Total Tayangan Halaman

Sabtu, 21 Mei 2011

puisi untuk adik

Hay adik pertama...

begitu sesak aku melihatmu belakangan ini
sungguh layu auramu
semangatmu memudar
tak seperti diri yang kukenal

apa gerangan yang membuatmu begitu pilu
ceritakanlah kepadaku
tumpahkanlah tangismu wahai adikku
aku tak tahu seremuk apa hatimu saat ini

bertahanlah di tengah padang yang keras
bersiap siagalah untuk masa depan
serutlah pensil kayumu
gambarlah masa depanmu
buku sketsa itu masih putih bersih

jangan biarkan masa mudamu terenggut dengan kepalsuan dunia
sungguh... dunia ini hanya sementara
ini tempat yang fana
berlarilah meraih jalan yang benar

semangaat adiiku!!!!

Jumat, 20 Mei 2011

21 Mei 2011

sabtu pagi, mencoba membaca buku yang menginspirasi. dari sederetan buku yang berjejer di rak buku, aku memilih buku warna kuning berjudul "Perjalanan Meminang Bidadari" besutan Herry Nurdi. Ustadz yang saya kagumi.
Tak berapa lama, masuk 2 sms dari kawan. sms yg menyebutkan bahwa Ustadzah Yoyoh Yusro telah pergi untuk selama-lamanya akibat kecelakaan di tol sekitar pukul 3.30 dini hari. ternyata beliau dalam perjalanan pulang menghadiri wisuda anak pertamanya. subhanallah.. tak ada yang tau kapan nyawa ini masih setia berada dalam raga. sungguh hanya Allah lah yang bisa dengan sekehendakNya menghidupkan dan mematikan manusia. semoga amal dan segala perjuangannya selama dalam hidupnya dapat menginspirasi para muslimah. semoga amalnya diterima di sisiNya. amin..

Selasa, 10 Mei 2011

celoteh pagi2 buta

Membangun Kesehatan Mental Perempuan dengan Al-Qur’an
Menurut Undang-undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan & Undang-undang No.29 Tahun 2004, kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Terdapat tiga keadaan di mana manusia dikatakan sehat, yakni sejahtera badan atau sehat secara fisik, sejahtera jiwa atau sehat secara mental, serta sejahtera secara sosial yakni sehat ketika menjalin hubungan dengan orang lain. Berbagai cara dilakukan manusia untuk mendapatkan predikat manusia sehat.
Jika menilik Al-Qur’an surat Al-Isra’:82 Allah SWT berfirman:
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.”
Ayat ini menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah penawar bagi orang yang beriman. Penawar dari segala macam penyakit termasuk penyakit hati. Penyakit hati yang sering menjangkiti para perempuan tak terkecuali perempuan muslim adalah penyakit ghibah. Penyakit ini sangat akut di kalangan perempuan yang senang sekali memperbincangkan keburukan orang lain. Padahal Allah telah melarang keras kepada setiap hamba-Nya untuk berbuat ghibah, dalam surat Al-Hujurat:12 Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang telah mati? Maka tentulah kalian merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”
Ketika seorang perempuan menggunjing perempuan lainnya, maka hati yang awalnya bersih dari noda, kini menyisakan titik hitam yang jika lama kelamaan dibiarkan akan membuat hati menjadi hitam dan keras. Jika hati seseorang telah mengeras, maka Indahnya islam pun akan sulit masuk ke dalam relung hatinya. Hatinya akan mati dan mentalnya tidak akan sehat. Maka dari itu, mari selalu berpedoman kepada Al-Qur’an agar dapat menjaga kesehatan mental.

celoteh di malam kemarin

Kesehatan Perempuan dalam Perspektif Islam
Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin, agama untuk seluruh alam, menjangkau setiap sudut ruang dan dimensi. Tidak ada suatu apapun yang luput dari ketentuan-ketentuan yang diajarkan dalam ajaran islam. Kesehatan perempuan pun dijelaskan dalam islam. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 59 yang mewajibkan perempuan untuk mengenakan jilbab dan menutup aurat dari rambut hingga kaki, kecuali wajah dan telapak tangan.
“Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu agar mereka lebih mudah dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
Dalam ayat di atas Allah mewajibkan setiap perempuan muslimah untuk menutupkan kain hingga ke dada mereka. Hal ini untuk menjaga godaan atau gangguan ketika perempuan sedang berada di luar rumah. Selain itu, manfaat lain dari memakai jilbab adalah untuk menjaga kulit perempuan dari serangan sinar matahari yang akan membuat kelainan pada kulit seperti kulit terbakar, kulit memerah, solar keratosis, maupun mencegah dari penyakit kanker yang saat ini banyak menjangkiti perempuan-perempuan yang belum berjilbab.
Selain perintah berjilbab, agama Islam pun mengajarkan manusia untuk selalu menjaga kebersihan diri, karena menjaga kebersihan adalah sebagian dari iman. Kegiatan pembersihan diri yang termasuk sunah antara lain berkhitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, memotong kumis dan memanjangkan janggut bagi laki-laki serta menyela jemari dan bersiwak. Jika melakukan sunah-sunah yang telah disebutkan, maka akan menimbulkan efek positif bagi kesehatan diri.
Maha Besar Allah dengan segala ketetapan-Nya. Sudah selayaknya sebagai seorang muslimah menjalankan segala yang diperintahkan oleh Allah walaupun cukup berat medan atau ujian yang ditempuh. Sesuatu yang Allah perintahkan tidak mungkin akan memberikan dampak negatif bagi manusia, segala perintah Allah akan memberikan dampak positid bagi hamba yang menjalankannya. Untuk itu, mari berlomba-lomba memenuhi perintah Allah dengan penuh rasa tulus.
Wallahu’alam

celotehan di malam hari

Memaknai Arti Sebuah kesuksesan
Berbagai orang di belahan dunia banyak mendengung-dengungkan kata ajaib yang dapat membuat semua orang bangga dan bahagia jika mendapatknya, sukses. Kata sukses berhasil membuat banyak orang dengan barbagai rupa, berbagai budaya, berbagai budaya, berbagai kebangsaan rela bersusah payah untuk memperebutkannya.
Sukses adalah kondisi di mana seseorang dapat meraih sesuatu yang dicita-citakaan atau diimpikan. Jika seorang manajer menganggap dirinya sukses apabila dapat meningkatkan margin profit bagi perusahaan, maka dia harus melewati berbagai proses yang harus dilalui, kemudian impian tersebut harus diimbangi dengan perencanaan hingga divisualisasikan setiap detilnya. Dengan begitu akan dengan mudah dia meraih target yang telah ditetapkan di awal, hingga mencapai kesuksesan yang dia impikan.
Arti sebuah kesuksesan tidak sama bagi setiap orang. Ada yang dengan mendapatkan sepiring nasi per hari telah dianggap sukses. Adapula yang menganggap dirinya sukses jika telah merampungkan karya tulis yang dalam waktu semalam. Mungkin bagi mahasiswa akan merasa sukses jika mendapatkan nilai hasil ujian dengan nilai tertinggi di kelas. Bagi artis ibu kota, kesuksesan mungkin jika bisa pergi ke luar negeri dan memperlihatkan bakat serta keahlian yang dimilikinya. Adapun bagi dosen, kesuksesan adalah ketika mahasiswa menyadari akan pentingnya menuntut ilmu sehingga mahasiswa dapat memaksimalkan potensi mereka setelah mendapatkan perkuliahan. Kesuksesan bagi setiap orang berbeda, maka dari itu tidak pantas rasanya untuk membanding-bandingkan kesuksesan seseorang dengan orang lain.
Berikut ini adalah langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan untuk mendapatkan kesuksesan.
1. Impian
Impian merupakan motivasi terbesar yang dimiliki oleh manusia untuk menggapai sesuatu. Seandainya impian yang dibangun besar dan dapat menggerakkan seluruh aktivitasnya untuk menggapai impian tersebut, maka impian tersebutlah yang disebut motivasi. Motivasi dari dalam diri merupakan modal awal tercapainya sebuah kesuksesan. Banyak orang yang dapat bermimpi besar, akan tetapi hanya sedikit orang yang bisa merealisasikannya.
2. Perencanaan
Hal kedua yang harus dilakukan dalam menggapai kesuksesan adalah melakukan perencanaan secara matang. Perencanaan ini berguna untuk menentukan arah bagaimana mencapai sasaran dari impian. Perencanaan yang baik adalah dengan memerhatikan dan memperhitungkan hal-hal apa saja yang dapat digunakan dalam rangka mencapai impian. Perencanaan haruslah terukur, realistis dan menantang untuk dilakukan. Hal ini akan meningkatkan kompetensi dan potensi diri dalam menggapai kesuksesan.
3. Penerapan
Setelah membuat perencanaan yang baik, maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengimplementasikannya atau menerapkan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Setiap penerapan dari perencanaan akan lebih baik jika dilakukan pelaporan atau pencatatan secara teratur dan terstruktur. Kunci dari penerapan hal yang telah direncanakan adalah dengan melakukan semuanya secara disiplin. Banyak orang yang bertekuk lutut dalam kemalasan. Hanya para pemenang lah yang dapat bertindfak secara disiplin dan konsisten dengan perencanaan yang telah dicanangkan sebelumnya.
4. Evaluasi
Jika seseorang telah melakukan tiga hal yang telah dipaparkan di atas, maka hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah dengan mengevaluasi setiap perencanaan yang telah dibuat dengan membandingkannya dengan perencanaan. Evaluasi ini dapat dilakukan dari laporan atas penerapan yang telah dilakukan. Setiap kegiatan yang berhubungan dengan pencapaian target haruslah dievaluasi, jika penerpannya tidak dapat memenuhi perencanaan, maka harus ada peningkatan di waktu-waktu selanjutnya. Akan tetapi jika target daalam perencanaan telah terpenuhi, maka dapat dikatakan orang tersebut telah berhasil atau sukses dalam mencapai tujuan (goals) yang diimpikan di awal.

Dalam praktiknya, tidak semua orang dapat meraih kesuksesan setelah menerapkan beberapa poin di atas. Mengapa demikian? Ada alasan yang Tuhan miliki sehingga belum dapat meraih kesuksesan walaupun berjuta-juta butiran keringat menetes.
Satu hal yang harus diyakini bersama, yakni setiap kesuksesan yang kita dapat pada hakikatnya bukan 100% karena usaha yang dilakukan. Kesuksesan yang kita raih sebenarnya hanya akan kita raih atas izin dari Sang Maha Besar, hanya Tuhan yang berhak meridhoi apakah kita pantas mendapatkan kesuksesan atau tidak. Jika seseorang merasa belum sukses, maka boleh jadi Tuhan sedang menguji kesabarannya. Berbanggalah karena tingkat kesabaran sedang diuji, sehingga jika lulus dari ujian tersebut tingkatan sabar yang dimiliki akan meningkat. Dengan adanya peningkatan tersebut, maka bisa dikatakan jika kita sukses menjalani ujian yang diberikan Tuhan.
Pada dasarnya,apapun yang diberikan Tuhan pada kita adalah hal terbaik yang harus dijalani dengan segenap jiwa dan raga. Rasa syukur, sabar dan ikhlas adalah tiga sifat yang harus dimiliki seseorang dalam menjalani hari-hari di dunia yang fana ini. Ketiga hal tersebut harus dilebur menjadi satu sehingga kita dapat menjadi pribadi yang unggul dan tahan banting. Dengan begitu setiap kegagalan yang menimpa akan dijadikan pelajaran untuk memperbaiki diri di kemudian hari. Hal terpenting lainnya adalah untuk selalu mencoba, berusaha dan bersikap secara positif terhadap apa yang dirasakan.
Semoga artikel singkat ini dapat bermanfaat bagi siapapun yang membaca. Salam sukses untuk kita semua. Semoga apa yang diimpikan dapat terwujud, jikalau pun belum diberikan kesempatan untuk mewujudkannya, ada baiknya untuk selalu bersyukur, bersabar dan ikhlas atas apa yang diterima. Pasrahkan semuanya pada Tuhan karena hanya Dialah yang dapat menggenggam segala makhluk yang dicipta-Nya. Hanya Dia yang berwenang memberikan kesuksesan kepada setiap umat manusia.