Aku punya seorang tante yang bekerja sebagai dokter gigi. Tanteku ini baiik sekali. Dulu, aku bolak-balik pergi ganti karet behel di tante ini. hampir setiap sebulan sekali aku kontrol gigi ke beliau. Naah.. saking baikna nih, beliau bersedia membenahi gigi mba atau khadimah yang bekerja di rumah ibuku. Tanpa mengharapkan imbalan atas jasa praktiknya sebagai dokter gigi.
Itu pembuka singkat tentang tanteku. Eh, tapi yang akan jadi tokoh utama di sini bukan tanteku, melainkan khadimahku..
Suatu ketika, ibu dari tanteku (nenek) sedang sakit dan dirawat di sebuah rumah sakit ternama di negri tercinta ini. Tanpa pikir panjang, mbak ku itu langsung tancap gas ke rumah sakit tersebut untuk menjenguk nenekku. Tapi sayangnya beliau ndak tau rupa bahkan nama dari nenek. Sesampainya di rumah sakit, mbak ku mencoba mencari-cari sosok tanteku. Dengan membawa seplastik buah, mbak dan suaminya berkeliling berharap ada yang dia kenal supaya bisa menanyakan tempatnya sang nenek.
Muter-muter beberapa kali, nanya suster, sms ibuku dan sesekali bertanya ke pasien yang sedang dirawat di sana. Itulah yang dilakukan mbakku. Dan akhirnya bertemulah mbakku ini dengan sang nenek. Itulah pertemuan pertama mereka. Sebelumnya mereka tidak saling kenal. Mbakku pun ndak tau ternyata nenek yang sedari ngeliatin dia itu ternyata ibu dari tanteku. "Alhamdulillah ketemu jugaa.."
Mbakku memberikan buah berharap nenek bisa terhibur supaya lekas pulih dari penyakitnya. Nenek pun dengan spontan berkata, "Ini dia buah cinta!"
Yaps.. inilah rasa cinta yang begitu mendalam kepada saudari sesama muslimah. Belum kenal, tapi berusaha untuk memberikan yang terbaik dan bersusah-susah untuk menjenguknya untuk menghibur sang nenek.
***
Terharu saat mendengarkan cerita ini dari mbakku :'D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar