Total Tayangan Halaman

Senin, 22 September 2014

SoF

Substance over form..

Salah satu prinsip akuntansi yang sangat kusukai. Substansi mengungguli bentuk. :D


Kesibukan memoles package membuat kita terkadang lupa apa esensi dari suatu hal.. >__<


***

06.09.14
Teringat kelas akuntansi saat matrikulasi
Sentul City

Konsep Kemiskinan (?!)

Bagaimana kita memandang kemiskinan?
Apakah yang dimaksud dengan kemiskinan?

Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dan ketidakberdayaan meningkatkan kualitas hidup adalah indikator seseorang mengalami kemiskinan.
Tapi apakah sebenarnya konsep kemiskinan itu?
Benarkah minimnya harta yang dimiliki merupakan definisi dari kata miskin?
Benarkah kemiskinan yang harus diberantas pertama kali di Indonesia adalah miskin harta?

***

Miskin dalam arti sempit berarti standar harta yang dimiliki berada di bawah rata-rata dari kebanyakan orang. Tapi apakah miskin harta yang menjadi concern yang harus kita berantas?

Lupakah kita dengan definisi miskin lainnya?
Miskin jiwa.
Miskin karakter.
Miskin pendidikan.
Miskin kepribadian.
Miskin moral.
Miskin adab.

Ada kemiskinan lain yang perlu diberantas selain miskin harta.. :)

***

23.08.14
Terinspirasi dari kelas matrikulasi #1
Sentul City

Refleksi

Pertanyaan yang diajukan seorang dosen dan belum dapat memaknai pertanyaan ini dengan baik T__T

"Apa yang kita cari dalam berekonomi?"

***

Hening sejenakMencoba mencerna apa yang ditanyakan dosen

***

Kesejahteraan?Kebahagiaan?

***

"Ekonomi bukan hanya untuk bertahan hidup di dunia. Orientasi berekonomi haruslah jangka panjang. Tak hanya kebahagiaan sesaat di dunia yang menjadi orientasi kita. Akan tetapi kebahagiaan secara hakiki yang menjadi tujuan kita berekonomi."

"Dengan orientasi yang tepat, menjadikan kita dapat berprilaku ekonomi secara tepat."

"Perilaku ekonomi tidak didasarkan pada dorongan emosional, melainkan dorongan rasional. Rasional berdasarkan Al Qur'an dan sunnah."

"Contoh rasional berdasarkan Al Qur'an dan sunnah adalah perilaku yang dicontohkan oleh sahabat-sahabat di zaman Rasul. Umar bin Khattab menginfakkan seluruh hartanya di jalan Allah. Ini salah satu contoh perilaku ekonomi yang secara rasioanal didasarkan pada Al Qur'an dan sunnah."

***

Bagaimana kita memandang ekonomi?Bagaimana kita berprilaku ekonomi?Apakah dorongan emosional atau dorongan rasional yang lebih mendasari kita dalam melakukan prilaku ekonomi?

***

#Refleksi dalam Berprilaku Ekonomi
23.08.14
Terinspirasi dari kelas matrikulasi #1
Foundation of Islamic Economics
Sentul City


Statistik (?!)

Statistik, membuat rangkaian angka  dapat 'berbicara'. Inilah yang aku tangkap ketika belajar statistik beberapa hari yang lalu..

Ilmu statistik adalah ilmu murni yang sering menjadi 'alat' para penguasa untuk lebih berkuasa. Ilmu statistik dijadikan 'pemuas' atas kepentingan pribadi ataupun golongan.

Perlu cermat untuk membaca data yang dihadirkan para pemangku kepentingan. Kenapa? Yaa, karena sekarang lagi nge 'trend' atau lagi 'in' ungkapan: "membela yang bayar" bukan "membela yang benar".

Misal, dalam sebuah pidato seorang walikota yang akan turun jabatan, beliau menyampaikan beberapa hal. 
Salah satunya ialah...
"Wargaku sekalian, dengan segala kerendahan hati, saya merasa bersyukur bahwa di kota tercinta ini tingkat kemiskinan menurun selama lima tahun terakhir. Yakni dari 35% menjadi 32%. Kita berhasil memberantas kemiskinan."
Warga yang hadir pun bersorak gembira. Merasa kemiskinan menurun di kotanya. Mereka merasa bahwa walikota yang akan turun dari jabatannya itu telah berprestasi dan pantas untuk dipilih lagi sebagai walikota untuk periode mendatang.

*Apakah benar demikian?*

Usut punya usut, ternyata jumlah penduduk kota tersebut pun meningkat dengan sangat pesat. Lima tahun lalu berjumlah sekitar 234.600 orang. Akan tetapi sekarang menjadi 1.380.903 orang. Terjadi lonjakan penduduk yang sangat signifikan. 
Jika dicermati, sebenarnya secara kuantitas, berapa banyak warga miskin sekarang dan lima tahun yang lalu? Jika dibandingkan, lebih banyak warga miskin lima tahun lalu atau saat ini?

234.600 orang x 35% = 82.110 orang
1.380.903 orang x 32% = 441.889 orang

Ini faktanya, jumlah warga miskin saat ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Dari 82.110 orang menjadi 441.889 orang. Akan tetapi, jika kita melihat presentasenya, presentase tingkat kemiskinan menurun. Dari 35% menjadi 32% dari jumlah keseluruhan penduduk..

***

Mengasyikkan bukan?
Yaa, tak jarang ilmu statistik 'dipermainkan' untuk kepentingan orang-orang yang tak bertanggung jawab.
Cermat dalam membaca angka.
Cermat dalam menganalisis.

***

"Ilmu adalah yang membuat kita SADAR atas apa yang ALLAH inginkan dari kita", ujarnya di sesi ketiga.

Ketika ilmu tidak diamalkan sebagaimana mestinya, apakah ia masih pantas untuk disebut sebagai ilmu?
Bijak dalam menggunakan angka.. #Statistik

20.09.14
Terinspirasi dari mata kuliah Ekonometrika #1
Sentul City

Distribusi atau kelangkaan?

Resources and needs..

Sumber daya dan kebutuhan.
Hal yang sering diperbincangkan dalam dunia ekonomi. Sekilas akan saya bahas bagaimana sumber daya yang ada dapat memenuhi kebutuhan yang hadir dalam menjalani hidup.

***

Ketika memaknai dengan perspektif berbeda, maka akan muncul persoalan ekonomi yang berbeda pula.

Bagaimana kita memandang sumber daya?
Bagaimana pula kita memandang kebutuhan?

Sumber daya atau segala sesuatu yang Allah ciptakan untuk memenuhi kebutuhan kita jumlahnya tak terbatas. Hal ini terkandung dalam QS. Al Qamar: 49.

Sedangkan kebutuhan manusia terbatas jumlahnya. Diibaratkan kita sedang merasakan dahaga yang teramat sangat, maka satu hal yang sangat kita cari. Yap. Air. Air yang dapat diminum dan menghilangkan rasa haus kita. Gelas pertama habis tanpa sisa. Gelas kedua pun sama. Tak ada sisa air di dalamnya. Menuju gelas ketiga, ternyata perut kita menolak. Yang dirasa adalah mual. Jika dipaksakan, maka air tersebut akan keluar alias muntah. Yaa.. Itulah hal yang kita rasakan ketika telah mencapai batas maksimum kebutuhan minum air. Hal ini juga dapat dirasakan pada kondisi kebutuhan lainnya.

Dengan melimpahnya sumber daya di alam ini dan terbatasnya kebutuhan manusia yang harus dipenuhi, maka sudah barang tentu seharusnya seluruh kebutuhan dapat dipenuhi. Akan tetapi nyatanya tak seindah teori yang ada. Masih banyak orang yang miskin harta, banyak orang yang mencuri demi memenuhi kebutuhan rumah tangga keluarganya, kejahatan semakin merajalela akibat minimnya kemampuan untuk memenuhi kebutuhan, sehingga cara-cara haram dan instan pun ditempuhnya.

Yaaa, hal ini sangat mungkin terjadi karena distribusi sumber daya sebagai pemenuh kebutuhan belum berjalan dengan baik. Pihak yang berwenang seperti negara belum mampu untuk mendistribusikan secara adil dan merata sesuai dengan kebutuhan.

Persoalan ekonomi terkait distribusi muncul di sini. Tugas kita adalah meminimalkan kesenjangan dengan cara mendistribusikan harta dengan tepat sasaran. Contoh instrumen yang dapat meningkatkan kualitas distribusi harta ialah pengelolaan zakat, infak dan shadaqah yang baik. Selain itu, tajamnya kebaikan moral para aparat yang mendistribusikan sumber daya baik dari kota ke desa maupun sebaliknya harus menyandang gelar dapat dipercaya dan memiliki komitmen serta integritas yang tinggi. 

***

Berbeda cara pandang ketika kita memaknai kebutuhan adalah sesuatu yang tak terbatas dan sumber daya adalah sesuatu yang terbatas jumlahnya. Permasalahan ekonomi yang muncul adalah akan munculnya teori kelangkaan.
Gap antara banyaknya kebutuhan manusia yang harus dipenuhi dan terbatasnya jumlah sumber daya, maka kita tak akan mengelak dari yang namanya kelangkaan atas sumber daya.

Bagaimana cara mengatasi kelangkaan ini?

Menurut hemat saya, secara mikro dan makro ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni...

- Mengubah cara pandang akan kebutuhan. 
Bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Keinginan tak semuanya perlu direalisasikan. Mengapa? Karena boleh jadi keinginan tersebut hanyalah keinginan emosional yang akan berujung pada penyesalan ketika kita memenuhinya. Boleh jadi pula keinginan tersebut bukanlah keinginan kita. Keinginan itu hadir akibat budaya 'ikut-ikutan' yang sebenarnya tidak meningkatkan nilai kita sama sekali.

- Fokus untuk memenuhi kebutuhan pokok. 
Setelah mengubah cara pandang, usahakan untuk dapat mengklasifikasikan, mana kebutuhan mana keinginan. Mana kebutuhan pokok yang harus diprioritaskan, mana kebutuhan yang tidak mendesak. Dan ingat, kebutuhan tak perlu direkayasa. Kalau emang butuh, masukan ke daftar kebutuhan hidup. Jika tidak masuk dalam kebutuhan, maka jangan segan untuk mengeluarkan dari daftar kebutuhan. Karena tak semua hal dapat kita penuhi dan kita lakukan.

- Ketika kelangkaan melanda suatu bangsa atau dalam sekup yang lebih kecil yakni rumah tangga, maka akan sangat bijak jika kita mampu melakukan penghematan. Efisien dalam menggunakan BBM misalnya. Tak perlu menggunakan motor untuk belanja ke tukang sayur yang dekat dengan rumah. Cukup berjalan kaki beberapa menit saja ketika memiliki waktu yang luang untuk berbelanja. Contoh lainnya, tak perlu menyalakan mesin di kantor jika memang hari itu kita tak butuh dengan penggunaan mesin tersebut.

- Meramu tingkat kreativitas.
Desakan untuk memenuhi kebutuhan dengan sumber daya yang terbatas membuat kita semakin kreatif. Ya.. Dengan cara mencari alternatif-alternatif untuk dapat memenuhi kebutuhan kita. Misal, kotoran hewan dapat diolah menjadi gas untuk memasak.

***

Bagaimana menurutmu? Apa yang terjadi di Indonesia? Apa masalah ekonomi yang ada di Indonesia?
Distribusi sumber daya yang kurang maksimal ataukah kelangkaan sumber daya? Atau keduanya?

Ataukah langkanya sumber daya manusia yang berkeinginan kuat untuk mendistribusikan sumber daya sehingga kesejahteraan masih jauh dari benak kita?

***

Dua asumsi di atas merupakan pandangan dari Madzhab Bagir As Sadr dan Madzhab Mainstream. Madzhab Bagir As Sadr berpandangan bahwa tak ada distribusi yang kurang apik menjadi permasalahan ekonomi yang perlu diperbaiki. Sedangkan para pakar ekonomi syariah yang berpegang pada Madzhab Mainstream menganggap kelangkaan (scarcity) menjadi persoalan ekonomi yang harus dihadapi. Hal ini sama dengan konsep ekonomi konvensional yang menganggap kelangkaan menjadi permasalahan utama ekonomi, jika ditinjau dari sumber daya dan kebutuhan.

***

Lack of distribution or scarcity?

20.09.14
Inspirasi hadir di kelas Pengantar Ekonomi Islam #1
Sentul City 

Minggu, 27 Juli 2014

1 Syawal 1435 H


Taqqabalallahu minna wa minkum..
Selamat Idul Fitri 1435H

Mohon maaf lahir dan batin :)

Nilai dari sebuah harga atau harga dari sebuah nilai u.u

Ramadhan 1435 H rasanya cepat sekali berlalu.

10 hari pertama kuhabiskan di Yayasan Ibu Harapan Juanda. Ada sepenggal kisah di hari terkahir, terinspirasi dari salah seorang teman bisnis yang baru kukenal.Anak SEBI angkatan 2010. Semoga Allaah selalu merahmatinya dan memberkahi bisnis yang sedang diupayakan.

***

Kisah ini berlatar di sebuah pertemuan yang sangat dinantikan, yap.. pertemuan para pebisnis yang ingin terus belajar dan berkembang..

Isinya berupa sesi motivasi dan sesi sharing.

Mentor: "Apa yang teman-teman targetkan selama 3 bulan ke depan?"
Pertanyaan ringan yang dilontarkan mentor bisnis kepada para menteenya. Pertanyaan sederhana yang tak mudah dijawab jika tak punya tujuan jelas dalam hidup.

Mawar (Nama samaran): [dengan mantap menjawab]
"Saya mau omzet saya minimal 100juta Pak"

Mentor: [Tersenyum sembari memerhatikan mata menteenya yang berbinar penus semangat dan rasa optimis]

Hening sesaat...

Kemudian mentor itu mulai berbicara kepada si Mawar..

Mentor: "Hmm.. Bagus sekali. Saya senang kamu sangat optimis dan terlihat sangat berambisi untuk mendapatkan apa yang kamu targetkan."
[Sang mentor memberikan apresiasi maksimal kepada si Mawar]

Mentor: "Kamu bilang tadi mau 100juta kan ya dalam 3 bulan?"

Mawar: "Yap Pak, 3 bulan 100juta."

Mentor: "Hmm.. Baiklah.. Saya rasa saya punya tawaran menarik, kamu tidak perlu berlama-lama untuk mendapatkan 100juta dalam waktu 3 bulan. Kamu mau?"

Mawar: [Serasa mendapatkan angin segar. Ada tawaran yang menggiurkan karena dapat mempercepat pencapaian targetnya. Mawar penasaran]
"Apa Pak tawarannya?"
[Matanya semakin berbinar]

Mentor: "Miudah saja."

Mawar: [Memerhatikan dengan saksama]

Mentor: "Saya mau kamu jual kuku jari telunjuk kamu sebelah kanan ke saya. Saya beli satu jari kukumu dengan harga Rp 50juta. Boleeh?"

Mawar: [Membelalakan mata tak percaya]
"Serius Pak?"

Mentor: "Yaa, saya serius. Kamu mau?"

Mawar: [Masih berpikir keras. Seandainya satu kukunya diambil, rasanya pasti sakit. Dan Mawar berpikir bagaimana caranya dia menahan sakit selama kukunya belum tumbuh.]

Mentor: [Melihat rona yang meragu di wajah mawar, maka ia memberikan tawaran yang lebih tinggi lagi.]
"Mmm... Kalau begitu, saya beli Rp 500juta untuk satu kuku. Bagaimana?"

Mawar: [Tersenyum]
"Wah Pak, yang bener aja, masa kuku saya ini dihargai sama dengan harga mobil mewah."

Mentor: "Oh, kurang ya? Kalau begitu, Rp 1.5M untuk satu kuku deh. Boleh ga?"
[Tatapan mentor semakin serius]

Mawar: "Yaa Allah.." [Mawar tersentak kaget]

Hening.. Mawar merenung. Menerawang. Membiarkan hatinya menguasai pikirannya..

Mawar: "Yaa Allah, kalo harga kuku gw aja Rp 1.5M, gimana anggota tubuh yang lain!? Tapi Allah ga pernah minta bayaran untuk penyewaan semua ini..."


***

NikmatNya yang mana lagi yang kan didustakan? :')

Minggu, 22 Juni 2014

Forsil in Action

Izinkan aku berbagi sedikit cerita di sore ini. hihi.. :D

Forsil Al Amanah. Inilah geng sebagian ibu Komplek Timah yang suka 'iseng' cari kesibukan. Mereka sibuk-sibuk sih sebenarnya dalam kesehariannya. Ada yang berprofesi sebagai guru, dosen, pebisnis, karyawan kantor ataupun ibu rumah tangga yang profesional. Ya, mereka tergabung dalam satu visi besar yang satu dan padu. Ingin bisa lebih bermanfaat bagi sekitar. Dari tetes keringat mereka, sedikit banyak tercipta lingkungan yang cukup kondusif di komplek ini.. u.u Alhamdulillah..

Beberapa tahun belakang ada kegemaran ibu-ibu yang menginspirasi, yap.. Membina anak yatim-piatu dan dhuafa sekitar komplek, ifthor bareng binaan, tarhib ramadhan, bazar murah, pengajian bersama dan arisan adalah kegiatan-kegiatan positif yang dibangun oleh ibu-ibu ini. Anggotanya tak terlalu banyak, hanya ada beberapa RT saja. Tapi Alhamdulillah memiliki dampak yang tidak sedikit.. :)

Ketika keluarga menjadi pondasi pertama, maka lingkungan adalah ring pertama yang harus diperhatikan untuk tumbuh kembang kita dan anak kita kelak. Lingkungan positif, memberikan contoh yang positif. Saling mereplikasi dan menduplikasi hal yang positif merupakan suatu kenikmatan dan rezeki yang DIA beri. Tak henti bersyukur, tak henti bersabar dalam kebersamaan..

Ramadhan

We should remember that saying I LOVE YOU is only a beginning. 
We need to SAY IT.
We need to MEAN IT.
And importantly we need consistently to SHOW IT.

***

Ramadhan datang, alam pun riang.
Setiap hati yang rindu akan Ramadhan bersorak sorai sambut bulan suci ini.
Sucinya bulan Ramadhan membuat kita memutuskan untuk menggerus setiap noda dalam diri.
Betapa malunya memasuki bulan Ramadhan tapi masih belum bisa move on dari keburukan atau kemaksiatan.
Malunya di sini, *nunjuk hati*
Malunya ke sana, *nunjuk langit2*
Semuanya harus diperjuangkan dan diusahakan.
Termasuk dalam membersihkan diri.

Kurang lebih tinggal sepekan kita membersamai bulan Sya'ban.
Apakah yang sudah kita persiapkan?

Senin, 16 Juni 2014

Quotes of the day

16 Juni 2014

Mendapat sebuah masukan positif dari seorang kawan..

Menjadi pribadi yang kuat atau pura-pura kuat di depan orang yang sedang sakit merupakan suatu yang harus kau lakukan. Jangan kau bebani si sakit dengan ketidaksanggupanmu dalam mengolah emosimu. Cerah cerialah di depan orang yang sakit.. :')

Hukum ini juga berlaku di depan orang yang sedang dilanda musibah ataupun yang sedang dikepung kesedihan..

Semangat untuk berbagi sesuatu yang baik.. :))

Penggalan Kisah di Surabaya

13 Juni hingga 15 Juni 2014, kuhabiskan waktuku di Surabaya, kota kediaman Eyangku - Kakak dari Ibunya Bapak.

Bapak bertugas jadi Ketua Panitia acara akad adik sepupunya.
Tanpa pikir panjang, diterjunkannyalah 'armada berani tampil' dari Depok. Wkwk..

Intinya, kami jadi tim inti dari acara akad tanteku.
Rapat via email.
Koordinasi via telepon.
Sekitar 2 pekan kami mempersiapkan semuanya.
Berharap dapat memberikan yang terbaik untuk keluarga Eyang.

Dan Alhamdulillah.. Acara berjalan lancar. Semoga keberkahan selalu melimpahi keluarga baru Tante.. u.u
Aamiin.. :"))

*****

10 tahun yang lalu pertama kalinya kami main ke sana.
Ya, di saat pernikahan kakak dari tanteku.
Kemarin adalah kali kedua kami bersilaturrahim ke Surabaya.
MENYENANGKAN!
*rasanya pengen teriak, haha

*****

Ada hal yang menarik di sana.
Aku menemukan ada sebuah keluarga yang unik.
Ayah ibu dengan tiga orang anak.
Mereka adalah teman omku yang sudah dianggap sebagai saudara sendiri.
Beberapa tahun yang lalu, keluarga kami dan keluarganya pergi berlibur ke Pulau Umang.
Pulau kecil terindah yang pernah aku kunjungi.. hihi u.u

Yang unik dari keluarga ini adalah... minimnya konflik yang terjadi di antara mereka. 
Khususnya kedua orang tuanya.
Terlihat sangat harmonis.
Dan terlihat masih seperti pengantin baru.
Padahal anak pertamanya telah lulus SMP dan akan segera beranjak ke jenjang SMA.

Setelah diperhatikan, ternyata komunikasi yang membuat mereka sangat erat.
Ya, pesan yang tersampaikan dengan baik antar setiap anggota keluarga membuat minimnya kesalahpahaman atas persepsi. Metode dialog tanpa menghakimi adalah yang digunakan di keluarga ini.
Banyak diskusi yang menyenangkan untuk didengar.
Menurutku ini bukan hal yang mudah.
Ini ada contoh bagaimana komunikasi yang baik menghasilkan emosi yang baik..

---
Anak kelas 2 SD yang merupakan anak ketiga dari keluarga ini senang sekali untuk mencoba hal baru. Banyak hal yang menantang yang ia lakukan, salah satunya adalah manjat tiang ring basket.
Suatu ketika si adek ini manjat tiang ring basket dan membuat panik guru-guru di sekolah. Hingga sang guru mengabari ayahnya.

Saat pulang sekolah pun tiba..
Ayah yang mendapat giliran untuk menjemput si adek ketiga ini..

Ayah: Dek, tiang ring ini tinggi ya.
Adek: diam tanpa suara
Ayah: Ada yang bisa naik ke sana ga ya dek?
Adek: Bukan aku lho Bi. (Abi, panggilan sang ayah di depan anak2nya)
Ayah: Oh.. Katanya ada yang pernah naik ke situ lho dek.
Adek: Iya Bi, tapi gapapa kok Bi.

*naskah di atas dipraktikan dengan khasnya gaya Surabaya*

Aku merasa ketika ayah dan ibu bisa menahan esmosi ketika melihat tingkah polah anak, itu menjadi poin plus tersendiri.. u.u
Yaa, jaga amarah. Itulah orang yang paling kuat..

#Belajar di manapun.. Dengan siapapun.. Pada saat apapun..

Senin, 09 Juni 2014

Love You Thousand Times

LYTT..
Judul sebuah drama korea yang nggak sengaja ditonton di kamar Dam2.. Hihii..
Mengisi waktu luang.. >_<


---

Singkat cerita, drama ini bercerita ttg sebuah keluarga yang penuh dengan intrik.
Alias berkeluarga dengan tidak menghadirkan ketulusan.Ceyem..

Ada ayah, ibu, nenek, dua anak laki-laki dan dua menantu yang cantik (yaiyalah artis korea cantik, haha)

---

Dari sekian cuplikan drama itu, (aku nonton cuma sekitar 45 menitan sih plus iklan2.. Jadi penuh dengan pandangan yang subjektif) aku paling suka hikmah yang dihadirkan di kisah anak keduanya. :')
Dia dan istrinya terpaksa bercerai karena permintaan orang tua. Dengan berat hati memutuskan ikatan suci untuk menenangkan dan menyenangkan orang tua. Dan bagaimana si anak laki ini bersikap santun di saat marah sekalipun ke orang tua.. Ini jleb!

Memang akan selalu ada kisah menarik di setiap ruh yang Allah tiupkan. Manusia selalu punya keunikan. Karena kita adalah makhluk sosial yang dinamis.. hihii.. :)

Minggu, 08 Juni 2014

Kajian Sharee #2

8 Juni 2014,
Merangkai cita menumbuhkan asa..

Bersama temen-temen sharee, berkunjung ke start up center di Jl Juanda. Menyiapkan mental untuk bertemu dengan Pak Muhaimin Iqbal. Seorang penggiat ekonomi syariah yang sangat aku idolakan.. u.u
*akhirnya kesampaian ketemu langsung.. #hamdallah :')

---

Banyak hal yang bisa dibagi setelah bertemu Pak Muhaimin.
Utama dan pertama yang aku garis bawahi adalah 1) bagaimana beliau istiqomah dan berani untuk tetap mengambil jalan ekonomi syariah di antara kemewahan ekonomi kapitalis di sekitarnya.

Memutuskan untuk keluar dari perusahaan asuransi setelah tahu bahwa para ulama mengharamkan praktik riba di perusahaan asuransi. Ini kemantapan hati yang belum tentu dimiliki setiap orang.

Hal lainnya yang perlu ditiru adalah beliau 2) memiliki keyakinan yang teguh akan janji-janji Allah dalam firman-firmanNya. Benar-benar terasa cita rasa iman yang sangat melekat dalam hatinya. Inherent! :') Dan ini menyala terang bak aura seorang bintang. Ini aseli. Semangatnya berkoar tentang ekonomi syariah tak hanya bualan dan angan belaka.

Poin selanjutnya ialah 3) beliau tidak menjalankan semua bisnisnya dengan kekonyolan. Yaa, ada strategi yang diatur untuk memantapkan sepak terjangnya di sektor riil.. Melihat secara global, mendengar dan melihat secara bijak, serta memutuskan secara tepat. Tapi, tetap ada toleransi yang terarah atas orang-orang yang berbeda pemikiran atau berbeda dalam sikap atas sesuatu. *tolerable misstatement nya tinggi.. Zona toleransi terhadap orang lain beliau luas bung!

---

Phy; 9.6.14; 06.50




Kamis, 29 Mei 2014

Quotes of The Day

Kutipan ini aku temukan dari album foto lawasku..
Semogaaa manfaaaat ya..

Ini tentang WANITA!

***

Wanita yang paling berharga adalah ahli matematika...
Mengalikan kebahagiaan sampai tak terhingga
Membagi kesedihan sampai tak berarti

Wanita yang bernilai itu pandai berhitung...
Menambah keyakinan hingga utuh
Mengurang kegalauan hingga habis

Wanita langit yang singgah di bumi...
Wanita yang wajahnya mengingatkanmu akan surga
Ibadah dan bangun malamnya menghubungkanmu dengan Ilahi


Taman Mini Bersama HENers ^^

Tulisan namaku tanpa pesanan, terima kasih Srikandi :3












Di TMII ini kami mulai kembali merajut mimpi.
Mimpi bersama untuk maju dan melesat bersama.
Dalam karya nyata untuk masyarakat.

Yaaps, membekas kuat kenangan hari itu..
Alhamdulillah.. :")

Penyuluhan di Medan Satria :))








Rindunya melihat tingkah polah mereka

Lugu
Polos

Berbicara dengan jujur
Bersikap dengan tulus
Berjalan tanpa beban

Anak-anak selalu penuh dengan keceriaan dan kejutan-kejutan menyenangkan :'D

Aku rindu binar mata mereka yang bersemangat dan bahagia ketika kami datang mengetuk pintu kelas mereka..

Pasar Apung Bandung bersama Kak Kesti dan Kak Hesti :3















Judul malam ini adalah...
Merangkai kenangan-kenangan manis :"D

Banyak kenangan yang berserak di jalan nostalgia.
Mengumpulkan kenangan sama dengan mendefinisikan kebahagiaan di masa lalu..

Yeyeei.. \^.^/

Keceriaan di PKPU Edisi Pasir Limus











Bertiga menyusuri jalan-jalan Desa Pasir Limus dengan senang hatiii u.u
Bersama partner yang baik dan pengertian
Mungkin suatu saat nanti kami akan bekerja bersama-sama lagi, entah di mana dan entah menggarap proyek apa.. Bismillah ^^,

Jumat, 23 Mei 2014

Jam Dinding

Ada cerita agak seru ketika suatu pagi kami menemukan sebuah jam dinding yang sudah carut marut ditempel macem-macem. Biasaaa, jari-jari pada iseng. Hehe..

"Bro, siapa nih yang giniin? Agak ancoer yak" - tanpa babibu, aku berkomentar.

"Au nih, si *** kayaknya. Semalem ga bisa tidur dia, akhirnya ngotak-ngatik jam. " - adekku menimpali.

"Hmm.." - Mencoba melihat dari sudut pandang lain.

"Yaa, aku sih ga masalah. Aku apresiasi malah. Ini walopun masih berantakan, tapi dia punya inisiatif." - enteng mengemukakan pendapat.

YAPS! INISIATIF! Terkadang, dunia butuh ini untuk menjadikannya berputar lebih cepat..

---

Momen pagi-pagi di ruang kerja Height Printing.

*Selalu ada makna dari setiap kata yang tergelincir dari mulut yang fasih berdzikir. 

Selasa, 06 Mei 2014

Happy Cleansing!

Happy cleansing!! >_<

Bebenah.
Bebersih.
Beberes.

Sucikan hati, jiwa, diri, raga..
Kembali ke nol lagi..
Kikis segala noda yang pernah nempel..
Atas segala rasa.
Asam, asin, hambar, pahit..

Untuk melangkah ke depan, harus berdamai dengan diri sendiri dan berdamai dengan masa lalu.
Masa lalu adalah artefak kenangan yang harus dibuat indah.
Sepahit apapun. Seasam apapun.
Karena selalu ada hikmah positif dibalik kenagan jadul. hehe..

Tinggal kitanya saja yang harus bersikap 'lebih positif' terhadap apa yang terjadi.
Happy cleansing untuk semua orang yang ingin bergerak lebih dinamis dan tidak terpuruk pada keburukan.

Air yang diam saja akan memunculkan bau yang tak sedap.
Semakin lama semakin keruh dan berlumut.
Bahkan akan dengan sangat mudah ditumpangi oleh jentik-jentik nyamuk.
So, marii jadi air yang dinamis.. >_<

Sekali lagi, HAPPY CLEANSING to all of you guys! u.u

***

Cara cepat membersihkan diri... *menurutku, hihi* :

1. Akui dan ikhlaskan jika ada ketidakberesan di masa lalu
2. Fokus pada solusi
3. Mendekat sedekat-dekatnya dengan Sang Maha
4. Open mind, terima hal baru dengan senang hati
5. Positiflah
6. Berkawan dengan lingkungan yang baik
7. Reorientasi, share your dreams
8. Meroketlah dengan bahan bakar yang tepat dan partner yang tepat
9. Istiqomah, konsisten dengan segala kebaikan yang dilakukan
10. Disiplin
11. Bersyukur dan bersabar
12. Sebaik-baik mungkin beradaptasi

Yaa, dunia adalah arena pertarungan, makaaaa.. BERLOMBALAH! Berlombalah dalam kebaikan!
Fastabiqul khayrat yaa Akhi wa Ukhti.. u.u

Sabtu, 03 Mei 2014

Konsep Pendidikan dalam Rumah

Beginilah bapak mendidik kami di rumah...

1. Jadikan diri sebagai teladan untuk anak-anak

*Dari sisi agama,
Pegang selalu tauhidullah. Hanya Allah yang diEsakan.
Perbaiki selalu kualitas ibadah, baik yang wajib maupun yang sunnah.
Niatkan segala perbuatan untuk beribadah kepada Allah.
Selalu sedekah dan bermuamalah secara baik ke orang lain.

*Dari sisi keduniaan,
Kerja keras.
Disiplin.
Bijaksana.
Ikhlas.
Strong. Jgn lemah sama keadaan, apalagi sama orang lain.
Terampil.
Cekatan.
Berwawasan.


2. Jadikan rumah sebagai tempat paling nyaman untuk beribadah
Bapak membuat semacam spot tersendiri di ruang tengah untuk sholat malam, ngaji dan baca-baca buku. Ini cool lho. Di tengah kesibukannya yang padat, di tengah urusannya yang banyak dan ngejelimet. Selalu ada waktu untuk ibadah. Sholat pun tak ketinggalan untuk selalu berjamaah di masjid, kecuali kalau sakit. Energi utamanya adalah Allah. Yaa, ga ada yang lain.

3. Tebarkan selalu rasa cinta dan kasih
Bapak adalah sosok lelaki yang romantis. Rasa cinta dan kasih dituangkan dengan perlakuan tulusnya pada kami. Beliau menginginkan kami untuk selalu menjadi pribadi yang baik. Beliau punya cara tersendiri untuk mengungkapkan rasa cinta dan kasihnya pada kami. Itupun dilakukan berbeda kepada setiap anaknya. Salah satu cara sederhana yang dilakukannya adalah dengan membeli banyak hewan peliharaan. Tujuannya apa? Yaa, mendidik kami menjadi pribadi yang bisa bertanggung jawab dalam menjaga hewan. Harapan beliau, kami bisa meningkatkan rasa kepekaan dan rasa sayang kami kepada lingkungan sekitar. Termasuk pada hewan peliharaan.. Nice..

4. Menjadikan rumah sebagai pesantren
Ini yang paling hits di keluarga kami. Beliau punya visi untuk menjadikan kami tetap satu di surgaNya kelak. Beliau berharap kami bisa merasakan nikmatnya berkeluarga lagi ketika kami di surga kelak. Ini ga mudah, tapi selalu ada cara dan jalan, insyaaAllah.. :')
Bagaimana beliau menjadikan rumah sebagai pesantren?
a. Sesi diskusi
Di setiap syukuran ulang tahun anggota keluarga, selalu ada tausiyah ataupun diskusi yang berbobot yang tujuannya untuk reorientasi apa tujuan hidup di dunia. Taburan harapan dan kesan pesan merupakan hal yang biasa kami lontarkan saat sesi ini. Tak jarang kami meneteskan air mata dan saling memeluk. Yaap, mengharu biru.
b. Tahsin
Mulai bulan April 2014 lalu, bapak berinisiasi memanggil Ustadz Shofi untuk mengajarkan kami sekeluarga tentang Al Quran. Kami mulai tahsin dan saling membenarkan bacaan. Jika Ustadz Shofi berhalangan untuk hadir, maka bapak berinisiasi untuk tetap membuat forum tahsin.. Intinya, kami tidak boleh lepas dari Al Quran.Bapak ingin mendapatkan mahkota dan jubah di surga.. Beliau ingin anak-anaknya jadi penjaga, penghafal dan pengamal Al Quran.. :'))
*Btw, sekarang jam setengah 5 pagi, beliau sedang membuka pintu depan. Itu kebiasaan yang dilakukan saat adzan Subuh berkumandang. :')
c. Amalan sunnah
Ini yang seringkali beliau ingatkan pada kami. Persering melakukan amalan sunnah. Dan harus konsisten.. Amalan unggulannya adalah sedekah, dhuha dan sholat malam..Dan aku belum bisa sekonsisten beliau.. T.T


Yaa Allah, berkahilah setiap waktu yang ia miliki.
Kumpulkanlah kami kembali di dalam surgaMu kelak dengan keadaan sebaik-baiknya.

Jumat, 02 Mei 2014

HI.Dups

Dups dups dups..

Hi.Dups..

Dups, dups, dups..
Suara detak jantung..

Hi yakni high!

Suara jantung yang high..
Mohon maaf aku lancang menafsirkan, hi-dups..
Detak jantung yang ritmenya cepat.. :'D

Yaa, karena adrenalin terpacu dan terpicu.
Terpacu karena dinamika dan perubahan lingkungan yang memaksa kita untuk bertumbuh.
Memicu kreativitas yang spontan.

***
Yaa, jadii kalo ingin hidup yang lebih hidup, paculah adrenalinmu..
Hi-Dups! wkwkw

#random

Deep Inside

Hurting someone can be as easy as throwing a stone in the sea.
But do you have any idea how DEEP that stone can go??!

Mudah sekali memang untuk melukai hati seseorang.
Tapi kita ndak tau sedalam apa rasa sakit itu.

Kita sebagai manusia memang hidup bersosialisasi. Ini suatu hal yang lumrah.

Akan tetapi, ada konsekuensi yang harus kita terima.
Semakin banyak kita bergaul dan berinteraksi, kemungkinan menyakiti atau tersakiti akan semakin besar pula.
Berbanding lurus.

Nah..
Sedikit share ketika aku bercengkrama dengan adikku..
Setelah membaca quote di dua kalimat di atas, kami terdiam.
Serius, beneran diem. Saling tatap, tapi diem-dieman.
Mulai mencerna masing-masing.
Selang beberapa detik kemudian barulah kami berdiskusi..

Iyaya, dalem bangeet yaa kalo nyakitin orang.
Dan ga tau bakal sedalem apa itu sakitnya.
Iya, bahkan belum tentu termaafkan.
Kalo manusia ga ikhlas memaafkan, gimana?
Alhamdulillah kalo kita tahu kesalahan kita, kita bisa minta maaf langsung ke orangnya.
Kalo persoalannya kita nyakitin perasaan orang tapi kita ga tau atau ga sadar gimana?
Alias kita ga sengaja berbuat salah gitu?
Tapi orang yang kita sakitin ga dengan mudah memaafkan kita.
Itu gimana?

Terdiam..

Bingung..

Yaudah dek, kita banyak-banyak istighfar aja..
Semoga ga banyak orang yang sakit hati gara-gara kitaa..

*Kesimpulan tanpa dalil.. :'| #minimilmu


Kajian WMC 530 Bab NIKAH :"D

Dari sekian banyak pertemuan WMC 530, banyak hal yang diperbincangkan dan Alhamdulillah kaya akan makna. Salah satunya adalah pembahasan mengenai pernikahan. Yaaap.. Siapa yang tidak ingin menikah? Menyempurnakan setengah dien, dengan segala kegembiraan di dalamnya. Masyaa Allah.. :')

Dari sekian pembahasan, berikut aku ringkaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyiapkan dan membangun pernikahan...

1. Niat yang lurus dan beranikan diri untuk melamar atau memutuskan pilihan
Segala sesuatu berawal dari niatnya. Niat sebagai pemberat amal pahala atau tak ada nilai tambahnya, karena bernilai kosong? Niat yang lurus karena Allah. Inilah yang harus dikedepankan untuk menikah. Salah satu indikator menikah karena Allah adalah, tak terlalu mempermasalahkan dengan siapa kau akan bersanding. Percayakan semua hanya pada Allah saja. Bagi akhwat, memutuskan pilihan untuk menolah atau menerima harus dalam bimbinganNya, tak asal iya atau enggak.. Istikhoroh dan selalu mendekat padaNya adalah jalan yang bijak untuk menapaki hari-hari proses ta'aruf.
Niat itu letaknya di hati. Tak bisa direkayasa atau dibohongi. Sebaik atau seburuk apapun niat kita, Allah Maha Mengetahui. Semoga kita terhindar dari segala niat buruk. Aamiiin :)
Bagaimana kalo niat kita buruk sejak awal? Istighfar. Luruskan. Istiqomah dengan niat baik.
Bagaimana kalo niat kita yang awalnya baik malah bergeser menjadi buruk karena satu dan lain hal? Istighfar. Evaluasi. Luruskan. Istiqomah dengan niat baik.
Evaluasi niat merupakan salah satu hal yang perlu diulang setiap melakukan perbuatan. Jangan sampe sesuatu yang telah kita lakukan secara maksimal, ternyata tak ada nilainya di mata Allah. Yaa, karena bengkoknya niat kita. Naudzubillah..

2. Pantaskan diri di mata siapapun, utamanya Allah
Memantaskan diri alias mempersiapkan diri secara matang merupakan hal yang penting setelah kita meluruskan niat. Karena pernikahan begitu sakral, dan merupakan penyempurna setengah dien, maka harus ada persiapan dalam diri. Persiapan apa saja? Persiapan fisik, mental, finansial, ilmu, dll. Banyak hal yang harus dipersiapkan agar pasangan kita kelak nantinya tak menyesal telah memilih kita untuk menjadi pasangannya.. Yaaap, do the best version of you!
Berpikir, berbicara, berprilaku dengan sepantas-pantas yang kita mampu. Utamanya pantas di mata Allah.. Kepantasan di mata manusia akan mengikuti.. :)

3. Menikah dengan yang mau dan sekufu
Allah telah menjodohkan kita dengan seseorang yang memang sedari dulu ia adalah jodoh kita. Jadi, jangan khawatir. Enjoy your life. Karena jodoh pastilah Allah yang memberikan 'rasa mau' untuk menikah dengan kita.
Dan tentunya Allah telah memberikan jodoh yang sekufu. Pun di beberapa pernikahan terlihat ada yang 'jomplang', misal: suami jahat tapi istrinya baik, mungkin ini ujian yang Allah beri sebagai bentuk rasa sayang Allah kepada hambaNya.

4. Melanggengkan Interdependensi
Saling ketergantungan atau interdependensi adalah salah satu hal yang harus dibangun antar kedua pasangan. Tidak terlalu mandiri dan tak terlalu manja. Yap, sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Saling bergantung satu sama lain ini bermakna luas. Kalo seorang akhwat, menggantungkan ridho atau password ke surganya dengan cara mentaati suami dengan tulus ikhlas. Sedangkan sang suami menggantungkan diri dalam mengelola kehidupan pribadinya kepada istrinya. Saling bergantung, dan harus saling memahami bahwa ketergantungan adalah sesuatu yang lumrah dan harus dilanggengkan dalam kehidupan suami istri. Dengan saling bergantung ini, lahirlah kepercayaan dan keterikatan hati yang saling memahami satu sama lain. Sehingga benih-benih cinta selalu terpupuk dengan apik.

5. Menjaga keterikatan hati, keberduaan
Semua berawal dari hati. Jika hati antar suami istri belum terikat, lalu apalagi yang diharapkan? Hati antar pasangan harus terikat dengan cinta hanya padaNya. Kebersihan, kesucian, kelapangan, keikhlasan, ketulusan, kerelaan ini harus sama-sama dibangun dan diperjuangkan. Keberduaan yang melahirkan hati yang semakin terikat. Maka, tak perlu sungkan untuk selalu menemani pasangan dan meluangkan waktu untuk berdua saja, tanpa diganggu yang lain. Yeaah.. Momen keberduaan harus direncanakan dan selalu diagendakan. Quality time with your wife or husband! :3

6. Menantang suami, berarti memberikan lampu hijau
Salah satu hal yang diingat adalah, lelaki itu semakin ditantang, akan semakin melegalkan. Yaa, ibarat lampu lalu lintas, menantang suami berarti memberikan lampu hijau. Misal menantang untuk poligami, ya, dia mungkin akan melakukan..

Kamis, 01 Mei 2014

Sahabat Baru

'Berlari' dari satu kajian ke kajian lain.
Membaca dari satu buku ke buku yang lain.

Berusaha untuk mengilmui banyak ilmu yang Allah tebar di alam ini.

Kegundahanku semakin besar tatkala semakin banyak bertemu teman-teman kajian.
Semakin ingin mengilmui banyak ilmu.
Yaa.. Semakin gundah karena tak bisa fokus dengan hal-hal yang sedang kugeluti..

Mencoba untuk berimbang, tapi entahlah, apakah ini disebut dengan keseimbangan yang sesuai dengan syariatNya?!
Hanya Allah yang dapat menjawab..

***

Fokus.
Yaa, fokus pada kebaikan.
Fokus pada sesuatu yang menentramkan.
Fokus pada hal yang menenangkan.

Karena kegundahan dan kegelisahan adalah salah satu indikator adanya dosa.

***

Pelajari ilmu Al Quran dan sunnah.
Ini fokus utamanya.
Seorang sahabat baru menguatkan dan menegaskanku pagi ini.
Yaa, kami baru bertemu hari ini, tapi rasanya sudah klop.
Inikah yang dinamakan satu frekuensi?
35 tahun usianya. Masih kelihatan awet muda dan cantik.
Pandainya ia merawat hati dan diri..
MasyaaAllah :')

Senin, 28 April 2014

De-wasa

D.E.W.A.S.A

Dewasa itu pilihan..
Menua itu keniscayaan..

Mari menua dalam dewasa.

Ketika tak lagi terfokus pada ke-'akuan',
Ketika kekakuan bukan menjadi pemicu keretakan,
Ketika perbedaan tidak lagi menjelma menjadi kegelisahan,
Ketika tanggung jawab menjadi kebiasaan,
Ketika kebaikan menjadi pilihan tunggal,
Ketika mata tak hanya difungsikan untuk melihat alam dunia,
Ketika situasi tak lagi dijadikan kambing hitam,
Ketika amarah tak mudah meluap,
Ketika ego saling bersesuaian dengan logika,
Ketika kasih sayang tak dibangun di atas kesemuan nalar manusia,

Itukah dewasa menurutmu?

Jumat, 25 April 2014

Go Out There and Get a Life!

Enjoy your life..
Get out from your comfort zone!
Just move on, guys..

***

Ketika dunia baru mulai menyapamu..
Aaah, rasanya, excited bung!
Jadi seneng senyum-senyum. Hehe..

Dunia baru
Tantangan baru
Lingkungan baru
Insight baru
Semangat baru
Pemikiran baru

Serba baru

***

Ketika mencoba membuat hidup lw lebih menarik, rasanya... MENYENANGKAN Bung!
Ndak ada keceriaan tanpa kelapangan hati
Kebahagiaan menapakkan kakinya di hati
So... Jaga terus hati ini supaya tetap merah merekah.. #apadeh #random :3

Senin, 21 April 2014

Wkwk

Hits abis ini!
#NyanyianSombong, ckck

L.O.V.E


Rasa :3

Di suatu kantin sekolah, telah berkerumun puluhan siswa-siswi yang ingin mengisi perut setelah pelajaran pertama yang melelahkan. Yaa, melelahkan karena harus berkutat dengan mata pelajaran matematika. Belajar memang menyenangkan. Akan tetapi, logika tak akan maksimal dipakai jika tak ada logistik. Yaaa.. Kantin sekolahlah tempat pertama yang dikunjungi siswa-siswi... 

A: Bro, makan nyok. Perut gw laper parah nih..
B: Hayuk, tancap bro..

Saling merangkul dan berjalan santai ke kantin adalah gaya yang biasa dijumpai di sekolah ini.

A: Bro bro, lw mau makan apa? Gw mau makan berat aaah~
B: Apa ya bro? Gw udeh makan sih tadi di rumah. Tapi gw khawatir cacing-cacing di perut pada demo kalo gw ga kasih cemilan sekarang. Gw beli mie aja deh bro.. Lw mau apa bro?
A: Mmm.. Gw makan nasi goreng aja bro. Pake telor, udang ama bakso. Komplit plit plit..
B: Banyak juga lauknya, gw boleh dong icip-icip nanti?
A: Yoii, buat lw apa sih yang enggak bro. Inilah guna sohib.. Wkwkwk..
B: Tengkyu bro..
A: Eeh, lw jadi pesen apaan?
B: Pan tadi gw udah bilang, pesen mie bro.
A: Rasa apaaah?
B: Rasa yang dulu pernah ada bro *sambil nangis dipojokan, wkwkwk


#Isheeng.. :D

Pelajaran Hari Ini u.u

Limbung...
Yaa, itu tadi yang dirasa setelah setuju dengan kesepakatan tukang emas..

Mendatangi dua toko emas untuk dikomparasikan.
Satu pribumi punya, satu non pribumi punya, sebut saja cina..

Pagi ini diamanahkan untuk lindung nilai titipan yang ALLAH kasih ke babeh.
Tapi nampaknya ada penyesalan yang mendalam.
Fatal bagi anak ekonomi salah analisis perhitungan.
Maluu u.u

***
Pelajaran hari ini:
1. Investasi sesuatu pake logika, jangan andalkan intuisi kalo belum ahli
2. Hitung dengan cermat dan jangan lupa benchmark dengan standar yang ada
3. Pilih mitra bisnis pribumi
4. Baca basmallah di awal invest dan hamdallah di akhirnya

Learning cost gewe hari ini besar broh!

Keep moving, yeaah! ^^9 

Senin, 31 Maret 2014

:')

Use your SMILE to CHANGE the world!
Don't let the world change your smile!

***

Ibnu Qayyim Al Jauziyah dalam Al-Fawaid menuliskan, ada sepuluh perkara yang tidak bermanfaat. Apa sajakah itu?

1. Ilmu yang tidak diamalkan
2. Amal yang tidak ikhlas
3. Harta yang tidak dipersembahkan kepada akhirat
4. Hati yang tidak mencintai ALLAH
5. Badan yang tidak taat dan tidak mengabdi padaNYA
6. Kecintaan yang tidak diridhoi ALLAH dan tidak dalam menjalankan perintahNYA
7. Waktu yang terbuang, yang tidak digunakan untuk mengetahui dan mendekatkan diri kepadaNYA
8. Pemikiran yang berputar-putar pada sesuatu yang tidak bermanfaat
9. Pengabdian yang tidak mendekatkan diri kepadaNYA, tidak juga mendapatkan kemaslahatan bagi dunia
10. Rasa takut dan berharap kepada orang. Padahal nasib orang di tangan ALLAH. Orang itu sendiri tidak memiliki untuk dirinya bahaya, manfaat, kematian dan kehidupan kecuali dengan izin ALLAH..

Biidzinillah :'))


Sabtu, 29 Maret 2014

u.u

Stupid guys keep #learning

Beberapa hari terakhir menikmati saat-saat berpetualang dengan si biru. Angkot. ^^..
Bukan karena bosan dengan si michan, tapi.. perlulah ya memberi nafas ke si michan.. hehe..

Balik dari kampus. Macet. Hujan. Cucoklah naik angkot..

Ada yang unik. Angkot ini cukup penuh. Aku tempati tempat favorit di angkot. Yap, di samping pintu belakang. Karena kalo ada apa-apa, bisa langsung lompat (*efek pernah ditodong mas2 waktu jaman SMA) Preventif lah yaa u.u

Uniknya, malam kemarin ada 3 pengamen yang masuk ke angkot..
Kloter pertama, mas2 dengan tampang lumayan serem, tato di leher dan tangan, tindik di beberapa tempat, baju hitam-hitam, usianya mungkin lebih tua dari aku, badan tinggi tegap dan kurus, serta bersuara keras, sangat keras.
Kloter kedua, dua adik kecil usia sekitar 13 tahun dan 11 tahun. Menyanyi dengan penuh semangat dan menebar senyum serta tatapannya polos..

Akhirnya iseng aku ngobrol sama si adik-adik ini. Kristian dan Fikri, kakak beradik yang tinggal di sekitaran Margonda Depok. Mereka polos. "Kak, aku sih sukanya lancar, ga suka macet. Tapi pengamen yang lain suka kalo macet. Mereka muka dollar banget." kata si Krisna. "Muka dollar? Apa tuh?" tanyaku. "Matre kak, mikirin duit mulu."

Itulah realitanya..
Masyarakat kita, entah dari kelas mana, lebih suka dengan uang.
Bahkan anak kecil pun bisa menilai.

Lebih baik macet, bisa dapet uang,
Tapi merelakan waktu orang lain berlama-lama meninggalkan rumah, menahan rasa kangen dengan keluarga..
Aaaah.. Depok.. Ini baru di Depok. Gimana di Jakarta.

Gimana di Bekasi, gimana di Bogor, gimana di Tangerang dan gimana di Cianjur?
#KotaMegapolitanBaru

***

Keep learning ^^,


Marii belajar bagaimana mendistribusikan aliran dana dengan baik.
Bukan lagi skala rumah tangga.
Bukan lagi skala satu RW.
Bukan lagi skala satu kota.
Bukan lagi skala satu provinsi.
Tapi skala nasional.
Dan harus siap bersaing di dunia global..
Yeaaah! Nice..

Minggu, 16 Maret 2014

Indahnya doa ini :')


اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
“Ya Allah, Engkaulah Tuhan-ku. Engkau telah menciptakan aku. Akulah hamba-Mu dan aku berdasarkan janjiku kepada-Mu selama aku mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan sesuatu yang telah aku kerjakan. Aku akui kepada-Mu nikmat-Mu atasku dan akui dosaku kepadamu. Karena itu, ampunilah dosaku. Sesungguhnya tak ada yang mengampuni dosa, kecuali Engkau”.

Masuk ke daftar doa favorit.. :))
Indaaah..
Penghambaan atas Dzat yang ghaib.
Dzat yang hanya kepadaNYA kita berpasrah.. :')

Panggung Dunia Part 2

Edisi panggung dunia part 2 ini tak lagi membahas politik. Terkait ekonomi yang akan dibahas..

13 Maret 2014, di Balairung UI. Dihadiri sekitar 1000 peserta dari berbagai kota di Indonesia. Hadir pula tokoh-tokoh entrepreneur yang siap membagikan ilmu dan pengalaman yang dipunya.
MasyaaALLAH.. Disempatkan hadir di acara yang belum pernah kau hadiri sebelumnya. Amaze!

Seminar ini ada 3 sesi, dan akan muncul di TVRI. *Salah satu stasiun TV Indonesia yang aku masih respek dengannya. Mending nonton TV kabel yang lebih luas pembahasannya dan berimbang.. Lebih bisa dijadikan rujukan sembari rujakan. Hehe..

Oke, fokus ke isi dari seminar ini ya..

SESI 1

A. Kemampuan apa yang harus dipunya entrepreneur?
*Kejujuran
*Mental semangat pantang menyerah
*Kreativitas akal dalam mencari jalan keluar
*Pikiran jangka panjang alias visioner

B. Bagaimana bertahan terhadap 'goncangan' dalam dunia bisnis?
* Selalu hadirkan ruh dan hati yang punya kredibilitas dan cinta
* Bersikap dan berpikir dengan kapasitas, tapi harus tetap humble
* Jangan pernah merendahkan sesuatu
* Pertajam ilmu berkomunikasi dan perluas jaringan
* Wirausaha bukan hanya dalam bisnis, maknanya luas
* Berpikirlah untuk menjadi seorang yang profesional, maka akan terbentuk pribadi yang profesional
* Selalu memberikan yang terbaik yang di bisa
* Milikilah nilai, atas apapun. Atas diri, atas waktu, atas lingkungan, atas produk atau jasa yang dimiliki
* Berusaha membangun diri agar semakin berharga. Berharga di mataNYA. Mulai dengan rasa syukur

C. Kiat menjadi wirausaha?
* Meyakini bahwa tujuan dan niat kita adalah benar. Hidup hanya sekali, maka jadilah orang yang berarti.
* Memiliki perencanaan yang baik
* Mempunyai capaian atau target yang terukur (ex: SDM, financial, market share,...)
* Memiliki kemampuan berstrategi
* Memiliki kapasitas bekerja dalam tim. Semakin baik atau solid tim kita, maka bisnis akan semakin cepat melesat
* Smart secara personal. Yakni pandai menjadi seorang yang profesional
* Bersungguh-sungguh. Yaa.. Siapa yang bersungguh-sungguh, dia kan berhasil

D. Bagaimana caranya menjadi entrepreneur yang 'Tangguh, Berkarakter dan Berdayaguna'?
* Miliki mindset yang tepat sebagai entrepreneur
* Miliki kemampuan untuk selalu bangkit
* Miliki kemampuan berinovasi
* Miliki kemampuan daya menyerap ilmu yang baik
* Entrepreneur harus punya 'naskah proklamasi'. Seperti Soekarno dan pemuda lain zamannya dalam membangun negeri ini.
* Miliki sikap mental sukses, yang menggerakkan kita untuk selalu bergerak. Memotivasi kita untuk selalu menjadi pribadi yang dinamis.
* Kembangkan kemampuan manajerial, memimpin, dan kemampuan bersosialisasi
* Miliki kemampuan adaptasi. Perubahan itu wajar. Seberapa cepat kita beradaptasi terhadap perubahan inilah yang menjadi poinnya. Munculkan dan ciptakan momentum dan peluang..
* Berkarakter Indonesia, berbisnis bukan untuk kesenangan Indonesia. Tapi untuk memajukan negeri. Menyejahterakan rakyat. Spt ASTRA yang memiliki salah satu goalsnya 'menjadi aset berharga untuk nusa dan bangsa' (NICE!). Intinya, bervisi besar. agar tak goyah dengan hal-hal kecil yang remeh temeh. Skalanya nasional, bahkan internasional. Yap, mendunia!


SESI 2

Pemuda : usia antara 16-30 tahun. Jika dilihat dari ukuran usia. Tapi sebagian mendefinisikan pemuda adalah orang yang mampu dan berani dalam mengambil sikap, tekun dan teliti atas apa yang dikerjakan, bermental tangguh dalam menghadapi hidup, dan mampu bersaing dengan pemuda lainnya.

A. Bagaimana menumbuhkan entrepreneur di Indonesia?
1. Lakukan penyadaran secara massal, bahwa berwirausaha adalah salah satu cara yang dapat meningkatkan ketahanan ekonomi dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
2. Lakukan pelatihan dan pembimbingan secara rutin atau reguler. Pelatihnya pun harus dari pelatih yang kompeten di bidangnya.
3. Pemberdayaan. Semangat untuk memberdayakan apapun yang 'tumbuh' di Indonesia merupakan modal yang harus dikembangkan dan ditularkan kepada seluruh entrepreneur.

B. Bagaimana agar loyalitas bangsa di bidang ekonomi tetap tumbuh?
1. Yakini bahwa kemerdekaan adalah salah satu modal untuk dapat berwirausaha
2. Lihat, pelajari dan pahami berapa banyak aset yang telah dibeli oleh orang atau negara asing. Apakah termasuk aset yang strategis? Apakah masih ada aset strategis yang tersisa untuk dikembangkan oleh bangsa Indonesia? Apakah masih banyak kekaayaan yang dapat dinikmati oleh anak cucu kita kelak? Atau mereka akan menjadi miskin di negara yang kaya akan keberkahan ini?
3. Cintai produk Indonesia. Cintai dengan cara membeli produk Indonesia.
*Membela bangsa, inilah semangat dan karakter pengusaha yang harus dibangun.
Asah terus karakter kita.
Ketika kita kehilangan harta, maka kita tidak kehilangan sesuatu, karena harta masih bisa dicari
Ketika kita sakit, maka kita kehilangan sesuatu, karena sehat mahal harganya
Tapi ketika kita kehilangan karakter, maka kita kehilangan segalanya :'|

SESI 3

"Menjadi Pengusaha yang Berdaya Saing Internasional"
Judul sesi 3 ini mengingatkanku pada impian saat di bangku kuliah..
Aaaah.. Kangen dengan mimpi-mimpi lama.. BISMILLAH! ^^

Sukses adalah sebuah perjalanan. Nikmatilah...
Guys.. Always Growing UP!

1. Love your parents
2. You cannot have your youth again
3. Honour your time and talents
4. Believe in you
5. Push your friends (Berjamaah dalam berbuat baik)
6. Surround yourself
7. Educate yourself
8. Your day: 80% proactive, 20% reactive
9. Force yourself to shine
10. Inspiration (Ini dicari, tak datang dengan sendirinya)
11. Aspirin or vitamin? (Ini pilihan dalam hidup, mau jadi aspirin atau mau jadi vitamin?) 22nya oke.
12. Disrupt (Do the BIG things! Jadilah penentu arah bisnis)
13. Execute (Eksekusi dengan sebaik2nya)
14. The A team (Kenali potensi individu dalam tim. Arahkan. Dan jadilah tim terbaik)
15. Scale (Tentukan skala bisnis)
16. A life of meaning is better than a life of wealth  (Ikuti passion, jangan di drive sama duit)
17. It's good to fail (Beri ruang 'legowo' untuk hasil terburuk, yakni kegagalan. Dan ini hal biasa!)
18. Your key to success and happiness : SHARING (tugas pengusaha adalah membagi ilmu, talenta, visi, inspirasi, dll) -> NICE :')

***

Banyak hal yang didapat saat seminar.
Dan menjadi PR untuk dijalankan.
Yaa..
Buat apa ALLAH memberi kesempatan hadir di seminar itu kalo pada akhirnya tiada yang diaplikasikan?
Satu insight positif dari seminar itu ialah, ketika kita mendefinisikan diri kita sebagai pengusaha, itu berarti kita siap untuk mengembangkan diri. Karena pengusaha berkawan dengan kebebasan. Ya, kebebasan dalam menentukan arah hidupnya. Dan ga ada modal yang pantas dijadikan modal, selain ALLAH..

Semangat untuk berbuat lebih!
Semangat untuk belajar!
Semangat untuk menantang diri!
Semangat untuk maju!

Yaaap.. Karena semangat tak hanya sekedar semangat.
Ia harus terarah dan terbimbing..*\^^/*

Panggung Dunia

Merinding! Merinding sangat!
Mendengar riuhnya semangat saudara-saudari saat berkampanye di GBK kemarin.

Bukan diri ini segan untuk hadir.
Tapi ketidaksanggupan menolak ajakan orang tua hadir dalam sebuah acara menjadi alasan utamanya.
Yaa.. Kita yang memilih jalan, tapi teteeeup ALLAH yang tetapkan keputusanNYA.
Tetaplah riang atas apa yang terjadi.
Cukup ambil hikmahnya dan berdiri kokoh atas setiap keputusan.
Jangan hadirkan penyesalan. Karena itu *mungkin* datangnya dari setan.

***

Kemarin, 16.03.14
Aku deklarasikan sebagai hari berkabungnya para 'mafia politik'.
Kenapa? Yap, karena aku tetapkan hari kemarin sebagai hari aku 'berhijrah'.
Ada satu orang lagi yang akan melek politik, insyaaALLAH..
Dari apatis, aku coba shifting pemikiranku untuk terbuka dengan politik.
Politik yang aku pernah bilang 'abu-abu' dengan segala kebaikan dan noda kotor di dalamnya.
Sekarang aku coba untuk tidak menuntut 'kesempurnaan' dalam dunia politik.
Beratus kali aku mencari kesempurnaan, maka ribuan kekecewaan yang akan didapat.
Yaaap, sejatinya kesempurnaan hanya milik ALLAH.
FOKUS saja pada KONTRIBUSI.
Bro, sist... Apa yang bisa lw sumbangin untuk rakyat?!

***

Politik itu manis..
Karena kekuasaan yang ingin diraih bukan untuk menuruti kepuasan pribadi atau golongan.
Kekuasaan ada untuk menyejahterakan orang banyak. Membahagiakan segenap rakyat yang masih tetap setia berbangsa dan bernegara Indonesia.
Bukan sebatas individu saja kita berbicara.
Tapi lintas individu.
Bukan sebatas golongan saja.
Tapi antargolongan.
LUAS. DALAM. Dan STRATEGIS!

***

Yang harus kita tahu sekarang adalah PETA POLITIK yg seperti apa yang sedang dimainkan di panggung dunia ini. Kenali, pelajari, dan analisis.
Beri ruang untuk diri agar bisa ikut berkontribusi.
Yeah.. Keberpihakan itu suatu kewajaran dan keniscayaan.
Lalu, untuk apa lagi kau menunggu?
Karena momentum harus dibuat.

***

Politik yang BERSIH!
Itulah cita-cita setiap insan yg berbudi pekerti luhur.
Dan ini ga akan hadir secara tiba-tiba.
Harus DIUPAYAKAN!
Harus DIUSAHAKAN!
Harus DIPERJUANGKAN!

***

Politik yang bersih berarti menjunjung tinggi namanya INTEGRITAS (Amanah dan kejujuran)..
Mudahkan nilai ini dibawa di panggung politik?
Nampaknya tidak mudah.
Tapi tidak sulit juga ketika kita berjamaah mengupayakan kebaikan ini.

Yaa.. Perspektif kita harus digeser ketika kita selalu fokus pada poin-poin yang negatif.
Jika hal negatif muncul. Positifkan.
Jika masalah hadir, fokus pada solusi.
Jika perpecahan membudaya, fokus pada persatuan.
Sejatinya kita diciptakan untuk menjadi manusia yang hybrid.
Penuh dengan pencampuran. Kita hargai perbedaan.
Kita wajar melihat keragaman.
Itulah panggung politik. Panggung dunia yang banyak diperebutkan orang.
Atas nama kedamaian dan kesejahteraan.
Kita harus bangkit sebagai insan muda yang melek akan politik.

:) Bersemangat dalam melangkah.
Karena langkah besar nanti ditentukan oleh langkah kecilmu hari ini.
Yeah.. Selamat berjuang di panggung politik!! ^^V


Rabu, 12 Maret 2014

Warna Warni Kehidupan

Senyum-senyum sendiri ketika mulai nulis ini..
Hehe..
#apasih #gajelas :D

Kehidupan yang warna warni dan dinamis.
Aku suka..

Suka sekali dengan ketidakteraturan.
Yaaaps.. Rutinitas terkadang menjebakmu dalam kejenuhan.

Akan tetapi waktu luang bisa menjauhkanmu dari kata disiplin.
Tapi enaknya, kau bisa berkreasi menentukan kemana kaki ini akan melangkah.
Kau bisa tentukan kepada siapa hati ini akan tersenyum, hehe..

Silih berganti mereka hadir di hidupmu.
Yap..
Nikmati saja setiap proses kehidupan..
Karena di ujung nanti akan ada kebahagiaan.
Kebahagiaan setelah berlelah-lelah menatap indahnya hidup.
Cukup tebarkan cinta dan kasih semampu yang kita bisa.
Tambah terus energi positif yang sudah ALLAH titipkan.
Berkabunglah ketika mood mu sedang turun.
Berarti kau kalah dengan keadaan.
Bangkitlah dengan rasa kebebasan di antara sekian banyak keterbatasan.

\^__^/

***

Hari esok akan jauh lebih menyenangkan dari hari ini..
#AfirmasiPositif 

Do'a :')

Yaa RABB, ampunilah segala cacat yang ada ketika kami menghamba padaMU :')

Bimbing kami selalu dalam jalan kebaikan. Jalan lurus menuju jannahMU.. :')

:))

Setiap orang pastilah punya preferensi masing-masing.
Lalu?
Salahkah ketika aku memilihmu? Wahai mimpiku..
*Tak ada yang salah ketika tanggung jawab memikul setiap konsekuensi telah melekat dalam diri..

Berujar tentang mimpi..
Tak perlu banyak berangan-angan kosong.
TAKE ACTION!

Bersinergilah dengan alam..
Berbagi dengan kehidupan yang ceria ini..

Fa..
Berprestasilah.
Jangan melempem.
Apa progress mu hari ini?

-Bapak-

***

Ketika seorang ayah jadi coach mu
Tanpa sadar menanamkan kebaikan yang engkau sendiri bingung mendefinisikannya
Itulah kasih sayang
Ayah yang tak egois akan kesuksesannya
Beliau berusaha menularkan pada anak-anaknya
Kaukah itu yang ada di mimpiku?
Yaa.. Ayahku sang juaranya! :)