kita tuk labuhkan hati ini selain untuk gapai cintaNya?

Mari yaa ukhtiy, kita tanyakan pada diri yang lemah ini.

***
Mari ejawantahkan rasa cinta yang mesra dalam kalam penuh adab, dalam do'a
Hanya padaNya
Hanya untukNya





Tidak ada komentar:

Posting Komentar