DAKWAH FARDIYAH
oleh Ustadz Farid Nu’man Hasan
“FIND THE KEY TO TOUCH THE HEART”
Sabtu, 2 April 2011
Auditorium FEUI
DEFINISI DAKWAH
Secara Bahasa berarti seruan, doa dan tuntutan atau permintaan.
Secara terminologis berarti :
- Merupakan dakwahnya manusia, yakni: cinta untuk menampakkan diri dan cinta akan ketenaran.
- Kembali kepada Allah sebagai hamba-Nya yang hakiki, yakni : berdakwah demi islam, bukan demi kelompok, organisasi ataupun demi keuntungan pribadi.
- Dengan hikmah dan penuh kebijaksanaan yang luar biasa, yakni muatan yang diberikan disesuaikan dengan objek yang akan didakwahi.
- Kafir atau tertutup terhadap thagut (syirik/melampaui batas). Definisi thagut :
a. Dukun dan ahli sihir
b. Berhala
c. Syetan
d. Hukum selain hokum buatan Allah
e. Pemimpin yang dzalim (yang tidak menggunakan hokum Allah dan/ bertindak sewenang-wenang terhadap warganya)
- Keluar dari kejahiliahan menuju kecemerlangan atau cahaya islam.
LANDASAN SYARI DAKWAH
“Serulah manusia kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.” (QS. An-Nahl (16) : 125)
“Demi Allah! Allah memberikan hidayah kepada satu kaum lantaran kamu, yang seperti itu lebih baik bagimu dibandingkan kamu memiliki unta merah.” (HR. Bukhari No. 3701, 4210 dan Muslim 2406)
DAKWAH FARDIYAH
Urgensi dari Dakwah Fardiyah:
1. Ujung tombak dakwah Islam
2. Cara efektif menyentuh fitrah manusia
3. Hasilnya paten walaupun lama
4. Menuntut sang da’I untuk banyak belajar menjadi pendidik, pengayom dan pengasuh
5. Lebih selamat bagi keikhlasannya karena tidak terbuka
6. Hubungan antara da’I dan mad’u lebih dekat dan terbuka
Ahdafuha (Sasaran dan Target):
Memilih mad’u yang dekat dengan dakwah dan condong terhadap islam.
Tipe manusia:
- Memusuhi dakwah
- Netral
- Mendukung dakwah akan tetapi pasif
- Mendukung dakwah dan aktif
- Mendukung dakwah dan aktif di pendidikan atau tarbiyah
Ghayatuna (Tujuan):
1. Salimul Aqidah
2. Sahihul Ibadah
3. Matinul Khuluq
4. Mutsaqafful Fikri
5. Mujahidun Li Nafsih
6. Munazham Fi Syu’unihi
7. Qadirun Alal Kasbi
8. Qawwiyul Jismi
9. Nafi’un Li Ghairihi
10. Harishun ‘Ala Waqtihi
Uslubha (Metodenya):
1. Kuasai dengan akhlak dan keteladanan (husnul khuluq wa qudwah)
2. Ta’amul (berinteraksi)
3. Istimrariyah (kontinyu)
4. Basathah wa sahlah (sederhana dan mudah)
5. Khidmah (melayani)
6. Mishdaqiyah (integritas dan wibawa)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar