Bismillah, hari yang baru untuk orientasi baru :')
Ndak ada yang instan.
Semua butuh usaha dan perjuangan.
Atas apapun.
Menghadiri sebuah seminar di hari Kamis, 6 Juni 2013 yg lalu. Acara yg diisi oleh seorang Ustadzah dari LIPIA yang masih aktif membimbing mahasiswi untuk belajar ilmu syar'i ini sangat berkesan. Beliau adalah seorang yang telah menamatkan studinya di International University of Africa, Sudan.
Btw, ini adalah seminar pertama yang dihadiri oleh 3 anak perempuan Damdam. Yap. Damdam yang ngajak kita untuk ikutan acara ini, mumpung liburan, dan bagus bgt buat bekal masa depan. Gitu kata Damdamku sayang.
Judul seminar ini: "Balitaku Hafal Qur'an, Why Not!!!"
Sang Ustadzah memiliki 3 anak yang ketiganya menghafalkan Al-Qur'an. Anak pertamanya telah menghafal 30 juz di usia 8 tahun :'))
Masyaa Allah..
Berikut aku mau share beberapa hal yang perlu diperhatiin klo mau punya anak yang mulai menghafal Qur'an semenjak dini...
1. PRINSIP Rumah Tangga Qur'ani:
a. Al-Qur'an sebagai ISU UTAMA dalam keluarga setiap waktu.
b. Mengutamakan kesuskesan dalam Al-Qur'an dan menghargainya lebih dari yang lain.
c. Baca Al-Qur'an hingga khatam harus dilakukan sedini mungkin, sebelum usia 6 tahun.
d. Menginginkan semua menjadi UTRUJAH (buah yang manis dan enak rasanya)
2. PRINSIP Pembelajaran Al-Qur'an di Rumah:
a. Dimulai dengan yang paling mudah (sesuaikan dengan pertumbuhan anak, misal: huruf 'ma' dan 'ba' dahulu yang dilafazkan sebelum huruf lainnya).
b. Yang sulit, dipermudah. Yang lebih sulit, dikondisikan dan dibuat menyenangkan dalam mempelajari Al-Qur'an.
c. Fokus pada PROSES. Jangan fokus pada hasil, walopun punya targetan. Kita harus nilai dan evaluasi prosesnya. Supaya terlihat progressnya.
d. Reward and punishment dalam proses pembelajaran. Tapi sesuaikan dengan konteksnya dan minimalkan punishment. Fokus kepada reward.
e. Target minimal: setiap hari bersama Al-Qur'an (ndak perlu dipatok jam brp-brp, krn khawatir tdk fleksible).
f. Tanamkan dibenak anak-anak bahwa MENCINTAI Al-Qur'an jauh lebih penting dibandingkan pandai membaca Al-Qur'an. Kegiatan BerQur'an bersama anak-anak harus dikenang dengan indah.
3. KIAT dalam menjalankan RT bervisi Qur'ani:
a. AZZAM yang KUAT
Asal azzamnya tepat, insyaa Allah akan Allah beri jalan
- ingat kisah Ratu Perancis Isabella
- ingat kisah penjaga lampu: Khalid bin Abdullah al Azhary
b. Konsisten, ISTIQOMAH!
- Allah pasti akan menguji setiap hambaNya, renungkanlah
- ingat kisah nenek 82 tahun yang istiqomah dalam menghafalkan Al-Qur'an
***
Surga itu ndak gampang, berUSAHA dan berJUANG! ^^9
Tidak ada komentar:
Posting Komentar