Total Tayangan Halaman

Sabtu, 25 Mei 2013

Rasul dan Nabi

A: "Apa sih bedanya Rasul dan Nabi?"

B: "Rasul itu orang yang wajib menyampaikan kebenaran dan kebaikan Islam untuk diserukan kepada kaumnya. Sedangkan Nabi, tidak wajib untuk menyampaikan kepada kamunya."

A: "Hmmm..." [mencerna]

B: "Iya, seperti itu."

A: "Bukankah kita sebagai umat Islam adalah da'i sebelum apapun? Kita da'i sebelum jadi akuntan, kita da'i sebelum jadi guru, kita da'i sebelum jadi yang lainnya.. Bukankah setiap kita juga penyampai kebenaran? Bahkan kualitas diri kita mungkin jauh dari kualitasnya Nabi. Tapi mengapa Nabi tidak wajib untuk menyampaikan kepada kaumnya?" [mulai mikir]

B: "Hmm.. Yaaps, kita memang da'i...."

A: "Lalu..."

C: "Lalu, apa yang kamu bingungkan? hehe.. Bedanya Nabi dan Rasul itu tidak lain dan tidak bukan ialah, Nabi tidak membawa risalah baru dalam hidupnya, tapi tetap harus menyeru kepada orang lain. Sedangkan Rasul itu ialah hamba Allah yang diberikan risalah baru dalam hidupnya. Kemudian diharuskan untuk menyampaikan risalah baru tersebut pada kaumnya. Seperti itu.."

B: "Oh, seperti itu ya. Baiklah, terima kasih.."

A: "Hmm... Lalu, apakah Sidharta atau Brahmana itu adalah Nabi?"

C: "Terkait itu, mari kita pikir bersama ya. Hal yang harus diperhatikan adalah, apakah Sidharta atau Brahmana itu menyampaikan ilmu ketauhidan? Apakah mereka menyampaikan mengenai keesaan yang hanya ditujukan kepada Allah? Jika tidak, maka jelaslah bahwa mereka bukan Nabi."

A dan B: "Oh gitu ya. Terima kasih ya :)"

C: ":)" [senyum simpul]

***

Percakapan di atas hanyalah percakapan yang fiktif, jika terjadi persamaan, maka berbahagialah. Hehe..

23.00

Tidak ada komentar:

Posting Komentar