Masa lalu hanya bayangan
Melukis seribu tanya yang tak terjawab
Kau berpacu di batas waktu
Mengejar hari-hari yang tak terjawab
Masa kini adalah kenyataan
Mengukir sejuta cita dan kita
Yang harus terpatri dalam diri
Tak pernah usang kuraih
Masa depan...
Total Tayangan Halaman
Minggu, 01 Desember 2013
Sabtu, 23 November 2013
^^
Jika orientasi bukan lagi hanya sekedar untuk puaskan diri sendiri,
mungkin hakikat kebebasan telah melekat di hati,
tanpa disadari..
Jeritan Rakyat Jelata
Kami, para rakyat jelata, hanya bisa menjerit
Tak mampulah kami berbuat sekehendak hati
Tak mampulah kami tentukan mana yang terbaik untuk negeri
Ya, kami hanya bisa menjerit
Kami menjerit bukan tanpa alasan
Alasan kami jelas!
Kami menjerit atas nama kebebasan
Dunia kami terwarnai
Dunia kami ternoda
Kami terdikte oleh ketidakadilan
Kami tunduk dalam kedzholiman
Dan, kami hanya bisa menjerit
Menjerit dalam diam
Tak berdaya di bawah kaki penguasa
Kami bukan bebek
Kami bukan pengekor
Kami punya jiwa
Kami punya rasa
Kami tak bisa hidup berlarut seperti ini
Kami tak bisa hidup dalam dunia yang dirancang oleh orang lain
Enyahlah impian
Enyahlah kebaikan
Kami hanya bisa menjerit
Jeritan tanpa gaung kebebasan
Ya, kami terkurung
Terkurung dalam kehinaan dunia
Pun kami lupa, siapa yg memesankan dunia ini untuk kami :'3
Tak mampulah kami berbuat sekehendak hati
Tak mampulah kami tentukan mana yang terbaik untuk negeri
Ya, kami hanya bisa menjerit
Kami menjerit bukan tanpa alasan
Alasan kami jelas!
Kami menjerit atas nama kebebasan
Dunia kami terwarnai
Dunia kami ternoda
Kami terdikte oleh ketidakadilan
Kami tunduk dalam kedzholiman
Dan, kami hanya bisa menjerit
Menjerit dalam diam
Tak berdaya di bawah kaki penguasa
Kami bukan bebek
Kami bukan pengekor
Kami punya jiwa
Kami punya rasa
Kami tak bisa hidup berlarut seperti ini
Kami tak bisa hidup dalam dunia yang dirancang oleh orang lain
Enyahlah impian
Enyahlah kebaikan
Kami hanya bisa menjerit
Jeritan tanpa gaung kebebasan
Ya, kami terkurung
Terkurung dalam kehinaan dunia
Pun kami lupa, siapa yg memesankan dunia ini untuk kami :'3
Jumat, 22 November 2013
Man Jadda Wa Jadda
Man Jadda Wa Jadda..
Siapa yang BERSUNGGUH-SUNGGUH, dia kan BERHASIL!
Pepatah yang sering kali didengar
Pepatah yang sering kali diagungkan
Tapiii, sayang jika tidak dimaknai secara mendalam,
Bisa jadi nilainya menjadi turun
- Bagaimana kesungguhan kita dalam merumuskan niat ?
- Bagaimana kesungguhan kita dalam beramal ?
- Bagaimana kesungguhan kita dalam menjauhi dan meninggalkan maksiat ?
- Bagaimana kesungguhan kita dalam mendekati Sang Khaliq ?
- Bagaimana kesungguhan kita berbuat baik dengan sesama ?
- Bagaimana kesungguhan kita dalam berperan sebagai anak/ayah/ibu ?
- Bagaimana kesungguhan kita dalam mengisi waktu dengan kebaikan ?
- Bagaimana ... Bagaimana ... dan bagaimana ...
Yuk mari kita mengisi setiap kesempatan yang ALLAH berikan dengan kesungguhan.. ^^9
Karena penyesalan selalu ada di akhir
Dan jangan sampai kita beri ruang untuk menyesal
Artinya, lakukan semua dengan usaha terbaik
Hasilnya?? Hanya ALLAH yang berhak berikan ketetapanNya
#Man Jadda wa Jadda!
Siapa yang BERSUNGGUH-SUNGGUH, dia kan BERHASIL!
Pepatah yang sering kali didengar
Pepatah yang sering kali diagungkan
Tapiii, sayang jika tidak dimaknai secara mendalam,
Bisa jadi nilainya menjadi turun
- Bagaimana kesungguhan kita dalam merumuskan niat ?
- Bagaimana kesungguhan kita dalam beramal ?
- Bagaimana kesungguhan kita dalam menjauhi dan meninggalkan maksiat ?
- Bagaimana kesungguhan kita dalam mendekati Sang Khaliq ?
- Bagaimana kesungguhan kita berbuat baik dengan sesama ?
- Bagaimana kesungguhan kita dalam berperan sebagai anak/ayah/ibu ?
- Bagaimana kesungguhan kita dalam mengisi waktu dengan kebaikan ?
- Bagaimana ... Bagaimana ... dan bagaimana ...
Yuk mari kita mengisi setiap kesempatan yang ALLAH berikan dengan kesungguhan.. ^^9
Karena penyesalan selalu ada di akhir
Dan jangan sampai kita beri ruang untuk menyesal
Artinya, lakukan semua dengan usaha terbaik
Hasilnya?? Hanya ALLAH yang berhak berikan ketetapanNya
#Man Jadda wa Jadda!
Gaya
#Setiap insan terpapar gaya
Gravitasi, membuat jasad kita menempel setia, seakaan tak mau lepas dari bumi
Levitasi, membuat jasad kita melayang bebas, sekaan terbang di udara
***
Adakalanya, gravitasi membuatmu merasa 'jatuh'. Seperti apel yang jatuh dari pohon
Adakalanya, levitasi membuatmu merasa 'tinggi'. Seperti elang yang gagah kepakkan sayapnya
***
Biarkan gaya menjalankan tugasnya, tapi tetap kita yang harus pandai mengontrol diri
Jangan menyerah dengan gravitasi, bangkitlah ketika jatuh!
Jangan kalah dengan levitasi, merunduklah jika ketinggian membuat kita terlena!
*YOU give me so much of YOU ^^,
karena pada dasarnya segala yang kita rasakan tak ada yang abadi..
ALLAH yang kuatkan, ALLAH yang lemahkan
DIA lah sebaik-baik penggenggam kemuliaan..
Gravitasi, membuat jasad kita menempel setia, seakaan tak mau lepas dari bumi
Levitasi, membuat jasad kita melayang bebas, sekaan terbang di udara
***
Adakalanya, gravitasi membuatmu merasa 'jatuh'. Seperti apel yang jatuh dari pohon
Adakalanya, levitasi membuatmu merasa 'tinggi'. Seperti elang yang gagah kepakkan sayapnya
***
Biarkan gaya menjalankan tugasnya, tapi tetap kita yang harus pandai mengontrol diri
Jangan menyerah dengan gravitasi, bangkitlah ketika jatuh!
Jangan kalah dengan levitasi, merunduklah jika ketinggian membuat kita terlena!
*YOU give me so much of YOU ^^,
karena pada dasarnya segala yang kita rasakan tak ada yang abadi..
ALLAH yang kuatkan, ALLAH yang lemahkan
DIA lah sebaik-baik penggenggam kemuliaan..
Senin, 18 November 2013
Minggu, 17 November 2013
:')
Anda sedang mengendarai motor di tengah malam bersama dengan sang istri. Di tengah jalan Anda melihat dua orang sedang menunggu kedatangan angkot:
1. Seorang nenek tua yang sangat lapar
2. Seorang dokter yang pernah menyelamatkan hidup Anda sebelumnya
Anda hanya bisa mengajak satu orang untuk dibonceng, siapakah yang akan Anda ajak? Dan jelaskan mengapa Anda melakukan itu?
***
Inilah salah satu studi kasus dalam seleksi penerimaan karyawan di salah satu perusahaan besar di Indonesia. Dari sekitar 2000 pelamar, hanya satu orang yang diterima setelah menjawab pertanyaan di atas.
Apa jawabannya?
Berikut jawaban singkatnya...
"Saya akan memberikan kunci motor saya kepada sang dokter dan meminta dia untuk membawa nenek tua tersebut untuk ditolong segera. Sedangkan saya sendiri akan tetap tinggal di sana dengan kekasih hati untuk menunggu angkot."
See? Nurani memainkan perannya di sini.. :')
1. Seorang nenek tua yang sangat lapar
2. Seorang dokter yang pernah menyelamatkan hidup Anda sebelumnya
Anda hanya bisa mengajak satu orang untuk dibonceng, siapakah yang akan Anda ajak? Dan jelaskan mengapa Anda melakukan itu?
***
Inilah salah satu studi kasus dalam seleksi penerimaan karyawan di salah satu perusahaan besar di Indonesia. Dari sekitar 2000 pelamar, hanya satu orang yang diterima setelah menjawab pertanyaan di atas.
Apa jawabannya?
Berikut jawaban singkatnya...
"Saya akan memberikan kunci motor saya kepada sang dokter dan meminta dia untuk membawa nenek tua tersebut untuk ditolong segera. Sedangkan saya sendiri akan tetap tinggal di sana dengan kekasih hati untuk menunggu angkot."
See? Nurani memainkan perannya di sini.. :')
Sabtu, 16 November 2013
#1
Kembali bercengkrama dengan adik-adik di Panti. Sukses besar membuatku teriris. Seperti luka ditetesi lemon. Periiih!! >.<
Perih di kala mengingat kesia-siaan yang nyata saat aku membersamai mereka, orang tuaku. Banyak waktu terbuang tanpa pedulikan makna. Banyak energi terkuras tanpa menyertakan ridho mereka.
Selama kesempatan masih digenggaman... Koleksilah senyuman-senyuman terindah mereka :')
LOVE YOUR PARENTS!
WE ARE SO BUSY GROWING UP.
WE OFTEN FORGET THEY ARE ALSO GROWING OLD!
Jangan kikis rasa kasih dan sayang ini terhadap mereka Yaa RABB...
Pelihara cinta ini dalam balutan cinta terindah :')
Jumat, 20 September 2013
Materi Petang
Materi petang kali ini membahas tentang dzikir.
Bagaimana kah dzikir yang sempurna?
1. Dzikir yang BANYAK
yakni berdzikir sesuai dengan dzikir yang dicontohkan Rasul di sepanjang ia menjalani hari.
2. Dzikir yang memadukan antara LISAN dengan HATI
berusaha meresapi makna dari dzikir yang kita lantunkan dengan lisan. Sampai teteskan air mata, sebagai tanda pemaknaan yang mendalam.
3. Dzikir yang mengiringi SELURUH AMALAN
Saat shaum, tetep dzikir. Saat sedekah, slalu dzikir. Saat shalat, dzikir mendalam.
***
Beda dzikir dengan do'a adalah dzikir berisi pujian-pujian memuliakan ALLAH, sedangkan do'a umumnya permintaan atau permohonan kita atas hajat yang kita inginkan.
Bagaimana kah dzikir yang sempurna?
1. Dzikir yang BANYAK
yakni berdzikir sesuai dengan dzikir yang dicontohkan Rasul di sepanjang ia menjalani hari.
2. Dzikir yang memadukan antara LISAN dengan HATI
berusaha meresapi makna dari dzikir yang kita lantunkan dengan lisan. Sampai teteskan air mata, sebagai tanda pemaknaan yang mendalam.
3. Dzikir yang mengiringi SELURUH AMALAN
Saat shaum, tetep dzikir. Saat sedekah, slalu dzikir. Saat shalat, dzikir mendalam.
***
Beda dzikir dengan do'a adalah dzikir berisi pujian-pujian memuliakan ALLAH, sedangkan do'a umumnya permintaan atau permohonan kita atas hajat yang kita inginkan.
Jumat, 06 September 2013
Girls Only part 2 ^___^
Pertanyaan yang agak nyentil untuk kita sbg peyempuaan, hihi..
Pertanyaan ini aku lontarkan kpd Ketua PP Salimah taun ini saat ngumpul Forum Akhwat di kantor..
Kurang lebih begini,
Sy ga bisa memungkiri bahwa kita sebagai perempuan pernah merasakan hasad atau iri. Entah kepada lawan jenis atas segala pencapaian dan ketidakterbatasan yang mereka miliki. Selain itu, kita juga pernah rasakan gimana iri dengan teman2 yang menurut kita lebih dari kita. Apa yang harus kita lakuin agar ngerem perasaan iri ini?
***
Si ibu teh ngejawabnya dg cerita sahabat. Yg selalu memaafkan dan mendoakan orang lain ketika akan tidur.. :')
Lalu, ibunya melanjutkan.. Intinya ketika kita merasa iri dg orang lain, itu merupakan cerminan bahwa kita belom bersyukur dg apa yang kita punya. Kuncinya adalah ikhlas menerima apa yg ada dan terjadi pd diri kita. Segala bentuk kejadian atau apapun pastilah ujian dari Allah, bagaimana kita bereaksi, itulah yang akan dinilai oleh Allah.
Stop iri untuk hal yang tidak pantas kita iri padanya.
***
Semangart akhwatfillah, yakinlah, sesungguhnya masih banyak tantangan lain dan fenomena lain yang harus kita prioritaskan untuk dipikirkan selain rasa iri dengan saudara atau saudari sesama muslim.
Akan tetapi hal ini perlu kita waspadai, jangan sampe iri yang termasuk penyakit hati ini menjadi sesuatu yang mengganjal kita dalam berbuat..
***
Resep Rasulullah..
Melihat yang lebih rendah lah jika urusan dunia. Tapi lihatlah yang lebih tinggi jika urusan akhirat :')
Pertanyaan ini aku lontarkan kpd Ketua PP Salimah taun ini saat ngumpul Forum Akhwat di kantor..
Kurang lebih begini,
Sy ga bisa memungkiri bahwa kita sebagai perempuan pernah merasakan hasad atau iri. Entah kepada lawan jenis atas segala pencapaian dan ketidakterbatasan yang mereka miliki. Selain itu, kita juga pernah rasakan gimana iri dengan teman2 yang menurut kita lebih dari kita. Apa yang harus kita lakuin agar ngerem perasaan iri ini?
***
Si ibu teh ngejawabnya dg cerita sahabat. Yg selalu memaafkan dan mendoakan orang lain ketika akan tidur.. :')
Lalu, ibunya melanjutkan.. Intinya ketika kita merasa iri dg orang lain, itu merupakan cerminan bahwa kita belom bersyukur dg apa yang kita punya. Kuncinya adalah ikhlas menerima apa yg ada dan terjadi pd diri kita. Segala bentuk kejadian atau apapun pastilah ujian dari Allah, bagaimana kita bereaksi, itulah yang akan dinilai oleh Allah.
Stop iri untuk hal yang tidak pantas kita iri padanya.
***
Semangart akhwatfillah, yakinlah, sesungguhnya masih banyak tantangan lain dan fenomena lain yang harus kita prioritaskan untuk dipikirkan selain rasa iri dengan saudara atau saudari sesama muslim.
Akan tetapi hal ini perlu kita waspadai, jangan sampe iri yang termasuk penyakit hati ini menjadi sesuatu yang mengganjal kita dalam berbuat..
***
Resep Rasulullah..
Melihat yang lebih rendah lah jika urusan dunia. Tapi lihatlah yang lebih tinggi jika urusan akhirat :')
Kerja atau Nguli !?
Pertanyaan yang sering aku celotehkan ketika akan berangkat kerja.
Broh, lw mw kerja atw nguli??
***
Bahwa hidup cuma sekali, ini adalah keniscayaan.
Bahwa setiap laku akan dipertanggungjawabkan, ini adalah kebenaran yang tak bisa dipungkiri.
Pergi pagi pulang petang, bahkan sampai malam, apakah akan dilewatkan dengan sia-sia begitu saja?
Sebenernya apasih yang lw cari ketika lw kerja? Mmmm... Lw ga jadi robot yang nguli kan?
***
Motivasi dan niat kita dalam bekerja akan menentukan seperti apa kita di tempat kerja. Mw yang santai? hayu ajah, nyampe kantor, buka henpon, nebelin eyelash, dempul pipi pake bedak atau bergosip riang dengan teman sejawat. Hidup terasa indah ketika ga ada beban.. Wkwkw..
Tapiii, bukan itu kan yang kita pengenin!?
Ya, sekarang lagi trend nih orang hidup kayak orang mati.
Nyawanya sih masih nempel di raga, tapi kelakuan? NOTHING!
Nauudzubillah..
***
2 bulan kerja di tempat orang, inilah yang harus sering ditanyakeun dalam hati..
a. Apasiiih niat lw kerja? Niat kerja harus jelas, dalam dan terngiang setiap saat. Niat ini terserah, paling afdhol adalah niat karena Allah pastinya. Karena semua amalan akan kembali pada niatnya, maka mari cari niat terbaik..
b. Ikhlas ga sih pas kerja? Karna ngeluh tuh bukan tabiat orang muslim, sudah sepantasnya kita pertajam energi dan ilmu ikhlas yang kita punya.
c. Pengembangan diri apa yang pengen dikembangin saat bekerja? Relasi makin banyak coz makin luwes dalam berinteraksi? Makin jago bahasa asing karna ketemu banyak klien? Makin lihai mengarsip karna udah jadi makanan sehari-hari? Maceem2.. Tentukan aja apa yang ingin kau kembangkan. Dan berkembanglah dengan bahagia..
Manusia adalah makhluk pembelajar, masih manusia kan? Semangat yuk aah nimba elmu..
Rabu, 04 September 2013
LRT!
Lawan Rasa Takutmu..
Inilah yang didengungkan seorang teman baruku..
Memang begitulah peran seorang kawan, meluruskan yang membengkok.
Ketika ada racun dipikiran yang sulit untuk dinetralkan, maka ambil peran temanmu dalam menetralkannya.
Ya, teman yang baik adalah teman yang selalu mendukung dalam kemajuan.
Ingat, konsep kemajuan dalam Islam adalah ketika kembali kepada Al-Qur'an dan sunnah.
Nikmat yang kadang terlupa adalah nikmat ketika disempatkan oleh Allah untuk bertemu dengan kawan yang memiliki prinsip kebaikan.
Lawan rasa takut! Nekat aja. Nasihatnya.
Ya. Hidup memang penuh dengan ketidakpastian di masa mendatang.
Atas apapun yang belum terjadi, tak perlu dikhawatirkan.
Visioner, itu harus.
Tapi utamakan keadaan kekinian kita..
Menjadi seseorang yang kaya akan manfaat!
Terima kasih, kawan..
Inilah yang didengungkan seorang teman baruku..
Memang begitulah peran seorang kawan, meluruskan yang membengkok.
Ketika ada racun dipikiran yang sulit untuk dinetralkan, maka ambil peran temanmu dalam menetralkannya.
Ya, teman yang baik adalah teman yang selalu mendukung dalam kemajuan.
Ingat, konsep kemajuan dalam Islam adalah ketika kembali kepada Al-Qur'an dan sunnah.
Nikmat yang kadang terlupa adalah nikmat ketika disempatkan oleh Allah untuk bertemu dengan kawan yang memiliki prinsip kebaikan.
Lawan rasa takut! Nekat aja. Nasihatnya.
Ya. Hidup memang penuh dengan ketidakpastian di masa mendatang.
Atas apapun yang belum terjadi, tak perlu dikhawatirkan.
Visioner, itu harus.
Tapi utamakan keadaan kekinian kita..
Menjadi seseorang yang kaya akan manfaat!
Terima kasih, kawan..
Inikah yang namanya cinta!?
Inikah yang namanya cinta?!
Mengiang merdu di telinga dan relung jiwa.
Pagi tadi, kusempatkan untuk mampir ke tempat seorang perempuan cantik yang kuanggap seperti eyangku.. Emang jodoh ga kemana lah ya, aku dibuat tertegun oleh kelakuan seorang mahasiswi. Mahasiswi yang jelas bukan UI. Mahasiswi yang tinggal di Cilegon. Dia dari Untirta, Serang. Usut punya usut, mahasiswi ini udah 3 kali 'membuang' waktunya untuk nemenin emak di kontrakan..
Cuma, aku herannya kenapa ni anak bisa nongol di UI??
Ternyata, dia tau keberadaan emak dari internet.
Tanpa banyak berpikir layaknya seorang politikus yang diendus KPK, dia langsung sempatkan dirinya untuk nginep di kontrakan emak. Padahal tempat kerjanya sekarang di Tangerang.. Butuh skitar 2-3jam di perjalanan untuk sampai depok.
Inikah namanya cinta?!
Ya, ini cinta seorang anak manusia kepada manusia lainnya dengan mengatasnamakan kepedulian.. :')
Inilah #prestasi yang harusnya diukir anak bangsa.
Inilah #karakter yang harusnya dipupuk setiap insan.
Bukan prestasi sekelas #MissWorld yang diangungkan dan digaungkan..
Setelah WMC, belajar teori, kusaksikan kebaikan dalam tindakan nyata.. :3
Rabu, 4 Sept 2013
Mengiang merdu di telinga dan relung jiwa.
Pagi tadi, kusempatkan untuk mampir ke tempat seorang perempuan cantik yang kuanggap seperti eyangku.. Emang jodoh ga kemana lah ya, aku dibuat tertegun oleh kelakuan seorang mahasiswi. Mahasiswi yang jelas bukan UI. Mahasiswi yang tinggal di Cilegon. Dia dari Untirta, Serang. Usut punya usut, mahasiswi ini udah 3 kali 'membuang' waktunya untuk nemenin emak di kontrakan..
Cuma, aku herannya kenapa ni anak bisa nongol di UI??
Ternyata, dia tau keberadaan emak dari internet.
Tanpa banyak berpikir layaknya seorang politikus yang diendus KPK, dia langsung sempatkan dirinya untuk nginep di kontrakan emak. Padahal tempat kerjanya sekarang di Tangerang.. Butuh skitar 2-3jam di perjalanan untuk sampai depok.
Inikah namanya cinta?!
Ya, ini cinta seorang anak manusia kepada manusia lainnya dengan mengatasnamakan kepedulian.. :')
Inilah #prestasi yang harusnya diukir anak bangsa.
Inilah #karakter yang harusnya dipupuk setiap insan.
Bukan prestasi sekelas #MissWorld yang diangungkan dan digaungkan..
Setelah WMC, belajar teori, kusaksikan kebaikan dalam tindakan nyata.. :3
Rabu, 4 Sept 2013
Minggu, 11 Agustus 2013
Girls only ^______^
Bener ga siih kalo perempuan itu agak gerah di saat ngerasa dia ga lebih populer atau ga lebih oke dibanding temen perempuannya yang lain? -> ini pertanyaan yang muncul setelah nonton My Princess, hehe..
Pernah ga sih ngerasa...
*gerah dengan pencapaian atas impian orang lain? | padahal itu mimpinya, bukan mimpimu | terus buat apa gerah!? | itu hidupnya, bukan hidupmu | trus kenapa harus iri?
Yuk, coba sama-sama tengok ke dalam hati. kalo ngeliat temen sukses dan berhasil, kita ikutan seneng ga? atau jangan2 malah mutung atau ngedumel ga jelas?
kalo masih uring2an ga jelas gtu, atau buat senyum di depan dy aja susah, mungkin di hati masih ada rasa iri yang tersimpan. Rasa iri dengki yang bukan pada tempatnya.
_____________________________________________________________
Setiap kita udh punya jalannya masing-masing. Ga perlu kayaknya ya girls buat ngerempongin sesuatu yang bukan harusnya kita rempongin. Hati-hati dengan pikiran. Karena pikiranmu terkdang bisa menjatuhkan mentalmu..
Pernah ga sih ngerasa...
*gerah dengan pencapaian atas impian orang lain? | padahal itu mimpinya, bukan mimpimu | terus buat apa gerah!? | itu hidupnya, bukan hidupmu | trus kenapa harus iri?
Yuk, coba sama-sama tengok ke dalam hati. kalo ngeliat temen sukses dan berhasil, kita ikutan seneng ga? atau jangan2 malah mutung atau ngedumel ga jelas?
kalo masih uring2an ga jelas gtu, atau buat senyum di depan dy aja susah, mungkin di hati masih ada rasa iri yang tersimpan. Rasa iri dengki yang bukan pada tempatnya.
_____________________________________________________________
Setiap kita udh punya jalannya masing-masing. Ga perlu kayaknya ya girls buat ngerempongin sesuatu yang bukan harusnya kita rempongin. Hati-hati dengan pikiran. Karena pikiranmu terkdang bisa menjatuhkan mentalmu..
Sabtu, 10 Agustus 2013
z_z
"tempat pelataran main saya ga cuma Indonesia, tapi dunia."nyebelin abis denger ada yg ngomong gini di tipi
ngiler abis. bikin mupeng!
aah, mimpiku :3
stop cengeng ah.. \\^^//
inget pas lagi masuk kelas bisnis global. semangat parah. tapi kenapa nguap skrg.
ayo naikin lagi standarnya.. ayo fokusin ke tempat yang tepat. :3
ngiler abis. bikin mupeng!
aah, mimpiku :3
stop cengeng ah.. \\^^//
inget pas lagi masuk kelas bisnis global. semangat parah. tapi kenapa nguap skrg.
ayo naikin lagi standarnya.. ayo fokusin ke tempat yang tepat. :3
Jumat, 09 Agustus 2013
My Mom's
Allahumma Yaa Allah, semoga tulisan ini ga bikin sakit mata.
Hehe :’D
Inilah do’a ibuku yang Ia kabulkan :’))
Fa, kalo nanti ngantor jangan pulang malam, yang deket-deket
aja ya, ga usah jadi wanita karir, kalo bisa kerja di tempat yang banyak perempuannya
ya Fa, supaya ga usah deket-deket sama laki-laki. [Beberapa penggalan harapan
yang pernah ibu sampaikan sebelum aku lulus]
Daan. Alhamdulillah mulai tanggal 28 Juni 2013, awal aku masuk kantor. PKPU, di jalan Raya
Condet. Beberapa tempat kukirimi CV, sempet interview di 2 perusahaan, tapii…
nyatanya PKPU yang akhirnya jadi kantor pertamaku. #hamdallaah :’)
***
Semacam keajaiban ketika harus bersinggungan dengan
anak-anak kesehatan (FKM). Salah satu impian yang terealisasi, bisa deket
dengan anak FKM. Soale banyak ilmu kesehatan yang belum aku mumpuni atasnya.
Buat bekel di hari depan euy. Hehe.. #hamdallah :’)
***
And, u know what!!? There are many things that I have to share
to you…
Ada yang mengiris hati. Selama ini merasa baik-baik aja
hidup di bumi yang baik-baik aja.
Tapi nampaknya ini kekeliruan yang cukup fatal. Ngantor di
PKPU mengajarkanku untuk lebih banyak melihat, harus lebih banyak mendengar dan
jelas harus lebih banyak bertindak.
Entah kenapa, aku ngerasa orang-orang yang kerja di LSM
kayaknya punya hati yang lembut2. Ringan membantu. Malu, ngejleb bgt. Mereka
rela ngabisin 7 hari dalam sepekan untuk tugas kantor. Sedangkan aku!?? *malu, tutup muka aah
Banyak hikmah selama kurang lebih sebulan di sana. Cuma bisa
bersyukur dan harus lebih menikmati hidup.. :D
| Melepas kangen dengan para ibu-ibu, terima kasih PKPU, terima kasih panitia #SapaRamadhan Ini salah satu kado indah yang Allah berikan di Ramadhan ini :3 |
Kamis, 08 Agustus 2013
SELAMAT IDUL FITRI
1 SYAWAL 1434 H
Mohon maaf lahir dan batin
*Semoga amal ibadah kita diterima oleh-Nya
*Semoga dapat dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan
*Semoga rahmat dan berkah-Nya selalu melimpah ruah ke setiap hamba-Nya
| Semoga selalu bahagia jalani hari di setiap bulannya. Semoga selalu tersenyum senang atas segala ketetapan-Nya.. |
Kamis, 01 Agustus 2013
Ketika ku memandang dengan mataku
Ketika ku memandang dengan mataku, semua terasa benar apa yang kan kuutarakan. Begitulaaah, kalo hanya 'menuhankan' pandangan kita yang belum teruji kebenannya.
...
Sering ngerasa salah tafsir atau multitafsir?
Sering ngerasa disudutkan/menyudutkan lawan bicara?
Sering ga ngerti apa mau si dia?
Sering ga ngerti apa yang temen2 omongin?
Sering ga ngerti apa maksud dari lontaran kata si dia?
Yaiyalah yaa, hehe..
Bagaimana mungkin kita berinteraksi dengan orang lain, tapi yang kita gunakeun itu cuma sudut pandang kita!?
Sedari dini kita harus melek nih. Yap, kita harus sadar bahwa setiap yang ada di diri kita belum tentu sama dengan apa yang ada di orang lain. Dengan kata lain sedikit banyak apa yang kita punya perbedaan dengan orang lain. Look at our hands.. Sidik jari kita pastinya berbeda. Coba ngaca di cermin, mata kita beda. Bentuk hidung, mulut bahkan alis pun beda. Wajar juga kalo setiap isi kepala kita beda. Pemikiran kita beda. Sudut pandang/perspektif yang kita gunakeun pun berbeda. #simpleminded
Jadi, perbedaan itu suatu kewajaran bukan!? ^^
Sadar ga sadar, suka ga suka, mau ga mau, di sekitar kita pasti banyak perbedaan. Dan memang fitrahnya begitu. Mungkin, upaya untuk hilangkan perbedaan atas apapun akan sia-sia. Karena memang dunia ini penuh dengan keberagaman. Ragam cerita, ragam budaya, ragam warna, ragam rasa, ragam pemikiran, ragam pendapat, ragam prinsip hidup, ragam gaya hidup dll. Pokoke semua beragam, free style!
Dan sangat penting bagi kita untuk selalu menajamkan sikap toleransi dan pengertian terhadap sesama, atas apapun. Selain itu, kreativitas dalam temukan persamaan juga harus dipertajam. Fokus pada persamaan. Misal, sama-sama orang Islam, ngapain ribut untuk hal-hal yang ga prinsip!? Sama-sama pekerja perusahaan, ngapain saling sikut?
Naah terkait perbedaan pendapat, kalo kata Dr. Ali al Hamadi begini, "Dalam perbedaan pendapat terdapat KEBAIKAN YANG BERLIMPAH, yakni; memancing diskusi, penelusuran atas pemikiran-pemikiran, klarifikasi terhadap yang positif dan negatif dari setiap pendapat, dan TAK TENGGELAM DALAM PENDAPAT TUNGGAL."
...
...
Sering ngerasa salah tafsir atau multitafsir?
Sering ngerasa disudutkan/menyudutkan lawan bicara?
Sering ga ngerti apa mau si dia?
Sering ga ngerti apa yang temen2 omongin?
Sering ga ngerti apa maksud dari lontaran kata si dia?
Yaiyalah yaa, hehe..
Bagaimana mungkin kita berinteraksi dengan orang lain, tapi yang kita gunakeun itu cuma sudut pandang kita!?
Sedari dini kita harus melek nih. Yap, kita harus sadar bahwa setiap yang ada di diri kita belum tentu sama dengan apa yang ada di orang lain. Dengan kata lain sedikit banyak apa yang kita punya perbedaan dengan orang lain. Look at our hands.. Sidik jari kita pastinya berbeda. Coba ngaca di cermin, mata kita beda. Bentuk hidung, mulut bahkan alis pun beda. Wajar juga kalo setiap isi kepala kita beda. Pemikiran kita beda. Sudut pandang/perspektif yang kita gunakeun pun berbeda. #simpleminded
Jadi, perbedaan itu suatu kewajaran bukan!? ^^
Sadar ga sadar, suka ga suka, mau ga mau, di sekitar kita pasti banyak perbedaan. Dan memang fitrahnya begitu. Mungkin, upaya untuk hilangkan perbedaan atas apapun akan sia-sia. Karena memang dunia ini penuh dengan keberagaman. Ragam cerita, ragam budaya, ragam warna, ragam rasa, ragam pemikiran, ragam pendapat, ragam prinsip hidup, ragam gaya hidup dll. Pokoke semua beragam, free style!
Dan sangat penting bagi kita untuk selalu menajamkan sikap toleransi dan pengertian terhadap sesama, atas apapun. Selain itu, kreativitas dalam temukan persamaan juga harus dipertajam. Fokus pada persamaan. Misal, sama-sama orang Islam, ngapain ribut untuk hal-hal yang ga prinsip!? Sama-sama pekerja perusahaan, ngapain saling sikut?
Naah terkait perbedaan pendapat, kalo kata Dr. Ali al Hamadi begini, "Dalam perbedaan pendapat terdapat KEBAIKAN YANG BERLIMPAH, yakni; memancing diskusi, penelusuran atas pemikiran-pemikiran, klarifikasi terhadap yang positif dan negatif dari setiap pendapat, dan TAK TENGGELAM DALAM PENDAPAT TUNGGAL."
...
Senin, 29 Juli 2013
Ibnu Abbas
"Bertukar pikiran tentang ilmu pada sebagian malam lebih aku sukai dari pada beribadah sepanjang malam." -Ibnu Abbas-
Al Hasan Al Bashri
"Ditimbanglah antara tinta ulama dengan darah syuhada. Maka timbangan tinta para ulama masih lebih berat dari pada darah para syuhada." -Al Hasan Al Bashri-
Fath Al Maushuli
Fath Al Maushuli Rahimahullah bertanya kepada beberapa orang sahabatnya, "Bukankah orang yang sakit, lalu tidak mau makan dan minum, akan segera mati? Para sahabat di sekelilingnya menjawab, "Benar." Lalu sambung Fath Al Maushuli, "Begitu pula dengan jiwa manusia. Jika jiwa manusia tidak diisi dengan ilmu (Al-Qur'an) dan hikmah (As-Sunnah) dalam masa tiga hari saja, maka matilah jiwa itu."
Ibnu Al Mubarak
Suatu kali beliau ditanya,
Q: Siapakah yang disebut sebagai manusia?
A: Orang yang berilmu
Q: Siapakah yang disebut sebagai penguasa?
A: Orang yang bersikap zuhud terhadap urusan dunia dan tidak terpengaruh oleh kemilau duniawi
Q: Lalu siapakah orang yang hina?
A: Mereka yang berusaha menggapai kenikmatan dunia dengan menjual agama
Q: Siapakah yang disebut sebagai manusia?
A: Orang yang berilmu
Q: Siapakah yang disebut sebagai penguasa?
A: Orang yang bersikap zuhud terhadap urusan dunia dan tidak terpengaruh oleh kemilau duniawi
Q: Lalu siapakah orang yang hina?
A: Mereka yang berusaha menggapai kenikmatan dunia dengan menjual agama
Sabtu, 27 Juli 2013
Ga ngerti lagi kemana semangat untuk s2 di taun ini. *tepok jidat
Alhamdulillah, makasih yg udah bikin soal simak, ngawas simak, teller bank pendaftaran, yg ngepost kelulusan simak di tangga 19 Juli. Buat semua fasilitas + sarana yg udah diberikan, makasih banyak :)
Lewatlah sudah tanggal pembayaran dan daftar ulang. Bertepatan dg kepulangan ke Indonesia, mungkin ini lah yang terbaik yg Allah gariskan. Pun kita punya kanvas sendiri, teteep Allah sebaik2nya pelukis. *cari warna lain *sok tegar
Sampai jumpa calon teman2 sekelas d pasca.
saatnya #shifting! u___u
Alhamdulillah, makasih yg udah bikin soal simak, ngawas simak, teller bank pendaftaran, yg ngepost kelulusan simak di tangga 19 Juli. Buat semua fasilitas + sarana yg udah diberikan, makasih banyak :)
Lewatlah sudah tanggal pembayaran dan daftar ulang. Bertepatan dg kepulangan ke Indonesia, mungkin ini lah yang terbaik yg Allah gariskan. Pun kita punya kanvas sendiri, teteep Allah sebaik2nya pelukis. *cari warna lain *sok tegar
Sampai jumpa calon teman2 sekelas d pasca.
saatnya #shifting! u___u
Menapakkan kaki di tanah suci, mengharukan memang. Lebih terharu saat tau kalo ini Negara Arab betul-betul jalani prinsip syariah.
#1 Tak aya monumen/gambar makhluk yang bernyawa. Pun ada, dibuat abstrak tau ga utuh. Sebagaimana sabda Rasul, akan diminta pertanggungjawaban untuk memasukan ruh pada gambar yang bernyawa. Atas alasan ini, pemerintah Arab segan untuk membuat gambar makhluk yang bernyawa.
#2 Terdapat sebuah Masjid di kawasan Jeddah, namanya Masjid Qisas, di sanalah tempat untuk melakukan eksekusi atas orang-orang yang ketauan berbuat tidak baik. Jika mencuri maka dihukum potong tangan. Jika membunuh, maka dihukum pancung di depan halayak ramai. Hukum Islam berlaku sangat di sana.
#3 Ga ada pajak seperti Pajak Bumi dan Bangunan, Pajak Kendaraan, Bea cukai, dll. Adanya zakat. Dari struktur pendapatan negara berbeda dengan negara kita yang memasukkan unsur pajak. Yap, karena di sana masyarakatnya sudah paham terkait keharusan berzakat.
... Dan masih banyak lagi prinsip Islam yang tegak di tanah suci ini.
Semoga semakin banyak negara yang terapkan prinsip atau gaya hidup yang baik. Setiap negara pastilah punya tantangan masing-masing. Indonesia, Palestina, Mesir, Syiria, ... semua tak luput dari penglihatan dan penjagaanNya.
(?) TKW
(?) Kenapa sih TKW asal Indonesia laris manis di Arab? #tanyakenapa
Ternyataaa... [menurut analisisnya ustadz]
Wanita Arab tidak terbiasa dengan budaya seperti yang dilakukan orang Indonesia, macem bersih2 rumah, bebenah, ngurus anak. Mereka kurang mahir dalam hal2 tsb. Bahkan, kalo mau nikah, wanita Arab banyak yang minta pembantu sebagai salah satu syarat. Yap, karena mereka ndak biasakan diri untuk berlelah-lelah jalani hari.
Beda halnya dengan para TKW yang mengabdikan sebagian waktunya untuk mencari nafkah di Arab. Mereka cekatan, cak-cek kerjanya dan bersih. Banyak warga Arab yang seneng untuk pekerjakan TKW Indonesia.
Terima kasih ya Mba2 TKW dan Mas2 TKI yang ikut andil dalam menyumbang devisa negara.
*dan banyak ternyata mas2 asal Indonesia yang kerja di Masjid Nabawi atau Masjidil Haram. Pun pekerja restoran/swalayan di Arab banyak yang dari Indonesia. :')
Ternyataaa... [menurut analisisnya ustadz]
Wanita Arab tidak terbiasa dengan budaya seperti yang dilakukan orang Indonesia, macem bersih2 rumah, bebenah, ngurus anak. Mereka kurang mahir dalam hal2 tsb. Bahkan, kalo mau nikah, wanita Arab banyak yang minta pembantu sebagai salah satu syarat. Yap, karena mereka ndak biasakan diri untuk berlelah-lelah jalani hari.
Beda halnya dengan para TKW yang mengabdikan sebagian waktunya untuk mencari nafkah di Arab. Mereka cekatan, cak-cek kerjanya dan bersih. Banyak warga Arab yang seneng untuk pekerjakan TKW Indonesia.
Terima kasih ya Mba2 TKW dan Mas2 TKI yang ikut andil dalam menyumbang devisa negara.
*dan banyak ternyata mas2 asal Indonesia yang kerja di Masjid Nabawi atau Masjidil Haram. Pun pekerja restoran/swalayan di Arab banyak yang dari Indonesia. :')
Nemu benchmark baru :3
19 Juli-27 Juli, hamdallah :)
Cantiknya muslimah Arab mungkin bisa dibilang kecantikan yang mutlak. Mata yang tajam, bulu mata lentik, hidung mancung, kulit putih, MasyaaAllah. Kalo di Indonesia, ada yang bilang kalo kecantikan itu relatif dan jelek itu mutlak, maka hukum yang nyeleneh ini ga berlaku di Arab sana. Hihi..
Lebih cantiknya lagi, banyak dari mereka yang menutup aurat dengan burqa, hanya matanya saja yang terlihat. Walopun berjuta bahkan bermilyar manusia hadir di Mekkah dengan tanpa menutupkan kain di wajah, muslimah Arab tetep kekeuh alias istiqomah untuk pake pakaian 'jalan' mereka, yakni pakaian hitam yang menutupi seluruh tubuh. Ini ngejleb bgt.
Daaan, sebenernya mereka modis2 lho, tapi dikhususkan untuk orang2 yang memang halal untuk memandang mereka. Daaan, mereka ga mau difoto lho sama sembarangan orang. Ga narsis spt akhwat kebanyakan. #Ntms!
Bagaimana menjaga dengan sebener-benernya menjaga. Semoga Allah selalu menjaga mereka dan kita semua.
Co cwit bgt lah akhwat Arab..
Beruntunglah mereka yang berjodoh dengan akhwat Arab yang cantik nan sholehah.. hehe :D
Rabu, 17 Juli 2013
17 Juli 2013 :')
Menjelang ifthor
Mohon dibaca dan diaminkan
"Ya Allah, ya Rahman ya Rahiim.. Salihkanlah, Cerdaskanlah, Kayakanlah dengan harta melimpah, Dermawankanlah, Hafidzkanlah...
HAMADA EL BANNA,
jadikanlah taat, selalu sehat, kuat, hebat, berpangkat dan bermanfaat."
Amin Ya Rabbal 'alamin
Milad 1 th. 17 Juli 2013
***
Banyak hal yang terjadi di tanggal 17 Juli. Mungkin menjadi tanggal yang sangat membekas karna ada momen yang tak biasa dalam tanggal itu.
17 Juli ini aku dibuat kagum oleh seorang ayah yang sebenernya belom kenal banget sih. Hehe.. Beliau teman kantor bagian kontrol program.
Ada berbagai macam cara dari seorang ayah untuk menanamkan rasa bahagia pada anaknya. Sama halnya dengan ayah yang satu ini. Nampaknya sederhana. Tapi beliau tau betul kekuatan doa. Beliau membagikan susu ultra dengan tempelan kertas berisikan tulisan di atas kepada warga kantor sesaat sebelum waktu maghrib tiba. Berharap banyak orang yang mendoakan anak pertamanya, jagoan penerus generasinya.
Terharu euy ngeliatnya. :')
***
Mungkin sama dengan babeh kita. Beliau rela luangkan energi, waktu dan hartanya untuk memupuk kebahagiaan kita sedari dini. Tanpa pedulikan kondisi fisiknya, berlelah-lelah, bersusah payah mencari nafkah untuk anak2 dan istri tercinta.
***
...bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
kini kurus dan terbungkuk
namun semangat tak pernah pudar
meski langkahmu kadang gemetar
kau tetap bertahan...
-Ebiet G. Ade-
Selasa, 16 Juli 2013
Muslimah Meraih Cinta Allah
Kajian Spesial Muslimah pekan #1 saat Ramadhan, bertemakan Muslimah Meraih Cinta Allah..
Oleh Ustadzah Sepriati atau akrab disapa Ummi Dini. Beliau adalah seorang ibu yang punya anak banyak. Salah satunya adalah Bang Faiz, salah satu mahasiswa FT UI angkatan 2006.
14 Juli 2013
Berikut beberapa intisari dari apa yang disampaikan oleh beliau:
*Wanita yang berdayaguna tinggi adalah yang...
a. Patuh
Wanita yang patuh, pandai memuliakan serta menghormati baik Allah, suami, orang tua atau orang lain merupakan wanita yang memiliki daya guna tinggi.
b. Pandai merawat
Wanita yang pandai merawat diri, kehormatan, harta suami, waktu, dll adalah bagian dari wanita yang memiliki daya guna tinggi.
*Prestasi terbaik dari seorang wanita adalah : Dapatkan ridho Allah
*Kriteria wanita idaman:
- Jika dilihat, menyenangkan hati
- Jika diberi perintah, maka ia mematuhinya
- Jika ditinggal, maka ia amanah
- Biaya hidupnya murah, karena mengedepankan nilai produktivitas bukan perilaku konsumtif yang didahulukan. Senantiasa meningkatkan kualitas diri.
*Belajarlah untuk....
1. Gapai ilmu Allah yang dijelaskan dalam wahyunya (Al-Qur'an dan sunnah)
2. Gapai ilmu qauniyah, bukti atau tanda yang tersebar di alam semesta
*Bagaimana untuk meraih cinta Allah?
Patuhi perintahNya
Jauhi laranganNya
Profesional dalam beribadah!
Maknai setiap prosesi kehidupan, niatkan untuk ibadah.
Tauhidullah! Tak ada jalan lain selain menauhidkan Allah.
Karena lawan dari tauhid adalah syirik.
Ketika berbincang mengenai cinta dengan Sang Maha Cinta, maka libatkan hati.
***
Sepenggal oret-oretan puisi untuk para peserta Kajian Spesial Muslimah (spontan '.'a)..
Oleh Ustadzah Sepriati atau akrab disapa Ummi Dini. Beliau adalah seorang ibu yang punya anak banyak. Salah satunya adalah Bang Faiz, salah satu mahasiswa FT UI angkatan 2006.
14 Juli 2013
Berikut beberapa intisari dari apa yang disampaikan oleh beliau:
*Wanita yang berdayaguna tinggi adalah yang...
a. Patuh
Wanita yang patuh, pandai memuliakan serta menghormati baik Allah, suami, orang tua atau orang lain merupakan wanita yang memiliki daya guna tinggi.
b. Pandai merawat
Wanita yang pandai merawat diri, kehormatan, harta suami, waktu, dll adalah bagian dari wanita yang memiliki daya guna tinggi.
*Prestasi terbaik dari seorang wanita adalah : Dapatkan ridho Allah
*Kriteria wanita idaman:
- Jika dilihat, menyenangkan hati
- Jika diberi perintah, maka ia mematuhinya
- Jika ditinggal, maka ia amanah
- Biaya hidupnya murah, karena mengedepankan nilai produktivitas bukan perilaku konsumtif yang didahulukan. Senantiasa meningkatkan kualitas diri.
*Belajarlah untuk....
1. Gapai ilmu Allah yang dijelaskan dalam wahyunya (Al-Qur'an dan sunnah)
2. Gapai ilmu qauniyah, bukti atau tanda yang tersebar di alam semesta
*Bagaimana untuk meraih cinta Allah?
Patuhi perintahNya
Jauhi laranganNya
Profesional dalam beribadah!
Maknai setiap prosesi kehidupan, niatkan untuk ibadah.
Tauhidullah! Tak ada jalan lain selain menauhidkan Allah.
Karena lawan dari tauhid adalah syirik.
Ketika berbincang mengenai cinta dengan Sang Maha Cinta, maka libatkan hati.
***
Sepenggal oret-oretan puisi untuk para peserta Kajian Spesial Muslimah (spontan '.'a)..
Untukmu Ukhtiy Muslimah
Wahai ukhtiy muslimah...
Ya, untukmu, hanya untukmu
Wahai ukhtiy muslimah
Wahai ukhtiy...
Izinkan aku untuk tanyakan suatu hal padamu
Izinkan aku mengenalmu lebih dalam
Apa yang kau cari di dunia ini wahai ukhtiy?
Apakah kegelimangan harta?
Apakah kecantikan yang fana?
Apakah ketampanan seorang pria?
Yaa ukhtiy muslimah...
Apakah kau lebih cinta pada popularitas?
Apakah kau lebih cinta pada cinta yang seharusnya tak kau cintai?
Wahai ukhtiy muslimah...
Untuk siapakah hati ini?
Untuk siapakah hati ini?
Untuk siapakah hati ini?
Untuk siapakah hati ini kau labuhkan?
Apakah pantas bagi kita tuk labuhkan hati ini selain untuk gapai cintaNya?
Mari yaa ukhtiy, kita tanyakan pada diri yang lemah ini.
***
Mari ejawantahkan rasa cinta yang mesra dalam kalam penuh adab, dalam do'a
Hanya padaNya
Hanya untukNya
Minggu, 14 Juli 2013
WAKAF QUR'AN part 2
BERBAGI KEBAIKAN DI BULAN RAMADHAN dengan #WAKAFQURAN
*Ada 3 sasaran tempat Wakaf Qur'an tahun ini, yakni:
1. Penghuni Lembaga Permasyarakatan Wanita Suka Miskin, Bandung. Dalam bentuk Al-Qur'an tajwid berwarna (harga Rp 70,000/pcs)
2. Komunitas Tunanetra Perhimpunan Tunanetra Indonesia (Pertuni), Depok. Dalam bentuk Al-Qur'an braille (harga Rp 1,500,000/pcs)
3. Santri penghafal Al-Qur'an, Pondok Ulumul Qur'an, Sawangan, Depok. Dalam bentuk Al-Qur'an Kudus (harga Rp 65,000/pcs)
* Bagi teman2 yang ingin berbagi, dapat berpartisipasi dg 2 cara:
1. Menyumbangkan al-Qur'an fisik layak baca
sms dan buat janji ke nomor 087884856386 (Pipit) atau 085217425786 (Isni)
2. Menyumbangkan donasi melalui transfer ke:
BNI Syariah 0287835476 a.n Aulia Rizka Destiana
atau
Mandiri 9000011774438 a.n Siti Czafrani Pratiwi
konfirmasi ke 081298553253 (Rani)
*Periode pengumpulan wakaf: 9 Juli-25 Juli 2013
*Target penyebaran Al-Qur'an: 17 Ramadhan.
CP:
Citra 085263451604
Pipit 087884856386
Isni 085217425786
Jumat, 12 Juli 2013
Obral Obrol
07.07.13
Siang ini, sambil kriyep-kriyep, berdiskusi ringan dengan sang guru :"D *lamanyo aku tak jumpo, rindunya..
Sepenggal diskusi, semoga bisa jadi arahan positif untuk akademisi kedepannya..
....
S: Bu, kalo jurnal Islam sudah banyak beredar Bu?
B: Insyaa Allah sudah banyak beredar, tapi kebanyakan belum beredar menjadi top 10 jurnal.
S: Bagaimana ya Bu supaya bisa menjadi top 10, terlebih terdaftar sebagai jurnal internasional, gak hanya nasional?
B: Iya, saya juga sedang menganalisis ke sumbernya langsung. Insyaa Allah bulan Agustus akan ada sharing-sharing lebih mendalam terkait ini. Tapi yang harus jadi mindset kita, bukan masalah jurnalnya udah sampai taraf apa. Yang penting terus memproduksi jurnal, sehingga banyak referensi Jurnal Islam untuk mahasiswa dan dosen. Semoga umat Islam mampu buat sendiri standarisasi dan sertifikasi jurnalnya.
S: *cuma ngangguk-ngangguk* [banyak PR broh kedepannya :')]
...
Kegigihan seseorang dalam menggapai cita-citanya, ini masuk ke dalam kategori romantis, menurutku.
Guruku yang satu ini, gigihnya luar biasa dalam gapai ilmu. Seorang ibu, seorang istri dan seorang guru yang seru untuk diajak diskusi... :D
Siang ini, sambil kriyep-kriyep, berdiskusi ringan dengan sang guru :"D *lamanyo aku tak jumpo, rindunya..
Sepenggal diskusi, semoga bisa jadi arahan positif untuk akademisi kedepannya..
....
S: Bu, kalo jurnal Islam sudah banyak beredar Bu?
B: Insyaa Allah sudah banyak beredar, tapi kebanyakan belum beredar menjadi top 10 jurnal.
S: Bagaimana ya Bu supaya bisa menjadi top 10, terlebih terdaftar sebagai jurnal internasional, gak hanya nasional?
B: Iya, saya juga sedang menganalisis ke sumbernya langsung. Insyaa Allah bulan Agustus akan ada sharing-sharing lebih mendalam terkait ini. Tapi yang harus jadi mindset kita, bukan masalah jurnalnya udah sampai taraf apa. Yang penting terus memproduksi jurnal, sehingga banyak referensi Jurnal Islam untuk mahasiswa dan dosen. Semoga umat Islam mampu buat sendiri standarisasi dan sertifikasi jurnalnya.
S: *cuma ngangguk-ngangguk* [banyak PR broh kedepannya :')]
...
Kegigihan seseorang dalam menggapai cita-citanya, ini masuk ke dalam kategori romantis, menurutku.
Guruku yang satu ini, gigihnya luar biasa dalam gapai ilmu. Seorang ibu, seorang istri dan seorang guru yang seru untuk diajak diskusi... :D
ada[b]tasi
Rumah baru
Suasana baru
Kawan baru
***
Butuh adaptasi yang beradab! :"D
Kurang lebih 10 hari mangkal di tempat baru.
Banyak hal yang bisa dibagi nih...
1. Orientasi lw kerja apa? Ini harus jelas dan mengakar. Karena kerja ga main-main broh. Harus bgt dapet ilmu buat jadi bekal.
2. Bagaimana lw bersikap dan berkomunikasi dengan orang baru? Ini harus bisa 'luwes' ke semua kalangan.
3. Bagaimana lw beradaptasi dengan jadwal lama? Ini harus sesuaikan dan disiplinkan diri dengan jadwal baru.
4. Bagaimana harus tetep tentukan prioritas dalam hidup? Yap, kalo yang satu ini penting karena rencana jangka panjang yang jadi prioritas ga boleh buyar gara-gara adanya peluang dan tawaran-tawaran baru di jangka pendek.
5. Selalu berdoa yang baik-baik. Tautkan harapan pada Dzat yang memang dapat mengabulkan harapan.
#Biidznillah, dengan izin Allah. Yap, hanya dengan izin-Nya.. ^^9
Fenomena[L]
Sosial media, beberapa tahun belakang ini mendapatkan perhatian besar dari warga dunia.Seketika menjadi primadona karena dapat mengakomodir salah satu kebutuhan manusia, yakni kebutuhan untuk saling berbagi dalam mengaktualisasikan diri.
Friendster
Blog
Tumblr
Facebook
Twitter
Plurk
dll..
Sosial media pun punya imbas yang besar terhadap iklim perpolitikan, iklim ekonomi, iklim budaya maupun iklim sosial di suatu daerah. Yak walopun begitu, aku mau bahas ttg iklim yang lain di sosial media. hehe.. Bahasan kekinian anak muda.. *sok muda
Aku menyebutnya fenomena di kalangan muda. Yang kalo kondisi ini dibiarkan, maka generasi rusak mungkin akan muncul ke permukaan..
#NTMS!
Tulisan ini bukan maksud untuk ngomongin orang ya gan.Cuma agak gerah aja ngeliat perkembangan muda-mudi jaman sekarang. *sok tua, hehe..
Friendster
Blog
Tumblr
Plurk
dll..
Sosial media pun punya imbas yang besar terhadap iklim perpolitikan, iklim ekonomi, iklim budaya maupun iklim sosial di suatu daerah. Yak walopun begitu, aku mau bahas ttg iklim yang lain di sosial media. hehe.. Bahasan kekinian anak muda.. *sok muda
- Sering ga sih kita ngeliat ada temen2 kita (belum muhrim) yang asik comment2an/mention2an. Semacem mesra, namun apa daya, krn di dunia maya dan diliat publik, jadinya ga all out deh. #Lhaa... Gapapa sih kalo emang cara berkomunikasinya begitu dan temen lawan jenisnya bisa paham dg gaya komunikasinya di dunia maya yg sksd, sok kenal sok deket. Tapi kalo salah tafsir, kan bisa berabe!! Kalo kata salah seorang temen, emang hati gw warung kopi apa? seenaknya main mampir2 aja. Trus pergi seenaknya. #Nahlho! Aku pribadi sih kurang suka dg orang2 yang rame di sosmed, tapi anteng di dunia nyata. Sesuaikan sajalah.. Begitulah kamu di dunia maya, dan begitu pulalah kamu di dunia nyata. :D
- Terus, sering ga sih ngeliat ada penggalauan massal? macem status/twit orang2 yang 'tenar' yang suka menebar status/twit2 galau.. *harus banggget ya semua orang tau kalo lw lagi galau!? wkwkw.. Embahaya ini kalo satu Endonesa galau gara-gara tokoh mudanya sering buat status/twit galau. Galau di sini maknanya galau yang ga penting yah. Hehe..
- Ada lagi nih yang lumayan fatal, ada aja orang2 yang bangga akan kejombloannya. Antum wa Antunna ngerasa jadi jomblo2 kualitas super!? *kayak tipe kambing qurban* hehe.. Malu2 untuk promosiin diri. Tapi tetep aja malu2 meong. Promosiin diri kemana2. wkwk..
#NTMS!
Terkadang kita terlalu asik dalam berkespresi.
Terkadang kita lupa kalo banyak orang yang sakit matanya gara2 baca status/twit kita.
Terkadang kita dzholim sama orang lain, tapi ga sadar.
Dzholim?? Yap, ketika kita ga menempatkan sesuatu sesuai dengan porsinya.
#NTMS!
Lebih bijak dalam menggunakan sosmed. Selamat bergabung dan berkabung dalam dunia yang minim batas dalam akses informasi.
Aku menyebutnya fenomena di kalangan muda. Yang kalo kondisi ini dibiarkan, maka generasi rusak mungkin akan muncul ke permukaan..
#NTMS!
Tulisan ini bukan maksud untuk ngomongin orang ya gan.Cuma agak gerah aja ngeliat perkembangan muda-mudi jaman sekarang. *sok tua, hehe..
Minggu, 07 Juli 2013
Bagaimana siapkan Ramadhan kita?
Menelaah kajian Ust. Salim A. Fillah..
6 Juli 2013, di Masjid GTA
Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan ketika menapaki hari di bulan Ramadhan:
1. Sedikitkan makan
Menyedikitkan makan merupakan hal yang baik. Karena sesungguhnya merasa kekenyangan akan membuat kita menjadi lemah. Rasa kenyang menyerap tenaga, memberi rasa kantuk, melemahkan jiwa serta memendekkan akal.
Selalu waspadai bahwa setiap makanan yang kita makan berasal dari sesuatu yang halal dan juga sehat. Puasa dari keharaman asupan yang masuk ke dalam tubuh kita.
2. Sedikitkan berbicara
Latih puasa Ramadhan dengan sedikit bicara.
Walau agaknya syuliiiit, stop ghibah dan memfitnah! :')
Katakan yang benar, walopun pahit.
3. Sedikitkan berbuat dosa/ maksiat
Latih diri agar hasrat bermaksiat tidak ada di bulan Ramadhan. Jika dalam bulan Ramadhan hasrat maksiat tetap tinggi, mungkin kita selama ini memfitnah setan. Sebenarnya bukan setan yang telah menjerumuskan kita untuk berbuat maksiat. Tapi ketidakmampuan kita dalam menjaga dirilah yang harusnya kita benahi.
Mari kita berbincang mesra dengan penuh adab, yakni do'a :"D
6 Juli 2013, di Masjid GTA
Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan ketika menapaki hari di bulan Ramadhan:
1. Sedikitkan makan
Menyedikitkan makan merupakan hal yang baik. Karena sesungguhnya merasa kekenyangan akan membuat kita menjadi lemah. Rasa kenyang menyerap tenaga, memberi rasa kantuk, melemahkan jiwa serta memendekkan akal.
Selalu waspadai bahwa setiap makanan yang kita makan berasal dari sesuatu yang halal dan juga sehat. Puasa dari keharaman asupan yang masuk ke dalam tubuh kita.
2. Sedikitkan berbicara
Latih puasa Ramadhan dengan sedikit bicara.
Walau agaknya syuliiiit, stop ghibah dan memfitnah! :')
Katakan yang benar, walopun pahit.
3. Sedikitkan berbuat dosa/ maksiat
Latih diri agar hasrat bermaksiat tidak ada di bulan Ramadhan. Jika dalam bulan Ramadhan hasrat maksiat tetap tinggi, mungkin kita selama ini memfitnah setan. Sebenarnya bukan setan yang telah menjerumuskan kita untuk berbuat maksiat. Tapi ketidakmampuan kita dalam menjaga dirilah yang harusnya kita benahi.
Mari kita berbincang mesra dengan penuh adab, yakni do'a :"D
7 Juli 2013
7 Juli 2013.
Hotel Sofyan, Menteng.
***
Tiada karangan yang dibuat-buat dalam lakunya.
Pagi ini kami menghadiri sebuah kajian yang tidak biasa.
Profesor dari negeri jiran membuat kami tertarik untuk memahami konsep pemikirannya.
Konsep pikir yang mengedepankan islamic world view membuat kami enteng dalam menggerakkan langkah-langkah kecil kami. Kami penasaran dengan apa yang ia bawa dari negerinya. Setumpuk makalah berbahasa inggris mendarat di atas meja kami. Pemikirannya yang dikaji tak dalam satu atau dua menit. Pemikiran yang butuhkan banyak waktu dan energi. Beruntungnya kami disempatkan oleh Allah dalam menghadiri kajian tadi.
Hal terpenting selain konsep pemikiran yang dibawanya, konsep keteladanan dalam dirinya patut untuk diduplikasi secara sempurna. Konsep padi yang semakin tinggi semakin merunduk menjadi hiasan cantik akhlaknya.
Aku sangat percaya bahwa ilmunya sangat luas dan dalam. Tak hanya sebatas permukaan yang tanpa pijakan. Tapiii, Masyaa Allah, kalo orang Jawa bilang, beliau sumeh. Ndak membeda-bedakan dalam berkawan. Ramah dengan siapapun, menerima siapapun untuk jadi muridnya.
Yap, beliau sudah s3. Tapi perilakunya tidak seperti kebanyakan orang s3 di Indonesia.. Mungkin kebanyakan dosen ingin didengar dan merasa ilmunya paling mumpuni dalam bidangnya. Beda halnya dengan Profesor ini. Beliau semangat untuk mendengarkan dan semangat untuk memaparkan suatu hal tanpa dihinggapi rasa paling benar dalam menyampaikan.
***
Bahagianya berada dalam komunitas ini ialah kau tak perlu malu untuk katakan bahwa kau tak mampu atau tak tahu. Karna kita adalah manusia yang memang diberikan arahan oleh Allah untuk senantiasa belajar.
Begitu irinya dengan Mba2 dan Mas2 yang menghabiskan waktunya di depan buku untuk mengkaji. Memurnikan ILMU yang sebenar-benarnya ILMU.. Ketika kau ingin kenali Tuhanmu, maka pahamilah tanda-tandanya yang terhampar bebas dalam alam semesta. SemangArt belajar! :)
Satu hal, masukan dari Profesor untuk nguli~aaah di CASIS perlu dipertimbangkan nampaknya.. [teori 1.6]
Rabu, 03 Juli 2013
Ny. Inyir
Gejala idung mampet namanya sinusitis.
Gejala mulut nyinyir namanya situsinis.. wkwkw
Cepet marah, lambat mereda.
Tarik napas, yuk sabar! :))
***
Mau Ramadhan nih, semangat untuk siapkan semuanya.
Utamanya, siapkan hati yang lebih lapang.
Ingat prinsip ini:
Tolerable misstatement untuk diri sendiri haruslah tinggi.
Tapi, bolehlah, kita toleran atas kesalahan orang.
Utamakan husnudzon.
Utamakan hal yang positif.
Semua berawal dari perspektif kita.
Dan berujung pada sikap kita.
***
Ketika ada 1 alasan untuk berpikir dan betindak negatif.
Maka sampaikanlah pada diri, aku punya berjuta alasan positif yang bisa membalikkan keadaan. hihi...
Berdamai dengan diri.
Yuk ~aaah stop nyinyir :"D
Gejala mulut nyinyir namanya situsinis.. wkwkw
Cepet marah, lambat mereda.
Tarik napas, yuk sabar! :))
***
Mau Ramadhan nih, semangat untuk siapkan semuanya.
Utamanya, siapkan hati yang lebih lapang.
Ingat prinsip ini:
Tolerable misstatement untuk diri sendiri haruslah tinggi.
Tapi, bolehlah, kita toleran atas kesalahan orang.
Utamakan husnudzon.
Utamakan hal yang positif.
Semua berawal dari perspektif kita.
Dan berujung pada sikap kita.
***
Ketika ada 1 alasan untuk berpikir dan betindak negatif.
Maka sampaikanlah pada diri, aku punya berjuta alasan positif yang bisa membalikkan keadaan. hihi...
Berdamai dengan diri.
Yuk ~aaah stop nyinyir :"D
In~vest!
Investasi yang
tepat.
Yang seperti apa investasi yang tepat?
Tanya pada hatimu, apa yang ingin
kau capai, hingga sedari dini kau perlu investasikan hal tersebut.
Investasi emas untuk persiapan finansial masa depan.
Investasi kesabaran dan kemampuan tuk bahagiakan suami dan
keluarga.
Investasi ilmu untuk persiapan besarkan anak-anak di masa
mendatang.
Investasi keahlian dan kompetensi untuk bisa struggle di
tengah masyarakat.
Investasi amal kebaikan untuk kemudahan di akhirat kelak.
Jadikan investasi sebagai hal yang biasa.
Jadikan investasi
kebaikan sebagai nafas yang tak bisa kita lepaskan dari hidup kita.
15.00
3 Juli 2013
Sabtu, 29 Juni 2013
WasWas
Punya mimpi?
Relokasi mimpi orang ke mimpi pribadi?
Berujung pada disorientasi. Kenapa? karena kelelahan nyinyir mimpi orang?
#WASpadalah!
Segala was-was berawal dari setan..
***
Nampaknya mulai akan shifting impian :')
Melirik Lip*a dan T*zkia
Apakah akan meninggalkan *I?
Apakah rela tinggalkan almamater?
Let's see.. :")
Mari kita lihat bagaimana Allah melakukan pembinaan pada diri yang lemah ini..
***
Relokasi mimpi orang ke mimpi pribadi?
Berujung pada disorientasi. Kenapa? karena kelelahan nyinyir mimpi orang?
#WASpadalah!
Segala was-was berawal dari setan..
***
Nampaknya mulai akan shifting impian :')
Melirik Lip*a dan T*zkia
Apakah akan meninggalkan *I?
Apakah rela tinggalkan almamater?
Let's see.. :")
Mari kita lihat bagaimana Allah melakukan pembinaan pada diri yang lemah ini..
***
Thanks, for coloring my life :")
29 Juni 2013. Alhamdulillah..
Hari terakhir mangkal di Al Huda [sebelum Ramadhan]..
Semoga abis Ramadhan diberikan kesempatan lagi untuk mangkal di sana. Hehe, berasa babang-babang ojegs. :")
***
Maaf yah, sharing yang kali ini agak visioner dikit, ihihi..
Aku belajar mengenai banyak hal saat mangkal di sana...
1. Yang pertamaaaa... Bukan kesempurnaan yang kita cari dalam hidup ini.
Bukan kesempurnaan fisik dan kesempurnaan materi dari seseorang yang kita nilai ketika berharap menjadikannya imam yang mengantarkan kita ke surgaNya kelak. Akan tetapi kesempurnaan dan kebulatan tekad dalam konsistensinya mencintai Allah lah yang menjadi penilaian kita.
Aku semakin sadar bahwa memang perempuan dijadikan pasangan bagi lelaki dengan tujuan untuk saling melengkapi. Melengkapi dalam kebahagiaan. Melengkapi dalam usaha mencapai ridhoNya.
Mungkin banyak dari kita (perempuan) lebih memilih pengusaha kaya yang sukses dan populer untuk dijadikan pasangan. Iyakaah? Mengapa? Supaya hidupnya terjamin. Padahaaaal... Jelas bahwa yang menjamin rezeki seseorang adalah Allah. Ketika Allah ridho dengan orang tersebut, maka tak ada halangan bagiNya untuk memberikan yang terbaik untuk hamba yang dicintaiNya.
Aku berharap mendapatkan imam yang dapat mengantarkan ke tempat terbaik di surgaNya kelak. :')
Akan tetapiiii... Berkali-kali aku sadar harus ngomong ini: 'Ngaca dong!'
Persiapan yang matang. Itulah yang harus kita lakukan sebagai perempuan.
Seperti yang beliau katakan, belajar ya Shifa. :3
2. Hal kedua yang aku pelajariii adalah... Harus laaah bersabar. Bersabar dalam kebaikan. Bersabar dalam berinteraksi dengan orang baik. Bersabar dalam berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda dan beragam. Bersabar dalam menghadapi orang yang ga sabaran nimba ilmu (*ngomongin diri sendiri, paling ga bs sabar kalo lagi belajar, maunya yang instan -_____-"). Intinya, kita harus bersabar atas apapun kehendak yang Allah gariskan pada kita.
3. Hal ketiga yang sempat mampir di hari terakhir adalah.... Beliau bersyukur atas apa yang dijalani setiap harinya. Memang mengalir bagai air.Tapi alirannya deras dan bermanfaat sangat untuk kami. :')
Thanks, for coloring my life :")))
Sampai jumpa Ustadz dan teman2 kelas, insyaa Allah... :3
Kamis, 27 Juni 2013
?!
Rasa menyesal mungkin tak akan membuatmu mati.
Tapi, mungkin itu dapat membuatmu tak mampu untuk tegak berdiri.
Udah saatnya bangkit kembali!!
#Untuk siapapun yang merasakan keterpurukan yang menyiksa.
Tapi, mungkin itu dapat membuatmu tak mampu untuk tegak berdiri.
Udah saatnya bangkit kembali!!
#Untuk siapapun yang merasakan keterpurukan yang menyiksa.
Rabu, 26 Juni 2013
Cantiknya Akhlak Seorang Muslim
*ini bukan cerita fiktif
*pun ini bukan ceritaku, ini cerita ttg seorang tokoh besar di Indonesia
18 Juni 2013, itulah tanggal di mana aku abadikan momen ini dengan dua mataku.
Simpel sih. Tapi ini hal pertama yang pernah aku liat.
Seperti banyak acara besar lainnya, di saat pembukaan, ada sambutan dari orang-orang penting dalam acara atau lembaga yang menaunginya. Sebutlah Mr. AG, selaku penasehat umum, diberikan kesempatan untuk sambutan dalam acara tersebut. Dalam sambutannya lumayan menggugah, karena beliau bercerita visi besarnya untuk Indoensia. Indonesia yang lebih bermartabat. Indonesia yang kuat dalam segala lini. Beliau ceritakan bagaimana membangun pondasi-pondasi untuk memajukan Indonesia. :')
Nah, tapi poinnya yang ingin diceritakan adalah cantiknya akhlak beliau setelah usai sambutan. Wajarnya sih kalo abis sambutan tuh kan ditepokin penonton, terus yang sambutan salaman sama orang-orang penting yang duduk di sofa-sofa empuk. Tapi lain dengan yang satu ini. Beliau malah menghampiri salah satu bapak tua yang duduk di bangku penonton. Bapak tua ini pake kruk, mungkin usianya 80 taunan. Beliau cium dan peluk hingga bapak tua itu ga kuat nahan tangis harunya. Begitupun dengan kita yang juga duduk di bangku penonton.
Kebayang ga sih?
Sebegitu menghargainya orangnya, sebegitu respek ama orang, beliau tunjukkan bagaimana kasih sayang seorang anak muda dan rasa hormatnya pada si orang tua ini. Aku langsung ngomong dalam hati saat itu: Cantik banget akhlaknya :")
THINK~IN[K]G :D
1. BIG PICTURE thinking, not small thinking
2. FOCUSED thinking, not scattered thinking
3. CREATIVE thinking, not restrictive thinking
4. REALISTIC thinking, not fantasy thinking
5. STRATEGIC thinking, not random thinking
6. POSSIBILITY thinking, not limited thinking
7. REFLECTIVE thinking, not impulsive thinking
8. INNOVATIVE thinking, not popular thinking
9. SHARED thinking, not solo thinking
10. UNSELFISH thinking, not selfish thinking
11. BOTTOM LINE thinking, not wishful thinking
2. FOCUSED thinking, not scattered thinking
3. CREATIVE thinking, not restrictive thinking
4. REALISTIC thinking, not fantasy thinking
5. STRATEGIC thinking, not random thinking
6. POSSIBILITY thinking, not limited thinking
7. REFLECTIVE thinking, not impulsive thinking
8. INNOVATIVE thinking, not popular thinking
9. SHARED thinking, not solo thinking
10. UNSELFISH thinking, not selfish thinking
11. BOTTOM LINE thinking, not wishful thinking
Love Our Parents!
"Na, tolong diopenin Mba Sipah ya."
Adekku bercerita, Ibu berpesan spt itu ktika hendak langkahkan kaki ke kantor. :')
Biasanya aku yg dipesenin gtu sama Ibu. "Fa, adek2nya diopenin ya. Jangan lupa makan, sholat, ngaji."
Tapiii... Beberapa hari terakhir aku tumbang. Dan hari ini lebih parah dari hari-hari kemarin.
***
Malu bgt di saat ga bisa bantu ibu macem2. Gara2 kita ga piawai ngurus badan sendiri. :(
Harus SEHAT! Sehat fisik, akal dan hati tentunya.
***
"Mba, kamu kan anak ibu yang bisa diandelin Mba. Tolong Ibu ya." Sembari ketawa kecil dan merajuk.
Aku kangen saat ibu bilang ini di suatu waktu pas minta tolong.
:'D
Ya.. kita memang menjadi semakin besar dan semakin bertumbuh
Kita dihadapkan pada banyak peluang dan tantangan baru dalam hidup ini
Tapi kita harus selalu ingat, ada orang tua kita yang selalu bertumbuh menjadi semakin tua
Jangan sampe kita menyesal kemudian
LOVE OUR PARENTS!
*Babeh+Damdams*
Adekku bercerita, Ibu berpesan spt itu ktika hendak langkahkan kaki ke kantor. :')
Biasanya aku yg dipesenin gtu sama Ibu. "Fa, adek2nya diopenin ya. Jangan lupa makan, sholat, ngaji."
Tapiii... Beberapa hari terakhir aku tumbang. Dan hari ini lebih parah dari hari-hari kemarin.
***
Malu bgt di saat ga bisa bantu ibu macem2. Gara2 kita ga piawai ngurus badan sendiri. :(
Harus SEHAT! Sehat fisik, akal dan hati tentunya.
***
"Mba, kamu kan anak ibu yang bisa diandelin Mba. Tolong Ibu ya." Sembari ketawa kecil dan merajuk.
Aku kangen saat ibu bilang ini di suatu waktu pas minta tolong.
:'D
Ya.. kita memang menjadi semakin besar dan semakin bertumbuh
Kita dihadapkan pada banyak peluang dan tantangan baru dalam hidup ini
Tapi kita harus selalu ingat, ada orang tua kita yang selalu bertumbuh menjadi semakin tua
Jangan sampe kita menyesal kemudian
LOVE OUR PARENTS!
*Babeh+Damdams*
Minggu, 09 Juni 2013
6 Juni 2013, Polar
Bismillah, hari yang baru untuk orientasi baru :')
Ndak ada yang instan.
Semua butuh usaha dan perjuangan.
Atas apapun.
Menghadiri sebuah seminar di hari Kamis, 6 Juni 2013 yg lalu. Acara yg diisi oleh seorang Ustadzah dari LIPIA yang masih aktif membimbing mahasiswi untuk belajar ilmu syar'i ini sangat berkesan. Beliau adalah seorang yang telah menamatkan studinya di International University of Africa, Sudan.
Btw, ini adalah seminar pertama yang dihadiri oleh 3 anak perempuan Damdam. Yap. Damdam yang ngajak kita untuk ikutan acara ini, mumpung liburan, dan bagus bgt buat bekal masa depan. Gitu kata Damdamku sayang.
Judul seminar ini: "Balitaku Hafal Qur'an, Why Not!!!"
Sang Ustadzah memiliki 3 anak yang ketiganya menghafalkan Al-Qur'an. Anak pertamanya telah menghafal 30 juz di usia 8 tahun :'))
Masyaa Allah..
Berikut aku mau share beberapa hal yang perlu diperhatiin klo mau punya anak yang mulai menghafal Qur'an semenjak dini...
1. PRINSIP Rumah Tangga Qur'ani:
a. Al-Qur'an sebagai ISU UTAMA dalam keluarga setiap waktu.
b. Mengutamakan kesuskesan dalam Al-Qur'an dan menghargainya lebih dari yang lain.
c. Baca Al-Qur'an hingga khatam harus dilakukan sedini mungkin, sebelum usia 6 tahun.
d. Menginginkan semua menjadi UTRUJAH (buah yang manis dan enak rasanya)
2. PRINSIP Pembelajaran Al-Qur'an di Rumah:
a. Dimulai dengan yang paling mudah (sesuaikan dengan pertumbuhan anak, misal: huruf 'ma' dan 'ba' dahulu yang dilafazkan sebelum huruf lainnya).
b. Yang sulit, dipermudah. Yang lebih sulit, dikondisikan dan dibuat menyenangkan dalam mempelajari Al-Qur'an.
c. Fokus pada PROSES. Jangan fokus pada hasil, walopun punya targetan. Kita harus nilai dan evaluasi prosesnya. Supaya terlihat progressnya.
d. Reward and punishment dalam proses pembelajaran. Tapi sesuaikan dengan konteksnya dan minimalkan punishment. Fokus kepada reward.
e. Target minimal: setiap hari bersama Al-Qur'an (ndak perlu dipatok jam brp-brp, krn khawatir tdk fleksible).
f. Tanamkan dibenak anak-anak bahwa MENCINTAI Al-Qur'an jauh lebih penting dibandingkan pandai membaca Al-Qur'an. Kegiatan BerQur'an bersama anak-anak harus dikenang dengan indah.
3. KIAT dalam menjalankan RT bervisi Qur'ani:
a. AZZAM yang KUAT
Asal azzamnya tepat, insyaa Allah akan Allah beri jalan
- ingat kisah Ratu Perancis Isabella
- ingat kisah penjaga lampu: Khalid bin Abdullah al Azhary
b. Konsisten, ISTIQOMAH!
- Allah pasti akan menguji setiap hambaNya, renungkanlah
- ingat kisah nenek 82 tahun yang istiqomah dalam menghafalkan Al-Qur'an
***
Surga itu ndak gampang, berUSAHA dan berJUANG! ^^9
Ndak ada yang instan.
Semua butuh usaha dan perjuangan.
Atas apapun.
Menghadiri sebuah seminar di hari Kamis, 6 Juni 2013 yg lalu. Acara yg diisi oleh seorang Ustadzah dari LIPIA yang masih aktif membimbing mahasiswi untuk belajar ilmu syar'i ini sangat berkesan. Beliau adalah seorang yang telah menamatkan studinya di International University of Africa, Sudan.
Btw, ini adalah seminar pertama yang dihadiri oleh 3 anak perempuan Damdam. Yap. Damdam yang ngajak kita untuk ikutan acara ini, mumpung liburan, dan bagus bgt buat bekal masa depan. Gitu kata Damdamku sayang.
Judul seminar ini: "Balitaku Hafal Qur'an, Why Not!!!"
Sang Ustadzah memiliki 3 anak yang ketiganya menghafalkan Al-Qur'an. Anak pertamanya telah menghafal 30 juz di usia 8 tahun :'))
Masyaa Allah..
Berikut aku mau share beberapa hal yang perlu diperhatiin klo mau punya anak yang mulai menghafal Qur'an semenjak dini...
1. PRINSIP Rumah Tangga Qur'ani:
a. Al-Qur'an sebagai ISU UTAMA dalam keluarga setiap waktu.
b. Mengutamakan kesuskesan dalam Al-Qur'an dan menghargainya lebih dari yang lain.
c. Baca Al-Qur'an hingga khatam harus dilakukan sedini mungkin, sebelum usia 6 tahun.
d. Menginginkan semua menjadi UTRUJAH (buah yang manis dan enak rasanya)
2. PRINSIP Pembelajaran Al-Qur'an di Rumah:
a. Dimulai dengan yang paling mudah (sesuaikan dengan pertumbuhan anak, misal: huruf 'ma' dan 'ba' dahulu yang dilafazkan sebelum huruf lainnya).
b. Yang sulit, dipermudah. Yang lebih sulit, dikondisikan dan dibuat menyenangkan dalam mempelajari Al-Qur'an.
c. Fokus pada PROSES. Jangan fokus pada hasil, walopun punya targetan. Kita harus nilai dan evaluasi prosesnya. Supaya terlihat progressnya.
d. Reward and punishment dalam proses pembelajaran. Tapi sesuaikan dengan konteksnya dan minimalkan punishment. Fokus kepada reward.
e. Target minimal: setiap hari bersama Al-Qur'an (ndak perlu dipatok jam brp-brp, krn khawatir tdk fleksible).
f. Tanamkan dibenak anak-anak bahwa MENCINTAI Al-Qur'an jauh lebih penting dibandingkan pandai membaca Al-Qur'an. Kegiatan BerQur'an bersama anak-anak harus dikenang dengan indah.
3. KIAT dalam menjalankan RT bervisi Qur'ani:
a. AZZAM yang KUAT
Asal azzamnya tepat, insyaa Allah akan Allah beri jalan
- ingat kisah Ratu Perancis Isabella
- ingat kisah penjaga lampu: Khalid bin Abdullah al Azhary
b. Konsisten, ISTIQOMAH!
- Allah pasti akan menguji setiap hambaNya, renungkanlah
- ingat kisah nenek 82 tahun yang istiqomah dalam menghafalkan Al-Qur'an
***
Surga itu ndak gampang, berUSAHA dan berJUANG! ^^9
D.I.A. lo-gue
Salah satu dialog yang ingin aku abadikan.
Berasa privat euy.
***
[Di sela-sela pembelajaran]
S: Ustadz, ceritain dong perbedaan yang ada dalam Islam
Ust: Perbedaan dalam Islam dlm hal apa?
S: Yang tentang gerakan Stadz.
Ust: Baik, akarnya, agama (dien) yang turun dari Allah (samawi) itu ada 3: Yahudi, Nasrani dan Islam. Yahudi nantinya akan terbagi jadi 71 golongan, Nasrani 72 golongan, dan Islam 73 golongan. Fitrah kalo ada perbedaan.
Nah, Islam sendiri ada beberapa golongan. Ada Khawarij, Syiah, ... (aku lupa, bliau menjabarkan bbrp golongan. Harus diulas lagi nih!). Yang paling mendekati sunnahku, itulah golongan yang terbaik (Rasul). Kita ikuti apa yang sesuai dengan Al-Qur'an dan sunnah Rasul.
S: Gimana dg kondisi skrg Ust?
Ust: Iya, banyak golongan yg menyebutkan bahwa golongannya yang sesuai dg Al-Qur'an dan sunnah. Kita harus lihat mana yang benar2 seusai dengan Al-Qur'an dan sunnah.
S: Tapi Ustadz, sy belum paham betul bagaimana yg sesuai dengan Al-Qur'an dan sunnah secara keseluruhan.
Ust: Iya, maka dari itu kamu harus belajar. Belajar ya :)
S: Iya Ustadz, tapi Ustadz berarti kita belum berjamaah dong kalo belum ikut dalam suatu golongan?
Ust: Tidak seperti itu, kita tetap berjamaah dengan muslimin dan muslimat yang berpegang pada Al-Qur'an dan sunnah. Sudah, kamu fokus belajar aja. Ndak perlu berpusing-pusing atas ini.
S: Ya Ustadz, makasih.
[Adzan Ashar]
Dan pembelajaran ndak dilanjutkan
Ust: Shifa, kita sudahi saja ya. Setelah ini boleh pulang. Sy kurang nyaman.
S: Iya Ustadz.
Kenapa ya? [nanya dlm hati] ... Mungkin krn yg lain ga hadir [menjawab dlm hati]
***
Masyaa Allah, sama-sama angkatan 2008, tapi ilmu agamanya ... [speechless] :'))
Ahad, 090613
Berasa privat euy.
***
[Di sela-sela pembelajaran]
S: Ustadz, ceritain dong perbedaan yang ada dalam Islam
Ust: Perbedaan dalam Islam dlm hal apa?
S: Yang tentang gerakan Stadz.
Ust: Baik, akarnya, agama (dien) yang turun dari Allah (samawi) itu ada 3: Yahudi, Nasrani dan Islam. Yahudi nantinya akan terbagi jadi 71 golongan, Nasrani 72 golongan, dan Islam 73 golongan. Fitrah kalo ada perbedaan.
Nah, Islam sendiri ada beberapa golongan. Ada Khawarij, Syiah, ... (aku lupa, bliau menjabarkan bbrp golongan. Harus diulas lagi nih!). Yang paling mendekati sunnahku, itulah golongan yang terbaik (Rasul). Kita ikuti apa yang sesuai dengan Al-Qur'an dan sunnah Rasul.
S: Gimana dg kondisi skrg Ust?
Ust: Iya, banyak golongan yg menyebutkan bahwa golongannya yang sesuai dg Al-Qur'an dan sunnah. Kita harus lihat mana yang benar2 seusai dengan Al-Qur'an dan sunnah.
S: Tapi Ustadz, sy belum paham betul bagaimana yg sesuai dengan Al-Qur'an dan sunnah secara keseluruhan.
Ust: Iya, maka dari itu kamu harus belajar. Belajar ya :)
S: Iya Ustadz, tapi Ustadz berarti kita belum berjamaah dong kalo belum ikut dalam suatu golongan?
Ust: Tidak seperti itu, kita tetap berjamaah dengan muslimin dan muslimat yang berpegang pada Al-Qur'an dan sunnah. Sudah, kamu fokus belajar aja. Ndak perlu berpusing-pusing atas ini.
S: Ya Ustadz, makasih.
[Adzan Ashar]
Dan pembelajaran ndak dilanjutkan
Ust: Shifa, kita sudahi saja ya. Setelah ini boleh pulang. Sy kurang nyaman.
S: Iya Ustadz.
Kenapa ya? [nanya dlm hati] ... Mungkin krn yg lain ga hadir [menjawab dlm hati]
***
Masyaa Allah, sama-sama angkatan 2008, tapi ilmu agamanya ... [speechless] :'))
Ahad, 090613
Rabu, 05 Juni 2013
(???)
(???)
Galau malam ini adalah tentang bagaimana menentukan halal-haram dalam konsep ekonomi Islam.
Ada pandangan bahwa, penggiat ekonomi islam sekarang yang berkecimpung dalam instansi-instansi yang membawa nama syariah atau islam malah melakukan suatu kekeliruan.
Kekeliruan tersebut antara lain adalah karena sistem yang digunakan masih dalam lingkaran sistim yang dibentuk oleh negara Barat yang notabenenya memiliki ideologi sekuler.
Apakah sistim yang diterapkan maupun produk2 yang ditawarkan oleh instansi syariah sudah sesuai dengan kaidah2 dalam fiqh muamalah? Apakah justru hal yang dilakukan sekarang adalah sebuah pemakluman untuk menghalalkan sesuatu yang sebenarnya haram untuk dilakukan?
Allah melarang riba, menghalalkan jual-beli. Akan tetapi, pada kenyataanya, perbankan syariah di Indonesia belum bisa terlepas dari sistim yang dibentuk oleh BI.
(???)
Apakah sebenarnya yang harus dilakukan umat Islam dalam mendobrak rantai ekonomi yang telah tersekulerkan dengan baik ini? Apakah harus terus mengikuti sistim? Apakah harus keluar dari sistim?
Menarik yang dilakukan oleh salah satu penggiat ekonomi Islam yang ada di Sawangan. Beliau secara perlahan menularkan tindakan yang mencerminkan kegigihannya dalam melakukan praktik ekonomi Islam. Kebiasaannya menggunakan dinar-dirham dalam bertransaksi merupakan usaha nyata untuk keluar dari sistim yang ada.
(???)
22.50
Galau malam ini adalah tentang bagaimana menentukan halal-haram dalam konsep ekonomi Islam.
Ada pandangan bahwa, penggiat ekonomi islam sekarang yang berkecimpung dalam instansi-instansi yang membawa nama syariah atau islam malah melakukan suatu kekeliruan.
Kekeliruan tersebut antara lain adalah karena sistem yang digunakan masih dalam lingkaran sistim yang dibentuk oleh negara Barat yang notabenenya memiliki ideologi sekuler.
Apakah sistim yang diterapkan maupun produk2 yang ditawarkan oleh instansi syariah sudah sesuai dengan kaidah2 dalam fiqh muamalah? Apakah justru hal yang dilakukan sekarang adalah sebuah pemakluman untuk menghalalkan sesuatu yang sebenarnya haram untuk dilakukan?
Allah melarang riba, menghalalkan jual-beli. Akan tetapi, pada kenyataanya, perbankan syariah di Indonesia belum bisa terlepas dari sistim yang dibentuk oleh BI.
(???)
Apakah sebenarnya yang harus dilakukan umat Islam dalam mendobrak rantai ekonomi yang telah tersekulerkan dengan baik ini? Apakah harus terus mengikuti sistim? Apakah harus keluar dari sistim?
Menarik yang dilakukan oleh salah satu penggiat ekonomi Islam yang ada di Sawangan. Beliau secara perlahan menularkan tindakan yang mencerminkan kegigihannya dalam melakukan praktik ekonomi Islam. Kebiasaannya menggunakan dinar-dirham dalam bertransaksi merupakan usaha nyata untuk keluar dari sistim yang ada.
(???)
22.50
Selasa, 04 Juni 2013
Pertanyaan..
#1 Mengapa peradaban barat mengambil falsafah Yunani sebagai dasar pembaruan saat masa Renaissance?
#2 Mengapa peradaban barat juga mengambil unsur ketatanegaraan dari bangsa Romawi?
#3 Bagaimana alur peradaban yang ada di dunia? (dari zaman Nabi Adam hingga sekarang)
#4 Bagaimana maksud dari post modern?
#2 Mengapa peradaban barat juga mengambil unsur ketatanegaraan dari bangsa Romawi?
#3 Bagaimana alur peradaban yang ada di dunia? (dari zaman Nabi Adam hingga sekarang)
#4 Bagaimana maksud dari post modern?
[Lanjut post sebelumnya ya]
Masih seputar liberalisme..
Pandangan yang memisahkan antara agama dengan dunia, ruang dan waktu ini menginduk pada kebebasan.
Contohnya adalah ketika tidak ada pelibatan Sang Pemberi Rezeki dalam berusaha melakukan pemenuhan kebutuhan.
Begitu juga dengan perlakuan pemisahan antara hukum yang berlaku di sebuah negara dengan ajaran dien (orang kita menyebutnya agama). Pemisahan ini antara lain tidak membolehkan penganut agama memasukkan unsur keberagaman dalam bekerja, misalnya bos di kantor melakukan pelarangan atas karyawannya yang sholat di sela-sela waktu kerja.
Hal ini karena bos di kantor berpikir bahwa sayang untuk menyiakan waktu untuk melakukan sholat. Ketika waktu terbuang untuk sholat, maka waktu bekerja otomatis berkurang, maka produktivitas menurun, maka akan berpengaruh pada kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Inilah yang terjadi jika orientasi manusia mengarah pada hal-hal yang berbau fisik saja dan tidak mengindahkan yang metafisik.
Itu contoh hal kecil yang mengindikasikan adanya paham liberalisme yang telah merebak di sekitar kita..
21.05
Pandangan yang memisahkan antara agama dengan dunia, ruang dan waktu ini menginduk pada kebebasan.
Contohnya adalah ketika tidak ada pelibatan Sang Pemberi Rezeki dalam berusaha melakukan pemenuhan kebutuhan.
Begitu juga dengan perlakuan pemisahan antara hukum yang berlaku di sebuah negara dengan ajaran dien (orang kita menyebutnya agama). Pemisahan ini antara lain tidak membolehkan penganut agama memasukkan unsur keberagaman dalam bekerja, misalnya bos di kantor melakukan pelarangan atas karyawannya yang sholat di sela-sela waktu kerja.
Hal ini karena bos di kantor berpikir bahwa sayang untuk menyiakan waktu untuk melakukan sholat. Ketika waktu terbuang untuk sholat, maka waktu bekerja otomatis berkurang, maka produktivitas menurun, maka akan berpengaruh pada kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Inilah yang terjadi jika orientasi manusia mengarah pada hal-hal yang berbau fisik saja dan tidak mengindahkan yang metafisik.
Itu contoh hal kecil yang mengindikasikan adanya paham liberalisme yang telah merebak di sekitar kita..
21.05
Liberal!?
Belum. Yap, belum aku paham betul mengenai topik yang satu ini.
*sebenernya banyak hal yang belum aku ketahui, tapi bolehlah yaa ngeshare beberapa hal yang sekiranya bermanfaat.. XD
Liberalisme, paham apakah ini?
Liberalisme muncul sebagai bentuk turunan atau derivatif dari sekularisme. Sekularisme pada dasarnya adalah produk dari kemunculan peradaban baru setelah masa kegelapan di Eropa.
Adapun masa kegelapan itu hadir akibat kejenuhan masyarakat khususnya kaum intelek yang tak tahan atas doktrin penguasa. Penguasa saat itu ialah para teolog gereja.
Kejenuhan ini muncul akbiat tak ada kebebasan dalam berpikir. Pemikiran yang tak sesuai dengan doktrin gereja akan mengakibatkan sang empunya pemikiran mendapatkan heresi atau hukuman.
Singkat cerita, pemikiran sekularisme ini mulai muncul dengan dasar yang jelas bahwa ada pemisahan antara agama dan dunia. Ada pemisahan antara sesuatu yang bersifat fisik dan metafisik. Pemisahan antara sesuatu yang terindra dan tidak terindera. Kemudian, pemikiran ini memiliki turunan-turunan seperti kapitalisme, liberalisme, relativisme, humanisme, dll.
***
*belom beres nih, ntar deh, si bocil lg butuh temen belajar, hehe.. :D
*sebenernya banyak hal yang belum aku ketahui, tapi bolehlah yaa ngeshare beberapa hal yang sekiranya bermanfaat.. XD
Liberalisme, paham apakah ini?
Liberalisme muncul sebagai bentuk turunan atau derivatif dari sekularisme. Sekularisme pada dasarnya adalah produk dari kemunculan peradaban baru setelah masa kegelapan di Eropa.
Adapun masa kegelapan itu hadir akibat kejenuhan masyarakat khususnya kaum intelek yang tak tahan atas doktrin penguasa. Penguasa saat itu ialah para teolog gereja.
Kejenuhan ini muncul akbiat tak ada kebebasan dalam berpikir. Pemikiran yang tak sesuai dengan doktrin gereja akan mengakibatkan sang empunya pemikiran mendapatkan heresi atau hukuman.
Singkat cerita, pemikiran sekularisme ini mulai muncul dengan dasar yang jelas bahwa ada pemisahan antara agama dan dunia. Ada pemisahan antara sesuatu yang bersifat fisik dan metafisik. Pemisahan antara sesuatu yang terindra dan tidak terindera. Kemudian, pemikiran ini memiliki turunan-turunan seperti kapitalisme, liberalisme, relativisme, humanisme, dll.
***
*belom beres nih, ntar deh, si bocil lg butuh temen belajar, hehe.. :D
Sesat Pikir kah?
Tulisan kali ini berangkat dari ketidaknyamanan sy akan hal yg 'baru' bagi saya.
Sore ini, 6 Juni 2013, saya bersama beberapa teman kajian main ke FIB untuk liat seminar yang sedang dilangsungkan di sana.
Menarik.
Lucu.
Kocak.
Seperti menemui dunia dan pemikiran baru. Mungkin karena saya terlampau nyaman dengan pemikiran orang-orang yang cukup homogen di sekitar saya. Atau malah apatis? wkwkwk.. Mbohlah.. :D
***
Pelajaran yang saya dapat hari ini adalah...
1. Yah, jangan ngambil risiko lah kalau mau jadi pembicara tapi belom mumpuni. Ngelmu dululah baru banyak spik. Bukankah akan ada pertanggungjawaban atas apa yang kita katakan? :')
2. Kalo ngomong ntu mesti banget pake landasan yang jelas. Landasan yang legal dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan menclamencle. Ngomong di ranah publik wooy!
3. Jadi orang populis mah gampang. Sok2 out of the box aja mikirnya. Padahal 'akar'nya ga paham.. :p
agak esmosi sayaa.. XD
***
Yang jelas, banyak skali pemikiran di luar sana yang jauh dari pemikiran kita. Belum tentu pemikiran orang-orang di luar sana adalah pemikiran yang tepat. Tapi ga menjamin juga pemikiran kita adalah pemikiran yang tepat. Intinya, BELAJARLAAAH!
Belajar pada orang yang tepat.
Beajar pada ahlinya.
Bukan pada orang yang ga ngelmu.
Karena ilmu bukan lelucon. Karena agama adalah suatu yang sakral. Bukan bahan cemoohan. Bukan bahan debat kusir.
Yuk marii.. Kita...
*Perbanyak membaca.
*Perbanyak berdo'a agar dituntun ke jalan yg tepat. (teori 1.6, Al-Fatihah ayat 6)
***
Terlepas dari kegalauan saya tentang Ilmu, layaknya Al Ghazali yang pernah galau dalam masanya, saya mau mempertanyakan ini saat seminar tadi:
1. Apa makna dan konsep agama dalam pandangan Bapak2 sekalian?
2. Apa sumber atau dalil yang sah dan penafsiran yang tepat mengenai dalil yang Bapak sampaikan tadi?
***
Mari tak hanya gunakan indera dalam berpikir dan merenung. Mari coba libatkan akal dan hati. Libatkan wahyu. Ini poinnya. Bersenandunglah dengan wahyu. Jangan asal jeplak! :p
#esmosi, mari berwudhu :)
Sore ini, 6 Juni 2013, saya bersama beberapa teman kajian main ke FIB untuk liat seminar yang sedang dilangsungkan di sana.
Menarik.
Lucu.
Kocak.
Seperti menemui dunia dan pemikiran baru. Mungkin karena saya terlampau nyaman dengan pemikiran orang-orang yang cukup homogen di sekitar saya. Atau malah apatis? wkwkwk.. Mbohlah.. :D
***
Pelajaran yang saya dapat hari ini adalah...
1. Yah, jangan ngambil risiko lah kalau mau jadi pembicara tapi belom mumpuni. Ngelmu dululah baru banyak spik. Bukankah akan ada pertanggungjawaban atas apa yang kita katakan? :')
2. Kalo ngomong ntu mesti banget pake landasan yang jelas. Landasan yang legal dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan menclamencle. Ngomong di ranah publik wooy!
3. Jadi orang populis mah gampang. Sok2 out of the box aja mikirnya. Padahal 'akar'nya ga paham.. :p
agak esmosi sayaa.. XD
***
Yang jelas, banyak skali pemikiran di luar sana yang jauh dari pemikiran kita. Belum tentu pemikiran orang-orang di luar sana adalah pemikiran yang tepat. Tapi ga menjamin juga pemikiran kita adalah pemikiran yang tepat. Intinya, BELAJARLAAAH!
Belajar pada orang yang tepat.
Beajar pada ahlinya.
Bukan pada orang yang ga ngelmu.
Karena ilmu bukan lelucon. Karena agama adalah suatu yang sakral. Bukan bahan cemoohan. Bukan bahan debat kusir.
Yuk marii.. Kita...
*Perbanyak membaca.
*Perbanyak berdo'a agar dituntun ke jalan yg tepat. (teori 1.6, Al-Fatihah ayat 6)
***
Terlepas dari kegalauan saya tentang Ilmu, layaknya Al Ghazali yang pernah galau dalam masanya, saya mau mempertanyakan ini saat seminar tadi:
1. Apa makna dan konsep agama dalam pandangan Bapak2 sekalian?
2. Apa sumber atau dalil yang sah dan penafsiran yang tepat mengenai dalil yang Bapak sampaikan tadi?
***
Mari tak hanya gunakan indera dalam berpikir dan merenung. Mari coba libatkan akal dan hati. Libatkan wahyu. Ini poinnya. Bersenandunglah dengan wahyu. Jangan asal jeplak! :p
#esmosi, mari berwudhu :)
Selasa, 28 Mei 2013
Talent is never enough
talent is a gift, but character is a choice.
#Baiklaaah..
*mudah-mudahan bisa masuk ke jajaran DGB FEUI, Aaamiiin :')))
#Baiklaaah..
*mudah-mudahan bisa masuk ke jajaran DGB FEUI, Aaamiiin :')))
| Dewan Guru Besar | |
| Dewan Guru Besar (DGB-F) bertugas melakukan pembinan kehidupan akademik dan membina integritas moral serta etika akademik fakultas. Hingga kini terdapat 27 Guru Besar di FEUI, antara lain: |
| Jabatan/Spesialisasi | Nama |
Ketua/Guru Besar Ilmu Ekonomi
Sekretaris
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi Negara
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi&Demografi
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian
Anggota/Guru Besar Ekonomi Politik
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi Pendidikan
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi Manajemen
Anggota/Guru Besar Corporate Governance
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi&Demografi
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi Regional
Anggota/Guru Besar Manajemen Operasi
Anggota/Guru Besar Ekonomi Moneter
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi Induatri
Anggota/Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
|
Prof. Prijono Tjiptoherijanto, Ph.D
Prof. Susiyati Bambang Hirawan, Ph.D
Prof. J.B. Sumarlin, Ph.D
Prof. Dr. Mayling-Oey Gardiner
Prof. Anwar Nasution, Ph.D
Prof. B.S. Muljana, Ph.D
Prof. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, Ph.D
Prof. Lepi T. Tarmidi, Ph.D
Prof. Rustam Didong, Ph.D
Prof. Dr. Sofjan Assauri
Prof. Akhmad Syakhroza, Ph.D
Prof. Sri Moertiningsih Setyo Adioetomo, Ph.D
Prof. Bambang P.S. Brodjonegoro, Ph.D
Prof. Dr. Kresnohadi A. Karnen
Prof. Miranda S. Goeltom, Ph.D
Prof. Dr. Ine Minara S. Ruky
Prof. Sulastri Surono, Ph.D
Prof. Rhenald Kasali, Ph.D
Prof. Dr. Moh. Arsjad Anwar
Prof. S. B. Joedono, DPA
Prof. Wagiono Ismangil, DBA
Prof. Wahjudi Prakarsa, Ph.D
Prof. Dr. Suroso
Prof. Sidharta Utama, Ph.D., CFA
Prof. Nachrowi Dj. Nachrowi, Ph.D
Prof. Robert A. Simanjuntak, Ph.D
Prof. Dr. Subroto
Prof. Ali Wardhana, Ph.D
Prof. Suhadi Mangkusuwondo,Ph.D
Prof. Dr. Kartomo Wirosuhardjo
Prof. Dr. Budi Pramita
Prof. Sri Edi Swasono, Ph.D
Prof. Irzan Tandjung, Ph.D
Prof. J. Sudrajat Djiwandono, Ph.D
Prof. Firmanzah, Ph.D
Prof. Moh. Ikhsan, Ph.D
Prof. Dr. Lindawati Gani
|
Mimpii...
Terkadang, yap, terkadang aku lupa akan impianku.. Eh salah, bukan impianku. tapi impian kami.
H-eight!!
why??!
Mungkin terhempas angin, entah angin mana yang menghempaskannya.
***
*tulisan ga mutu
*sign out
17.44
H-eight!!
why??!
Mungkin terhempas angin, entah angin mana yang menghempaskannya.
***
*tulisan ga mutu
*sign out
17.44
Minggu, 26 Mei 2013
26 Mei 2013
Di hari ini, kami catatkan sejarah. Mungkin bukan sejarah yang besar untukmu. Tapi ini cukup membekas :')
Yap, di hari ini aku dan keluarga besarku berkumpul bersama untuk agenda ARISAN KELUARGA!! Kegiatan rutin per dua bulan sekali. Ga mudah memang membangun ukhuwah. Apalagi MERAWATNYA!! -makanya aku iri dengan orang2 yang pandai merawat- #salahfokus! wkwk.. ^^,
Intinya, tahun ini beda rasanya. Aku diminta jadi bendahara arisan keluarga. Sekaligus PJ Jarkom dan Penyambung lidah dengan shahibul bait.. :')
Tapii untuk tanggal 26 Mei ini, rasanya lebih SPESIAL!!
Karenaaaaa... Kami ngadain acaranya di Kota Wisata, dengan konsep PIKNIK dan GAMES seru..
Canda, tawa... Membekas sangat di hari ini.. Terima kasih Yaa Rabb, atas tali indah yang kau ikatkan pada kami :'3
22.40
Yap, di hari ini aku dan keluarga besarku berkumpul bersama untuk agenda ARISAN KELUARGA!! Kegiatan rutin per dua bulan sekali. Ga mudah memang membangun ukhuwah. Apalagi MERAWATNYA!! -makanya aku iri dengan orang2 yang pandai merawat- #salahfokus! wkwk.. ^^,
Intinya, tahun ini beda rasanya. Aku diminta jadi bendahara arisan keluarga. Sekaligus PJ Jarkom dan Penyambung lidah dengan shahibul bait.. :')
Tapii untuk tanggal 26 Mei ini, rasanya lebih SPESIAL!!
Karenaaaaa... Kami ngadain acaranya di Kota Wisata, dengan konsep PIKNIK dan GAMES seru..
Canda, tawa... Membekas sangat di hari ini.. Terima kasih Yaa Rabb, atas tali indah yang kau ikatkan pada kami :'3
22.40
Sabtu, 25 Mei 2013
Rasul dan Nabi
A: "Apa sih bedanya Rasul dan Nabi?"
B: "Rasul itu orang yang wajib menyampaikan kebenaran dan kebaikan Islam untuk diserukan kepada kaumnya. Sedangkan Nabi, tidak wajib untuk menyampaikan kepada kamunya."
A: "Hmmm..." [mencerna]
B: "Iya, seperti itu."
A: "Bukankah kita sebagai umat Islam adalah da'i sebelum apapun? Kita da'i sebelum jadi akuntan, kita da'i sebelum jadi guru, kita da'i sebelum jadi yang lainnya.. Bukankah setiap kita juga penyampai kebenaran? Bahkan kualitas diri kita mungkin jauh dari kualitasnya Nabi. Tapi mengapa Nabi tidak wajib untuk menyampaikan kepada kaumnya?" [mulai mikir]
B: "Hmm.. Yaaps, kita memang da'i...."
A: "Lalu..."
C: "Lalu, apa yang kamu bingungkan? hehe.. Bedanya Nabi dan Rasul itu tidak lain dan tidak bukan ialah, Nabi tidak membawa risalah baru dalam hidupnya, tapi tetap harus menyeru kepada orang lain. Sedangkan Rasul itu ialah hamba Allah yang diberikan risalah baru dalam hidupnya. Kemudian diharuskan untuk menyampaikan risalah baru tersebut pada kaumnya. Seperti itu.."
B: "Oh, seperti itu ya. Baiklah, terima kasih.."
A: "Hmm... Lalu, apakah Sidharta atau Brahmana itu adalah Nabi?"
C: "Terkait itu, mari kita pikir bersama ya. Hal yang harus diperhatikan adalah, apakah Sidharta atau Brahmana itu menyampaikan ilmu ketauhidan? Apakah mereka menyampaikan mengenai keesaan yang hanya ditujukan kepada Allah? Jika tidak, maka jelaslah bahwa mereka bukan Nabi."
A dan B: "Oh gitu ya. Terima kasih ya :)"
C: ":)" [senyum simpul]
***
Percakapan di atas hanyalah percakapan yang fiktif, jika terjadi persamaan, maka berbahagialah. Hehe..
23.00
B: "Rasul itu orang yang wajib menyampaikan kebenaran dan kebaikan Islam untuk diserukan kepada kaumnya. Sedangkan Nabi, tidak wajib untuk menyampaikan kepada kamunya."
A: "Hmmm..." [mencerna]
B: "Iya, seperti itu."
A: "Bukankah kita sebagai umat Islam adalah da'i sebelum apapun? Kita da'i sebelum jadi akuntan, kita da'i sebelum jadi guru, kita da'i sebelum jadi yang lainnya.. Bukankah setiap kita juga penyampai kebenaran? Bahkan kualitas diri kita mungkin jauh dari kualitasnya Nabi. Tapi mengapa Nabi tidak wajib untuk menyampaikan kepada kaumnya?" [mulai mikir]
B: "Hmm.. Yaaps, kita memang da'i...."
A: "Lalu..."
C: "Lalu, apa yang kamu bingungkan? hehe.. Bedanya Nabi dan Rasul itu tidak lain dan tidak bukan ialah, Nabi tidak membawa risalah baru dalam hidupnya, tapi tetap harus menyeru kepada orang lain. Sedangkan Rasul itu ialah hamba Allah yang diberikan risalah baru dalam hidupnya. Kemudian diharuskan untuk menyampaikan risalah baru tersebut pada kaumnya. Seperti itu.."
B: "Oh, seperti itu ya. Baiklah, terima kasih.."
A: "Hmm... Lalu, apakah Sidharta atau Brahmana itu adalah Nabi?"
C: "Terkait itu, mari kita pikir bersama ya. Hal yang harus diperhatikan adalah, apakah Sidharta atau Brahmana itu menyampaikan ilmu ketauhidan? Apakah mereka menyampaikan mengenai keesaan yang hanya ditujukan kepada Allah? Jika tidak, maka jelaslah bahwa mereka bukan Nabi."
A dan B: "Oh gitu ya. Terima kasih ya :)"
C: ":)" [senyum simpul]
***
Percakapan di atas hanyalah percakapan yang fiktif, jika terjadi persamaan, maka berbahagialah. Hehe..
23.00
Pluralisme? Toleransi?
Mari kita coba untuk kembali memaknai makna. :)
Hmmm..
Tulisan kali ini akan aku buka dengan pertanyaan:
"Apa sebenarnya makna pluralisme??"
Seperti biasa, dengan subyektif aku akan coba ngeshare apa yang mempir dan melintas di benakku. hihi :3
Jika kita berbicara tentang pluralisme atau keberagaman yang terserak di sekitar kita, maka kita perlu menoleh kepada pandangan yang tepat. Bagaimana sebuah negara disebut sebagai negara plural? Yap, jelaaas ada keberagaman yang nyata di dalamnya. Entah itu keberagaman dalam segi budaya, bahasa, pola pikir, pola makan, dll. Nah, kalo di Indonesia, atas banyaknya agama yang diakui oleh Negara, maka Indonesia adalah salah satu Negara yang plural.
***
Sekarang, pertanyaannya:
"Apakah sebagai Negara yang plural, toleransi harus dikedepankan?"
Yap, sebuah konsekuensi yang sangat logis ketika kita harus mengedepankan rasa toleransi kita atas keberagaman yang ada. Akan tetapi, perlu diwaspadai, kita dapat toleransi dengan apapun, kecuali dengan dua hal. Apakah dua hal itu? Dua hal itu adalah kemusyrikan dan kemungkaran.
Segala penyekutuan terhadap Allah dan segala keburukan yang tak sesuai dengan standar, yakni tuntunan Al-Qur'an dan sunnah, maka tidak patut untuk ditolerir.
Sebagai umat Islam, kita harus mengenali berbagai bentuk kemusyrikan dan kemungkaran yang merebak di sekitar. Bukan saja kemusyrikan dan kemungkaran yang ekstrim, tetapi juga turunan-turunannya yang tanpa sadar telah menggerogoti rasa toleransi umat Islam. Na'udzubillah :'x
***
Segini dulu ya share tentang pluralisme dan toleransi. Masih banyak belajar euy. hehe.. :'D *yosh!
22.50
Hmmm..
Tulisan kali ini akan aku buka dengan pertanyaan:
"Apa sebenarnya makna pluralisme??"
Seperti biasa, dengan subyektif aku akan coba ngeshare apa yang mempir dan melintas di benakku. hihi :3
Jika kita berbicara tentang pluralisme atau keberagaman yang terserak di sekitar kita, maka kita perlu menoleh kepada pandangan yang tepat. Bagaimana sebuah negara disebut sebagai negara plural? Yap, jelaaas ada keberagaman yang nyata di dalamnya. Entah itu keberagaman dalam segi budaya, bahasa, pola pikir, pola makan, dll. Nah, kalo di Indonesia, atas banyaknya agama yang diakui oleh Negara, maka Indonesia adalah salah satu Negara yang plural.
***
Sekarang, pertanyaannya:
"Apakah sebagai Negara yang plural, toleransi harus dikedepankan?"
Yap, sebuah konsekuensi yang sangat logis ketika kita harus mengedepankan rasa toleransi kita atas keberagaman yang ada. Akan tetapi, perlu diwaspadai, kita dapat toleransi dengan apapun, kecuali dengan dua hal. Apakah dua hal itu? Dua hal itu adalah kemusyrikan dan kemungkaran.
Segala penyekutuan terhadap Allah dan segala keburukan yang tak sesuai dengan standar, yakni tuntunan Al-Qur'an dan sunnah, maka tidak patut untuk ditolerir.
Sebagai umat Islam, kita harus mengenali berbagai bentuk kemusyrikan dan kemungkaran yang merebak di sekitar. Bukan saja kemusyrikan dan kemungkaran yang ekstrim, tetapi juga turunan-turunannya yang tanpa sadar telah menggerogoti rasa toleransi umat Islam. Na'udzubillah :'x
***
Segini dulu ya share tentang pluralisme dan toleransi. Masih banyak belajar euy. hehe.. :'D *yosh!
22.50
Selasa, 21 Mei 2013
Wadi'ah
Ketika semua yang kau rasakan memang tak ada yang kekal.
Ada yang datang, ada yang pergi.
Ada yang terlahir, ada yang mati.
Ada yang bermekaran, ada yang layu.
Karena semua hanya ilusi mata.
Karena semua tak ada yang abadi.
Karena pagi pun tak selamanya berkuasa.
Begitupun malam, tak selamanya sepi.
Karena yang menurutmu punyamu, hakikatnya itu bukan milikmu.
Karena semua berakad titipan.
Ya! Wadi'ah!
Karena Sang Pemilik hanya menitipkan, mengujimu, bagaimana kau berlaku atas apa yang dititipkan.
Atas dien kita
Atas jiwa kita
Atas akal kita
Atas keturunan kita
Atas harta kita
Semuanya berakad titipan, maka tarulah digenggaman tangan.
Seperti kau sedang menggenggam pasir pantai.
Genggamlah dengan lembut.
Jangan dimasukkan dalam hati!
Karena akan menimbulkan 'penyakit'.
Ingat, titipan, sewaktu-waktu akan diambil oleh Sang Pemilik.
Syukuri, dengan optimalkan potensinya.
Semoga Sang Pemilik tak merasa kecewa ketika kita lah yang menjadi orang yg dipilih untuk dititipi.
:')
22.45
Ada yang datang, ada yang pergi.
Ada yang terlahir, ada yang mati.
Ada yang bermekaran, ada yang layu.
Karena semua hanya ilusi mata.
Karena semua tak ada yang abadi.
Karena pagi pun tak selamanya berkuasa.
Begitupun malam, tak selamanya sepi.
Karena yang menurutmu punyamu, hakikatnya itu bukan milikmu.
Karena semua berakad titipan.
Ya! Wadi'ah!
Karena Sang Pemilik hanya menitipkan, mengujimu, bagaimana kau berlaku atas apa yang dititipkan.
Atas dien kita
Atas jiwa kita
Atas akal kita
Atas keturunan kita
Atas harta kita
Semuanya berakad titipan, maka tarulah digenggaman tangan.
Seperti kau sedang menggenggam pasir pantai.
Genggamlah dengan lembut.
Jangan dimasukkan dalam hati!
Karena akan menimbulkan 'penyakit'.
Ingat, titipan, sewaktu-waktu akan diambil oleh Sang Pemilik.
Syukuri, dengan optimalkan potensinya.
Semoga Sang Pemilik tak merasa kecewa ketika kita lah yang menjadi orang yg dipilih untuk dititipi.
:')
22.45
Kelangkaan!?
Q: Apakah ada konsep kelangkaan dalam ekonomi Islam?
A: Pertama, apa makna kelangkaan? Kalo mengadopsi dari konsep ekonomi konvensional, maka kelangkaan itu adalah tak terpenuhinya semua permintaan akibat membludaknya keinginan dan kebutuhan manusia yang ingin dipenuhi.
Kedua, dalam Islam, hal yang dititikberatkan adalah SDMnya. Bagaimana kompetensinya, bagaimana perilakunya, bagaimana pola pikirnya dan bagaimana tingkat ketundukan kepada standar yang berpedoman pada wahyu, yakni Al-Qur'an dan assunah. Nah, dalam ekonomi Islam, diajarkan bahwa kita tak boleh melakukan hal yang sia-sia atau mubadzir, karena merupakan cermin dari karib syetan. Karena itu pemenuhan atas kebutuhan saja yang seharusnya dilakukan oleh umat Islam. Tidak berlebihan.
Ketiga, adapun yang terjadi saat ini, ketidakmampuan dalam mengoptimalkan potensi dari SDA lah yang menjadi akar dari tersebarnya teori kelangkaan..
wallahu'alam bi showab
22.31
A: Pertama, apa makna kelangkaan? Kalo mengadopsi dari konsep ekonomi konvensional, maka kelangkaan itu adalah tak terpenuhinya semua permintaan akibat membludaknya keinginan dan kebutuhan manusia yang ingin dipenuhi.
Kedua, dalam Islam, hal yang dititikberatkan adalah SDMnya. Bagaimana kompetensinya, bagaimana perilakunya, bagaimana pola pikirnya dan bagaimana tingkat ketundukan kepada standar yang berpedoman pada wahyu, yakni Al-Qur'an dan assunah. Nah, dalam ekonomi Islam, diajarkan bahwa kita tak boleh melakukan hal yang sia-sia atau mubadzir, karena merupakan cermin dari karib syetan. Karena itu pemenuhan atas kebutuhan saja yang seharusnya dilakukan oleh umat Islam. Tidak berlebihan.
Ketiga, adapun yang terjadi saat ini, ketidakmampuan dalam mengoptimalkan potensi dari SDA lah yang menjadi akar dari tersebarnya teori kelangkaan..
wallahu'alam bi showab
22.31
Kata-Kata
Sepotong kata, mungkin akan mengubah dunia. Tapi tidak dengan duniaku. Karena duniaku kini telah dipenuhi dengan .... (tak sampai kata aku menyebutnya). Duniaku mungkin tak bisa disebut sebagai duniaku. Karena aku hidup dalam dunia orang lain. Aku hidup dalam bayang-bayang kekuasaan orang lain. Yap.. Kan sedikit kuceritakan mengenai duniaku. Duniaku, dunia yang di dalamnya kau hanya menjadi boneka. Ya, kau memang dapat berteriak kebebasan, tapi sejatinya kau terikat dengan budaya atau tradisi. Kau dapat berkspresi, tapi sejatinya ekspresimu disetir oleh banyak kalangan. Kau dapat bertingkah semaunya, tapi sejatinya segala tingkahmu tak lebih dari mainan para penguasa.
#Luapan emosi ketika aku berada di dalam dunia kapitalis yang sempit, membuat dada sesak! :'(
22.00
#Luapan emosi ketika aku berada di dalam dunia kapitalis yang sempit, membuat dada sesak! :'(
22.00
NgeGalau!?
Hal yang biasa kita dengar atau bahkan ucapkan adalah kata galau. Sebenarnya apa sih makna galau??
Secara subjektif, saya mau menafsirkan apa makna galau, dengan segala keterbatasan dan segala kekurangan yang ada pada diri saya. hehe..:)
Galau itu ketika seseorang senang untuk melakukan perputaran yang dia sendiri bingung apa porosnya atau apa dasar dan sandarannya. Kegalauan ini menimbulkan sesuatu yang tak berpola, dalam artian, agak sulit untuk dinikmati alurnya.
Kegalauan ini pun datang dan pergi sesukanya. Sebenarnya dapat dipantau dan dikontrol oleh emosi. Yang jadi pertanyaan, semampu apa seseorang dalam menaklukan kegalauannya. Karena berlama-lama dalam kegalauan dapat menimbulkan ketidakjelasan yang berkepanjangan. Hal ini akan menghambat berbagai macam potensi yang semestinya bisa dikembangakan. Jangan biarkan kegalauan mencuri waktu dan energimu!
Dampak terburuk dari kegalauan adalah ketika kegalauan itu menular, tanpa ada obat yang dapat menidurkan kegalauan itu kembali. Sangat ndak baik menurut saya jika kegalauan dipaksakan kepada orang sehingga orang menikmati kegalauan kita dan kegalauan itu berujung dengan hal yang buruk atau kebiasaan yang buruk terhadap orang lain.
Subjektif banget ya. Hahaa.. Namanya juga manusia, ga ada yang netral. Wajar jika memiliki kecenderungan. :)
Selamat menikmati rasa dalam membunuh kegalauan. Karena hidup butuh perjuangan!
21.53
Secara subjektif, saya mau menafsirkan apa makna galau, dengan segala keterbatasan dan segala kekurangan yang ada pada diri saya. hehe..:)
Galau itu ketika seseorang senang untuk melakukan perputaran yang dia sendiri bingung apa porosnya atau apa dasar dan sandarannya. Kegalauan ini menimbulkan sesuatu yang tak berpola, dalam artian, agak sulit untuk dinikmati alurnya.
Kegalauan ini pun datang dan pergi sesukanya. Sebenarnya dapat dipantau dan dikontrol oleh emosi. Yang jadi pertanyaan, semampu apa seseorang dalam menaklukan kegalauannya. Karena berlama-lama dalam kegalauan dapat menimbulkan ketidakjelasan yang berkepanjangan. Hal ini akan menghambat berbagai macam potensi yang semestinya bisa dikembangakan. Jangan biarkan kegalauan mencuri waktu dan energimu!
Dampak terburuk dari kegalauan adalah ketika kegalauan itu menular, tanpa ada obat yang dapat menidurkan kegalauan itu kembali. Sangat ndak baik menurut saya jika kegalauan dipaksakan kepada orang sehingga orang menikmati kegalauan kita dan kegalauan itu berujung dengan hal yang buruk atau kebiasaan yang buruk terhadap orang lain.
Subjektif banget ya. Hahaa.. Namanya juga manusia, ga ada yang netral. Wajar jika memiliki kecenderungan. :)
Selamat menikmati rasa dalam membunuh kegalauan. Karena hidup butuh perjuangan!
21.53
Selasa, 14 Mei 2013
Memaknai Makna
Pagi ini, seperti biasa, hal yang kulakukan setelah tak disibukkan dengan dunia perkuliahan :'), Nyuapin ayam plus mentok milik babeh.. hehe..
Tapi, pagi ini ada yang berbeda, sedikit berbeda ketika tetiba ada sekeluarga yang sepertinya harmonis mantengin dari tadi negliatin ayam plus mentok. 'Etdaah, kayak taman safari atau ragunan aja' gumamku dalam hati. 'Gw bukan tontonan euuuuy!' smaakin bergumamlah diriku, pastinya dalam hati. wehehe..
Sembari ngasih makan ayam n mentok serta parkit2, smakin mikir bahwa memang ada Dzat yang selalu mengawasi kita. Ndak tidur, ndak alpa. Dan kita sering lupa akan hal ini :'x
Kita sibuk menyesuaikan diri dengan standar dunia, padahal standar yang mutlak adalah standar Ilahi. Kebenaran yang mutlak adalah bahwa pengawasan atas segala yang kita lakukan benar adanya dilakukan oleh Allah....
Seandainya boleh berandai-andai, aku mau liat video selama aku hidup di dunia ini, trus mau aku benahi satu per satu. Supaya ga malu di hari saat pengadilan itu tiba waktunya.. :'))
09.55
Tapi, pagi ini ada yang berbeda, sedikit berbeda ketika tetiba ada sekeluarga yang sepertinya harmonis mantengin dari tadi negliatin ayam plus mentok. 'Etdaah, kayak taman safari atau ragunan aja' gumamku dalam hati. 'Gw bukan tontonan euuuuy!' smaakin bergumamlah diriku, pastinya dalam hati. wehehe..
Sembari ngasih makan ayam n mentok serta parkit2, smakin mikir bahwa memang ada Dzat yang selalu mengawasi kita. Ndak tidur, ndak alpa. Dan kita sering lupa akan hal ini :'x
Kita sibuk menyesuaikan diri dengan standar dunia, padahal standar yang mutlak adalah standar Ilahi. Kebenaran yang mutlak adalah bahwa pengawasan atas segala yang kita lakukan benar adanya dilakukan oleh Allah....
Seandainya boleh berandai-andai, aku mau liat video selama aku hidup di dunia ini, trus mau aku benahi satu per satu. Supaya ga malu di hari saat pengadilan itu tiba waktunya.. :'))
09.55
Hidup yang Bernilai
Ingin memiliki HIDUP yang BERNILAI!??
Yuk, kita perhatikan poin-poin berikut ini..
#1 Miliki TARGET yang REALISTIS
#2 Pupuk KOMPETENSI
#3 SABAR
#4 SYUKUR
#5 Selalu YAKIN bahwa ALLAH yang berperan dalam setiap lini kehidupan
Yosh!! ^^9
21.04
Yuk, kita perhatikan poin-poin berikut ini..
#1 Miliki TARGET yang REALISTIS
#2 Pupuk KOMPETENSI
#3 SABAR
#4 SYUKUR
#5 Selalu YAKIN bahwa ALLAH yang berperan dalam setiap lini kehidupan
Yosh!! ^^9
21.04
Haluoleo! :'D
Haluoleo, Kendari..
Yaps..
Mulai terbuka sedikit pandanganku tehadap Indonesia.
Indonesia luas bung!
Terhampar berjuta hektar tanah yang masih nganggur!
Nganggur, belum berpenghuni dan belum dijamah manusia.
Masih banyak yang bisa digarap!
Ndak hanya memfokuskan diri di Jakarta atau kota besar lainnya.
Tapi kita harus mulai melirik potensi yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.
#Bismillah :)
20.59
Yaps..
Mulai terbuka sedikit pandanganku tehadap Indonesia.
Indonesia luas bung!
Terhampar berjuta hektar tanah yang masih nganggur!
Nganggur, belum berpenghuni dan belum dijamah manusia.
Masih banyak yang bisa digarap!
Ndak hanya memfokuskan diri di Jakarta atau kota besar lainnya.
Tapi kita harus mulai melirik potensi yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.
#Bismillah :)
20.59
Konsep Ilmu dalam Islam
*ilmu dalam islam??
sebenarnya apa yg dimaksud ILMU dalam Islam?
Ketika mempelajari sesuatu dan membuat kita semakin dekat dan yakin akan eksistensi dan ke-Maha-an Sang Maha, itulah yang disebut ILMU :)
Dengan ILMU, kita akan dapat mengatur dunia dalam rangka mempersiapkan kehidupan akhirat. ILMU sangat luas. Seluas ke-Maha-an Sang Maha.. Karena inilah sudah sepantasnya kita iri dengan orang-orang yang berilmu dan memanfaatkan ilmunya demi kebaikan. :)
20.50
sebenarnya apa yg dimaksud ILMU dalam Islam?
Ketika mempelajari sesuatu dan membuat kita semakin dekat dan yakin akan eksistensi dan ke-Maha-an Sang Maha, itulah yang disebut ILMU :)
Dengan ILMU, kita akan dapat mengatur dunia dalam rangka mempersiapkan kehidupan akhirat. ILMU sangat luas. Seluas ke-Maha-an Sang Maha.. Karena inilah sudah sepantasnya kita iri dengan orang-orang yang berilmu dan memanfaatkan ilmunya demi kebaikan. :)
20.50
Minggu, 12 Mei 2013
Rangkuman Dr. Zakir Naik :)
http://www.youtube.com/watch?v=Q7G_Kqn0bgE
Al Qur'an - kemudian masa sastra dan syair
Al Qur'an bukan ilmu pengetahuan.
Ia adalah buku ttg tanda.
Ia adalah buku ttg ayat2.
Ada 6000 tanda, yg didalamnya lbh dari ribuan ilmu pengetahuan.
Jadi, ilmu pengetahuan merupakan salah satu hal yang ada di Al Qur'an.
Pendekatan o/ Ilmuwan barat
1. Pendekatan kesesuaian
2. Pendekatan konflik
*Tidak ada ayat yg dipertentangkan dengan ilmu pengetahuan modern
Al-Qur'an dan Injil dipandang dari sudut pandang ilmu pengetahuan
Rahmatan lil 'alamin
(Al-Anbiya: 107)
1. Astronomi
-penjelasan alam semesta yang terbentuk
(Al-Anbiya: 30, 33)
-keluasan jagat raya
(Adz Zariyat: 47)
-siklus air
(Ath Thariq: 11, .... dan banyaaak sekali)
2. Geologi
-bumi
(An-Naba: 6-7, An Naziyat: 32, Al-Ghasyiyah: 19, An Nahl: 15)
-kelautan
(Ar Rahman: 19-20)
3. Penciptaan manusia
(Al Mu'minun: 12-14, Al Insan: 2)
... .... :))
Wahyu Tuhan tak mungkin mengandung kesalahan ilmiah.
Al Qur'an - kemudian masa sastra dan syair
Al Qur'an bukan ilmu pengetahuan.
Ia adalah buku ttg tanda.
Ia adalah buku ttg ayat2.
Ada 6000 tanda, yg didalamnya lbh dari ribuan ilmu pengetahuan.
Jadi, ilmu pengetahuan merupakan salah satu hal yang ada di Al Qur'an.
Pendekatan o/ Ilmuwan barat
1. Pendekatan kesesuaian
2. Pendekatan konflik
*Tidak ada ayat yg dipertentangkan dengan ilmu pengetahuan modern
Al-Qur'an dan Injil dipandang dari sudut pandang ilmu pengetahuan
Rahmatan lil 'alamin
(Al-Anbiya: 107)
1. Astronomi
-penjelasan alam semesta yang terbentuk
(Al-Anbiya: 30, 33)
-keluasan jagat raya
(Adz Zariyat: 47)
-siklus air
(Ath Thariq: 11, .... dan banyaaak sekali)
2. Geologi
-bumi
(An-Naba: 6-7, An Naziyat: 32, Al-Ghasyiyah: 19, An Nahl: 15)
-kelautan
(Ar Rahman: 19-20)
3. Penciptaan manusia
(Al Mu'minun: 12-14, Al Insan: 2)
... .... :))
Wahyu Tuhan tak mungkin mengandung kesalahan ilmiah.
Langganan:
Komentar (Atom)


